بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيمِ
اللهُم َّصلِّ علٰى سَيِّدنا مُحَمّدٍ عبدِكَ وَنبيِّكَ ورسولِكَ النَّبيِّ الاُمِيّ وَعلٰى اٰلهِ وَصَحْبِهِ وسَلِّم تسليماً بقدرِ عظمةِ ذاَتِكَ في كـُلِّ وَقتٍ وَحيـنٍ

Kitab Mukasyafatul Qulub Bab Ke-67.
Penjelasan tentang Berbuat Baik kepada Anak Yatim dan Menjauhi Kezaliman
الباب السابع والستون
في الاحسان إلى اليتيم واجتناب الظلم
أخرج البخاري أنا وكافل اليتيم في الجنة كهاتين وأشار بأصبعيه السبابة والوسطى وفرج بينهما ومسلم كافل اليتيم له أو لغيره أنا وهو كهاتين في الجنة وأشار مالك بالسبابة والوسطى والبزار من كفل يتيما له ذو قرابة أو لا قرابة له فأنا وهو في الجنة كهاتين وضم أصبعيه ومن سعى على ثلاث بنات فهو في الجنة وكان له كأجر المجاهد في سبيل الله صائما قائما وابن ماجة من عال ثلاثة من الأيتام كان كمن قام ليله وصام نهاره وغدا ورواح شاهرا سيفه في سبيل الله وكنت أنا وهو في الجنة أخوين كما أن هاتين أختان وألصق أصبعيه السبابة والوسطى . ا
ا
والترمذي وصححه من قبض يتيما من بين مسلمين إلى طعامه وشرابه أدخله الجنة البتة إلا أن يعمل ذنبا لا يغفر له . وفي رواية سندها حسن حتى يستغني عنه وجبت له الجنة البتة وابن ماجه خير بيت في المسلمين بيت فيه يتيم يحسن إليه وشر بيت في المسلمين بيت فيه يتيم يساء إليه . وأبو يعلى بسند حسن أنا أول من يفتح باب الجنة إلا أني أرى امرأة تبادرني فأقول مالك ومن أنت تقول أنا امرأة قعدت على أيتام لي . والطبراني بسند رواته ثقات إلا واحداً مع ذلك ليس بالمسروك والذي بعثني بالحق لا يعذب الله يوم القيامة من رحم اليتيم وألان له في الكلام ورحم يتمه وضعفه ولم يتطاول على جاره بفضل ما آتاه الله . ا
وأحمد وغيره من مسح على رأس يتيم لم يمسحه إلا لله كانت له في كل شعرة مرت عليها يده حسنات ومن أحسن إلى يتيم أو يتيمة عنده كنت أنا وهو في الجنة كهاتين الحديث . وأخرج جماعة وصححه الحاكم أن الله تعالى قال ليعقوب ان سبب ذهاب بصره وانحناء ظهره وفعل إخوة يوسف أنه أتاه يتيم مسكين صائم جائع وقد ذبح هو وأهله شاة فأكلوها ولم يطعموه ثم أعلمه الله تعالى بأنه لم يحب شيئا من خلقه حبه لليتامى والمساكين وأمره ان يصنع طعاما ويدعوا المساكين ففعل . ا
والشيخان عن ابي هريرة قال قال رسول الله ﷺ الساعي على الأرملة والمسكين كالمجاهد في سبيل الله تعالى وأحسبه قال وكالقائم لا يفتر وكالصائم ثم لا يفطر . وابن ماجه الساعي على الأرملة والمسكين كالمجاهد في سبيل الله وکالذي يقوم بالليل ويصوم النهار . ا
Al-Bukhari meriwayatkan: "Aku dan orang yang menanggung anak yatim
di surga adalah seperti dua jari ini," beliau memberi isyarat dengan
jari telunjuk dan jari tengahnya serta merenggangkan keduanya. Muslim
meriwayatkan: "Orang yang menanggung anak yatim, baik milik kerabatnya
sendiri atau orang lain, aku dan dia di surga seperti dua jari ini,"
Malik memberi isyarat dengan jari telunjuk dan jari tengah. Al-Bazzar
meriwayatkan: "Barangsiapa yang menanggung anak yatim, baik yang
memiliki hubungan kerabat dengannya atau tidak, maka aku dan dia di surga
seperti dua jari ini," dan beliau merapatkan kedua jarinya. Dan
barangsiapa yang mengurus tiga anak perempuan, maka ia berada di surga dan
baginya pahala seperti mujahid di jalan Allah yang berpuasa dan shalat malam.
Ibn Majah meriwayatkan: "Barangsiapa yang menanggung tiga anak yatim,
maka ia seperti orang yang shalat sepanjang malam, berpuasa sepanjang hari, dan
pergi bertempur pagi dan sore hari dengan menghunus pedangnya di jalan Allah,
serta aku dan dia berada di surga sebagai dua saudara sebagaimana kedua jari
ini bersaudara," lalu beliau merapatkan jari telunjuk dan jari
tengahnya.
At-Tirmidzi merawikan (dan menilainya shahih): "Barangsiapa yang
mengambil seorang anak yatim dari tengah-tengah kaum muslimin untuk diberi
makan dan minum, niscaya Allah memasukkannya ke dalam surga secara pasti,
kecuali jika ia melakukan dosa yang tidak diampuni." Dalam sebuah
riwayat dengan sanad hasan: "hingga anak yatim itu mandiri, maka
wajib baginya surga secara pasti." Ibn Majah meriwayatkan: "Sebaik-baik
rumah di antara kaum muslimin adalah rumah yang di
dalamnya terdapat anak yatim yang diperlakukan dengan baik, dan seburuk-buruk
rumah di antara kaum muslimin adalah rumah yang di dalamnya terdapat anak yatim
yang diperlakukan dengan buruk." Abu Ya'la meriwayatkan dengan
sanad hasan: "Aku adalah orang pertama yang membuka pintu surga,
hanya saja aku melihat seorang wanita mendahuluiku. Maka aku bertanya: 'Ada apa
denganmu dan siapakah engkau?' Wanita itu menjawab: 'Aku adalah seorang wanita
yang mengurus anak-anak yatimku'." At-Thabrani meriwayatkan dengan
sanad yang perawinya tsiqah kecuali satu orang yang meskipun demikian tidak
ditinggalkan (masruk): "Demi Tuhan yang mengutusku dengan
kebenaran, Allah tidak akan mengazab pada hari kiamat orang yang menyayangi
anak yatim, lemah lembut dalam bertutur kata kepadanya, mengasihi keyatimannya
dan kelemahannya, serta tidak menyombongkan diri kepada tetangganya atas
kelebihan harta yang diberikan Allah kepadanya."
( قال بعض السلف ) كنت في بدء أمري سكيراً مكباً على
المعاصي فرأيت يوما يتيما فكرمته كما يكرم الولد بل أكثر ثم نمت فرأيت الزبانية
أخذوني أخذاً مزعجاً إلى جهنم وإذا باليتيم قد أعترضني فقال دعوه حتى أراجع ربي
فيه فأبوا فإذا النداء خلوا عنه فقد وهبنا له ما كان منه بإحسانه إليه فاستيقظت
وبالغت في إكرام اليتامي من يومئذ وكان لبعض مياسير العلويين بنات من علوية فمات
واشتد بهن الفقر إلى أن رحلن عن وطنهن خوف الشماتة فدخلن مسجد بلد مهجوراً فتركتهن
أمهن فيه وخرجت تحتال لهن القوت فمرت بكبير البلد وهو مسلم فشرحت له حالها فلم
يصدقها وقال لا بد أن تقيمي عندي البينة بذلك فقالت أنا غريبة فأعرض عنها ثم مرت
بمجوسي فشرحت له ذلك فصدق وأرسل بعض نسائه فأتت بها وببناتها إلى داره فبالغ في
إكرامهن فلما مضى نصف الليل رأى ذلك عند المسلم القيامة قد قامت والنبي ﷺ معقودا على رأسه لواء الحمد وعنده قصر عظيم فقال يا رسول الله لمن هذا القصر قال لرجل مسلم قال أنا مسلم موحد قال ﷺ أقم عندي البينة بذلك فتحير فقص له ﷺ خبر العلوية فانتبه الرجل في غاية الحزن والكآبة إذ ردها ثم بالغ في البحث عنها حتى دل عليها بدار المجوسي فطلبها منه فأبى وقال قد لحقني من بركاتهن فقال خذ ألف
دينار وسلمهن إلي فأبى فأراد أن يكرهه فقال الذي تريده أنا أحق به والقصر الذي
رأيته في النوم خلق لي أتتفخر علي بإسلامك فوالله ما نمت أنا وأهل داري حتى أسلمنا
كلنا على يد العلوية ورأيت مثل منامك وقال لي رسول الله ﷺ العلوية وبناتها عندك قلت نعم يا رسول الله قال القصر لك ولأهل دارك ، فانصرف المسلم وبه من الكآبة والحزن ما لا يعلمه إلا الله تعالى
.
Terjemahan Bahasa Indonesia
Kisah Seorang Salaf yang Bertobat karena Anak Yatim
Sebagian ulama salaf bercerita: "Pada mulanya, aku adalah seorang pemabuk
yang terus-menerus melakukan kemaksiatan. Pada suatu hari, aku melihat seorang
anak yatim, lalu aku memuliakannya sebagaimana seseorang memuliakan anaknya
sendiri, bahkan lebih dari itu. Kemudian aku tidur dan bermimpi melihat
malaikat Zabaniyah mencengkeramku dengan sangat keras untuk menyeretku ke
neraka Jahannam. Tiba-tiba anak yatim itu menghadangku dan berkata, 'Biarkan
dia, sampai aku memohon kepada Tuhanku untuknya!' Namun para malaikat menolak.
Tiba-tiba terdengar seruan: 'Lepaskan dia! Sungguh Kami telah mengampuni
dosa-dosanya karena kebaikan yang dilakukannya kepada anak yatim itu.' Aku pun
terbangun, dan sejak hari itu aku bersungguh-sungguh dalam memuliakan anak-anak
yatim."
Kisah Wanita Alawiyah dan Seorang Majusi
Diceritakan pula bahwa seorang pria kaya dari keturunan Alawiyyin (keturunan
Ali bin Abi Thalib) memiliki beberapa anak perempuan dari seorang istri
Alawiyah. Ketika pria itu meninggal dunia, kemiskinan melanda keluarga tersebut
hingga mereka harus meninggalkan tanah air karena takut dicela. Mereka tiba di
suatu kota dan masuk ke dalam sebuah masjid yang terbengkalai. Sang ibu
meninggalkan anak-anaknya di sana lalu keluar mencari makanan.
Ia melewati seorang tokoh terpandang di kota tersebut yang beragama Islam,
lalu menceritakan keadaannya. Namun pria Muslim itu tidak memercayainya dan
berkata, "Engkau harus membawa bukti/saksi kepadaku atas kebenaran
pengakuanmu!" Wanita itu menjawab, "Aku adalah orang asing di
sini." Pria itu pun berpaling darinya. Kemudian wanita tersebut melewati
seorang pria pemeluk agama Majusi (penyembah api) dan menceritakan keadaannya.
Pria Majusi itu memercayainya, lalu mengutus beberapa wanita dari keluarganya
untuk menjemput wanita Alawiyah beserta anak-anaknya ke rumahnya, dan ia sangat
memuliakan mereka.
Ketika tengah malam tiba, pria Muslim yang menolak wanita tadi bermimpi
seolah-olah hari kiamat telah tiba. Nabi ﷺ terlihat memegang panji Liwa'ul Hamd,
dan di samping beliau terdapat sebuah istana yang sangat megah. Pria Muslim itu
bertanya, "Wahai Rasulullah, milik siapakah istana ini?"
Beliau ﷺ menjawab, "Milik
seorang Muslim yang bertauhid." Pria itu berkata, "Aku adalah
seorang Muslim yang bertauhid." Nabi ﷺ bersabda, "Tunjukkan bukti/saksi
kepadaku atas hal itu!" Pria itu pun tertegun bingung, lalu Nabi ﷺ menceritakan
perbuatannya terhadap wanita Alawiyah tersebut.
Pria Muslim itu terbangun dalam keadaan sangat sedih dan berduka atas
keputusannya menolak wanita itu. Ia pun bersungguh-sungguh mencarinya hingga
diberi tahu bahwa wanita tersebut berada di rumah pria Majusi. Pria Muslim itu
mendatangi sang Majusi dan meminta agar wanita Alawiyah beserta anak-anaknya diserahkan
kepadanya. Namun pria Majusi itu menolak dan berkata, "Sungguh aku
telah mendapatkan keberkahan dari mereka." Pria Muslim menawar, "Ambillah
1.000 dinar dan serahkan mereka kepadaku!" Namun pria Majusi tetap
menolak. Ketika pria Muslim mencoba memaksanya, pria Majusi itu berkata:
"Maksud yang ingin engkau capai, akulah yang lebih berhak atasnya!
Dan istana yang engkau lihat dalam mimpimu diciptakan untukku! Apakah engkau
hendak membanggakan keislamanmu di hadapanku? Demi Allah, tidaklah aku dan keluargaku
tidur semalam melainkan kami semua telah masuk Islam di hadapan wanita Alawiyah
ini. Aku pun telah bermimpi seperti mimpimu, dan Rasulullah ﷺ bertanya kepadaku:
'Apakah wanita Alawiyah dan anak-anaknya ada padamu?' Aku menjawab: 'Benar,
wahai Rasulullah.' Beliau bersabda: 'Istana itu adalah milikmu dan
keluargamu'."
Maka pria Muslim itu pun pergi pulang dengan membawa kesedihan dan
penyesalan mendalam yang tidak ada yang mengetahuinya melainkan Allah Ta'ala.
<<Sebelumnya
Selanjutnya>>
KEMBALI KE AWAL (Daftar isi)
Download Terjemah Kitab Mukasyafatul Qulub
Download Kitab Mukasyafatul Qulub (Arab)
Cara cepat dan tanpa Ribet untuk memiliki 200 +
Silahkan Bagikan Artikel ini
Mohon Maaf, Kepada Semua Sahabat, Atas Ketidak Nyamanannya, Dengan adanya Iklan Adsense. Mohon Keridhoannya dan ikut meng-KLIK iklannya. Terima Kasih.**** Apabila ada link Download yg rusak/mati, mohon beritahu kami lewat komentar dibawah ini.