بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيمِ
اللهُم َّصلِّ علٰى سَيِّدنا مُحَمّدٍ عبدِكَ وَنبيِّكَ ورسولِكَ النَّبيِّ الاُمِيّ وَعلٰى اٰلهِ وَصَحْبِهِ وسَلِّم تسليماً بقدرِ عظمةِ ذاَتِكَ في كـُلِّ وَقتٍ وَحيـنٍ
Terjemah Kitab
Mukasyafah Al-Qulub
Al-Muqarrib Ila Hadrah ‘Allam Al-Ghuyub Fi‘Al-Tashawwuf
Al-Hujjah Al-Islam Al-Imam Abu Hamid Al-Ghazali
31. Menjauhi Dunia & Celaan Terhadapnya 5

Ibnu Mas'ud berkata: "Manusia tidak menjalankan aktivitasnya kecuali hanya seorang tamu dan harta yang dicari hanya sebuah pinjaman. Tentunya tamu akan pulang dan pinjaman pasti dikembalikan". Sesuai dengan tulisan ini: "Harta dan keluarga merupakan titipan, dia tidak bisa berbuat lain kecuali mengembalikan barangnya".
Teman-teman dekat Rabi'ah datang berkunjung, mereka membicarakan dunia dan amat membencinya. Rabi'ah berkata: "Hentikan obrolan kalian, andaikan tak ada yang bercokol dalam hatimu pasti tidak banyak membicarakan dunia. Ketahuilah, barangsiapa yang mencintai sesuatu pasti sering membicarakannya".
Ada yang bertanya pada Ibrahim bin Adham, kemudian dia menjawab: "Kami menyulam dunia kami dengan merobek-robek agama kami, maka agama kami tidak utuh, demikian pula yang kami tambal. Beruntung sekali orang yang menjunjung Allah, Tuhannya, dan berharap dunia sesuai apa yang diharapkan".
Dilansir dalam tulisan yang sama: "Aku berpendapat terhadap si pencari dunia yang tua isinya, yang sukses dan bergembira atas semua nikmat yang dihasilkan. Mereka laksana orang yang membangun bangunan. ditegakkan dengan sempurna, lalu roboh".
Ada yang berkata: "Khawatirlah tentang dunia yang dilebihkan terhadapmu, tidakkah yang diperjuangkan selama ini akan pindah! Duniamu bagaikan bayang-bayang yang melindungimu, lalu menghancurkanmu".
Lukman berwasiat pada anaknya: "Hai anakku, juallah duniamu demi akheratmu, pasti akan beruntung. Jangan kau jual akheratmu demi dunia, engkau pasti rugi".
Muthrif bin Syakhir berkata: "Jangan kau pandang kemewahan para raja dan keindahan pakaian mereka, namun pandanglah kejelekkan tempat mereka kembali".
Ibnu Abbas RA berkata: "Sungguh Allah SWT menjadikan dunia 3 bagian; sebagian untuk orang mukmin, sebagian untuk orang munafik dan sebagian lagi buat orang kafir. Orang mukmin jelas mempersiapkan bekal, orang munafik dipakai untuk berhias dan orang kafir untuk bersenang-senang".
Sebagian ulama berkata: "Dunia adalah bangkai. Barangsiapa yang menginginkan sesuatu darinya, maka sabarkan diri untuk bergaul dengan anjing-anjing".
Sebagian dikatakan:

"Hai peminang dunia, lemparkan pinangan itu pasti akan selamat. Sesungguhnya wanita yang kau pinang adalah pengkhianat suaminya diantara para wanita".
Abu Darda' RA berkata mengenai hinanya dunia di sisi Allah; bahwa Allah tidak akan didurhakai kecuali dalam urusan dunia, dan tidak akan berhasil mencapai sesuatu disisi Allah kecuali meninggalkan dunia.
Sebuah syair dikatakan: "Bilamana seseorang diuji mengenal dunia, ia akan menendangnya sebagai musuh dalam selimut yang paling dekat".
dan dikatan lagi: "Hai orang tidur yang bergembira di permulaan malam, akan berapakah peristiwa yang terjadi sampai waktu sahur! Banyak yang binasa para ahli masa yang memperoleh nikmat dengan siang malam berputar-putar maju mundur. Berapa bencana melewati masa yang menghancurkan para raja, sepanjang zaman membuat manfaat juga menciptakan bencana. Hai orang yang mendekap dunia yang tidak akan abadi, yang selalu memperbaiki dunia siang dan pagi; hendaklah kau tanggalkan dekapan itu, sehingga kau bisa merangkul gadis-gadis Firdaus. Andai engkau mencari surga sebagai tempat abadi tentu engkau akan membenci neraka".
Abu Umamah Al Bahili bercerita: Ketika Nabi Muhammad SAW diutus, iblis menemui bala tentaranya dan berkata:
"Sekarang telah diutus seorang Nabi dari semua umat".
Iblis bertanya: "Mereka mencintai dunia". Mereka menjawab: "Ya". Iblis berkata: "Sungguh, andai mereka masih mencintai dunia tentu aku tak membiarkan mereka tidak menyembah berhala. Aku datang dari pagi sampai sore hanya ada 3 hal:
Mengambil jalan dari jalan yang tidak hak, Digunakan pada jalan yang tidak benar, dan Kewajiban yang seharusnya dikeluarkan selalu ditahan. Dan semua kerusakan timbul dari masalah ini.
Ada lelaki datang kepada Ali KW dan bertanya: "Jelaskan sifat-sifat dunia". Ali KW menjawab: "Aku tidak akan menjelaskan tentang daerah, dimana yang sehat menjadi sakit, yang aman menjadi resah, yang fakir akan bersedih dan yang kaya menjadi terfitnah. Setiap yang halal ada perhitungan, setiap yang haram ada siksa dan didalam subhatnya ada celaan".
Ini pun pernah diadukan pada Ali KW pada kesempatan lain:
Dia menjawab: "Apakah aku harus menerangkan panjang lebar".Mereka menjawab:"Singkat saja". Ali berkata:
"Barang halalnya diperhitungkan dan yang haram ada siksa".
Malik bin Dinar RA berkata: "Takutlah terhadap sesuatu yang bisa menghipnotis. Dia mampu menyihir hati para ulama, yakni dunia".
KEMBALI KE AWAL (Daftar isi)
Download Terjemah Kitab Mukasyafatul Qulub
Download Kitab Mukasyafatul Qulub (Arab)
Silahkan Bagikan Artikel ini
Mohon Maaf, Kepada Semua Sahabat, Atas Ketidak Nyamanannya, Dengan adanya Iklan Adsen. Mohon Keridhoannya. Terima Kasih.**** Apabila ada link Download yg rusak/mati, mohon beritahu kami lewat komentar dibawah ini.
Title : Terjemahan Kitab Mukasyafatul Qulub 31. Menjauhi Dunia & Celaan Terhadapnya 5
Description : Terjemah Kitab Mukasyafah Al-Qulub Al-Muqarrib Ila Hadrah ‘Allam Al-Ghuyub Fi‘Al-Tashawwuf Al-Hujjah Al-Islam Al-Imam Abu Hamid Al-Ghazali...