بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيمِ
اللهُم َّصلِّ علٰى سَيِّدنا مُحَمّدٍ عبدِكَ وَنبيِّكَ ورسولِكَ النَّبيِّ الاُمِيّ وَعلٰى اٰلهِ وَصَحْبِهِ وسَلِّم تسليماً بقدرِ عظمةِ ذاَتِكَ في كـُلِّ وَقتٍ وَحيـنٍ

Kitab Mukasyafatul Qulub Bab Ke-65.
Mengenai Sifat/Gambaran Neraka
Jahannam dan Mizan (Timbangan)
الباب الخامس والستون
في صفة جهنم والميزان
لا بأس بذكر ذلك وأن تقدم التنبيه على بعضه تتميماً للفائدة لعل تكرار المواعظ ينفع القلوب الغافلة الفاسدة لا سيما وقد عظّم الله سبحانه وتعالى هول جهنم وأحوال القيامة في كتابه في غير موضع بما يقع في قلوب العاقلين أعظم موقع تنبيهاً على أن ما سوى ذلك هين والآخرة خير وأبقى أما صفة جهنم أعاذنا الله منها بمنه وكرمه . ا
فقد روي الحديث أن جهنم سوداء مظلمة لا ضوء لها ولا لهب ، لها سبعة أبواب لكل باب سبعون ألف جبل في كل جبل سبعون ألف شعبا من نار في كل شعبة سبعون ألف شق من نار في كل شق سبعون ألف واد من نار في كل واد سبعون ألف قصر من نار في كل قصر سبعون ألف بيت من نار في كل بيت سبعون ألفحية وسبعون ألف عقرب لكل عقرب سبعون ألف ذنب لكل ذنب سبعون ألف فقار في كل فقار سبعون ألف قلة من سم فإذا كان يوم القيامة كشف عنها الغطاء فيطير منها سرادق عن يمين الثقلين وسرادق آخر عن يسارهم وسرادق من فوقهم وآخر من ورائهم فإذا نظر الثقلان إلى ذلك جثوا على الركب وصاروا ينادون رب سلم سلم . ا
وروى مسلم أن رسول الله ﴿ﷺ﴾ قال يؤتى بجهنم يوم القيامة لها سبعون ألف زمام مع كل زمام سبعون ألف ملك يجرونها . ا
وفي الحديث أن رسول الله ﴿ﷺ﴾ قال في عظم خزنة جهنم المشار إليهم بقوله تعالى غلاظ شداد كل ملك ما بين منكبيه مسيرة سنة ولكل واحد منهم قوة لو أنه ضرب بالمقمع الذي في يده جبلاً لصار دكا فيدفع بكل ضربة سبعين ألفا في قعر جهنم . ا
Tidak mengapa menyebutkan hal
tersebut, meskipun peringatan atas sebagian hal ini telah disampaikan
sebelumnya demi menyempurnakan faedah; sebab pengulangan nasihat diharapkan
dapat memberi manfaat bagi hati yang lalai dan rusak. Terlebih lagi, Allah Subhanahu
wa Ta'ala telah mengagungkan dahsyatnya Neraka Jahannam dan keadaan Hari
Kiamat di dalam Kitab-Nya di berbagai tempat, dengan ungkapan yang sangat
menyentuh hati orang-orang yang berakal—sebagai peringatan bahwa selain dari
urusan akhirat adalah hal yang ringan, dan akhirat itu lebih baik serta lebih
kekal. Adapun gambaran/sifat Neraka Jahannam (semoga Allah melindungi kita
darinya dengan karunia dan kemurahan-Nya) adalah sebagai berikut:
Diriwayatkan dalam hadits bahwasanya
Neraka Jahannam itu hitam lagi gelap gulita, tidak ada cahaya padanya dan tidak
ada nyala api yang menerangi. Neraka Jahannam memiliki 7 pintu. Pada setiap
pintu terdapat 70.000 gunung; di setiap gunung terdapat 70.000 lereng/cabang
dari api; di setiap lereng terdapat 70.000 celah/jurang dari api; di setiap
celah terdapat 70.000 lembah dari api; di setiap lembah terdapat 70.000 istana
dari api; di setiap istana terdapat 70.000 rumah dari api; di setiap rumah
terdapat 70.000 ular dan 70.000 kalajengking. Setiap kalajengking memiliki
70.000 ekor, setiap ekor memiliki 70.000 ruas, dan pada setiap ruas terdapat
70.000 tempayan racun. Maka ketika Hari Kiamat tiba, penutupnya disingkapkan,
lalu terbanglah gejolak/naungan api dari sebelah kanan jin dan manusia (at-thaqalain),
naungan lain dari sebelah kiri mereka, naungan dari atas mereka, dan naungan
lain dari belakang mereka. Ketika jin dan manusia melihat hal tersebut, mereka
berlutut dan saling berseru: "Wahai Tuhan, selamatkanlah!
Selamatkanlah!"
Diriwayatkan oleh Imam Muslim
bahwasanya Rasulullah ﷺ bersabda: "Neraka Jahannam akan
didatangkan pada Hari Kiamat dengan memiliki 70.000 tali kekang, dan pada
setiap tali kekang terdapat 70.000 malaikat yang menariknya."
Dalam hadits lain disebutkan
bahwasanya Rasulullah ﷺ bersabda mengenai besarnya wujud para
penjaga Neraka Jahannam yang diisyaratkan dalam firman Allah Ta'ala: (Malaikat-malaikat
penjaga yang) kasar lagi keras. Jarak antara kedua bahu setiap malaikat
adalah sejauh perjalanan satu tahun. Masing-masing dari mereka memiliki
kekuatan yang seandainya ia memukulkan gada/martil besi yang ada di tangannya
ke sebuah gunung, niscaya gunung itu akan hancur berkeping-keping. Dan dengan
sekali pukulan, malaikat itu mampu menghempaskan (penghuni neraka) sejauh
70.000 tahun ke dalam dasar Neraka Jahannam.
وأما قوله تعالى عليها تسعة عشر ، فالمراد بهم رؤساء الزبانية وإلا فملائكة النار لا يعلم عددهم إلا الله تعالى وما يعلم جنود ربك إلا هو وسئل ابن عباس رضي الله عنه عن سعة جهنم ، فقال : والله ما أدري ما سعتها ولكن بلغنا أن بين شحمة أذن كل واحد من الزبانية وبين عاتقه مسيرة سبعين خريفاً يعني سبعين سنة وأنها تجري فيها أودية القيح والدم ، وفي حديث الترمذي أن كثافة كل سرادق من سرادقات النار أي كثافة جداره أربعين سنة . ا
وروى مسلم أن رسول الله ﴿ﷺ﴾ قال : إن ناركم هذه جزء من سبعين جزءاً من حر جهنم ، قالوا : يا رسول الله وإن كانت لكافية ، فقال أنها فضلت عليها بتسعة وستين جزءا كلها مثل حرها وقال ﴿ﷺ﴾ لو أن جهنميا من أهل جهنم أخرج كفه إلى أهل الدنيا لاحترقت الدنيا من حرها ، ولو أن خازنا من خزنة جهنم أخرج إلى أهل الدنيا حتى يبصروه لمات أهل الدنيا حين يبصرونه من غضب الله تعالى الذي عليه . ا
وروى مسلم وغيره أن رسول الله ﴿ﷺ﴾ كان جالسا مع أصحابه إذ سمع وجبة فقال النبي ﴿ﷺ﴾ أتدرون ما هذا ، قلنا الله ورسوله أعلم قال هذا حجر رمي به في نار جهنم منذ سبعين خريفاً فهو يهوى في النار الآن حين انتهى إلى قعرها والوجبة هي الهدة وهي صوت وقع الثقيل . ا
وكان عمر بن الخطاب يقول أكثروا ذكر النار فإن حرها شديد وقعرها بعيد وإن مقامعها من حديد وكان ابن عباس يقول إن النار تلتقط أهلها كما يلتقط الطائر الحب . ا
وسئل رضي الله عنه عن قوله تعالى : إذا رأنهم من مكان بعيد سمعوا لها تغيظا وزفيرا فهل للنار عينان فقال : نعم . أما سمعتم قوله ﴿ﷺ﴾ من كذب علي متعمدا فليتبوأ بين عيني جهنم مقعداً قيل يا رسول الله ولها عينان قال أما سمعتم قوله تعالى إذا رأنهم من مكان بعيد الحديث ويؤيده حديث يخرج عنق من النار له عينان يبصران ولسان ينطق به فيقول إني وكلت اليوم بمن جعل مع الله إلها آخر فلهو أبصر بهم من الطير بحب السمسم فليلتقطه . ا
وأما صفة الميزان فقد ورد في الحديث أن كفة الحسنات من نور وكفة السيئات من ظلام . ا
وروى الترمذي أن رسول الله ﴿ﷺ﴾ قال إن الجنة توضع عن يمين العرش والنار عن يساره وكفة الحسنات عن يمينه وكفة السيئات عن يساره، فتكون الجنة مقابلة الحسنات والنار مقابلة السيئات وكان ابن عباس رضي الله عنهما يقول توزن الحسنات والسيئات في ميزان له كفتان ولسان ، وكان يقول : إذا أراد الله وزن أعمال العباد قلبها أجساما فيزنها يوم القيامة . ا
Adapun firman Allah Ta'ala: "Di
atasnya ada sembilan belas (malaikat penjaga)," maka yang dimaksud
dengannya adalah para pemimpin malaikat Zabaniyah. Sebab, jumlah malaikat
neraka seluruhnya tidak ada yang mengetahuinya kecuali Allah Ta'ala; "Dan
tidak ada yang mengetahui tentara Tuhanmu melainkan Dia sendiri." Dan
Ibnu Abbas RA pernah ditanya mengenai luasnya Neraka Jahannam, lalu ia
menjawab: "Demi Allah, aku tidak tahu berapa luasnya. Namun telah
sampai berita kepada kami bahwasanya jarak antara daun telinga setiap malaikat
Zabaniyah dengan bahunya adalah sejauh perjalanan 70 musim gugur (yakni 70
tahun), dan bahwasanya mengalir di dalamnya lembah-lembah nanah dan
darah." Dalam hadits riwayat At-Tirmidzi disebutkan bahwa ketebalan
setiap gejolak/dinding pembatas (suradaq) dari dinding-dinding neraka
adalah sejauh perjalanan 40 tahun.
(Diriwayatkan oleh) Imam Muslim
bahwasanya Rasulullah ﷺ bersabda: "Sesungguhnya apimu (di
dunia) ini hanyalah satu bagian dari 70 bagian dari panasnya Neraka
Jahannam." Para sahabat berkata: "Wahai Rasulullah, demi
Allah, api di dunia saja sungguh sudah cukup (sangat panas)." Beliau
bersabda: "Sesungguhnya api Jahannam itu melebihi panasnya api dunia
dengan 69 bagian, yang masing-masing bagian sama panasnya." Dan beliau
ﷺ
bersabda: "Seandainya seorang penghuni neraka mengeluarkan telapak
tangannya kepada penduduk dunia, niscaya dunia akan terbakar akibat panasnya.
Dan seandainya seorang malaikat penjaga Neraka Jahannam menampakkan diri kepada
penduduk dunia hingga mereka melihatnya, niscaya penduduk dunia akan mati
seketika saat melihat murka Allah Ta'ala yang ada pada dirinya."
(Diriwayatkan oleh) Imam Muslim dan
lainnya bahwasanya Rasulullah ﷺ sedang duduk
bersama para sahabatnya ketika tiba-tiba beliau mendengar suara dentuman keras
(wajbah). Maka Nabi ﷺ bersabda: "Tahukah
kalian suara apakah ini?" Kami menjawab: "Allah dan Rasul-Nya
lebih mengetahui." Beliau bersabda: "Ini adalah batu yang
dilemparkan ke dalam Neraka Jahannam sejak 70 tahun yang lalu, dan batu itu
terus jatuh ke dalam neraka hingga baru saja sampai ke dasarnya."
Maksud dari al-wajbah adalah suara jatuhnya benda berat yang
menggelegar.
(Umar bin Al-Khattab RA) pernah
berkata: "Perbanyaklah mengingat neraka, karena sesungguhnya panasnya
sangat dahsyat, dasarnya sangat dalam, dan martil-martil pemukulnya terbuat
dari besi." Ibnu Abbas RA juga berkata: "Sesungguhnya neraka
itu mematuk penghuninya sebagaimana burung mematuk biji-bijian."
Ibnu Abbas RA pernah ditanya
mengenai firman Allah Ta'ala: "Apabila neraka itu melihat mereka dari
tempat yang jauh, mereka mendengar suaranya yang gemuruh karena marah dan
raungannya," apakah neraka itu memiliki dua mata? Beliau menjawab: "Ya.
Tidakkah kalian mendengar sabda beliau ﷺ: 'Barangsiapa
yang berdusta atas namaku secara sengaja, maka hendaklah ia bersiap mengambil
tempat duduknya di antara kedua mata Jahannam.' Ada yang bertanya: 'Wahai
Rasulullah, apakah neraka memiliki dua mata?' Beliau bersabda: 'Tidakkah kalian
mendengar firman Allah Ta'ala: Apabila neraka itu melihat mereka dari tempat
yang jauh...' Hal ini diperkuat oleh hadits: Akan keluar leher dari neraka yang
memiliki dua mata yang melihat dan lidah yang berbicara, seraya berkata: 'Hari
ini aku ditugaskan untuk menghukum orang yang menyembah tuhan lain bersama
Allah.' Maka neraka itu lebih jeli melihat mereka daripada burung melihat biji
wijen, lalu ia menyambar dan mematuknya."
(Adapun sifat/gambaran Mizan atau
Timbangan), telah disebutkan dalam hadits bahwasanya piringan/daun timbangan
kebaikan terbuat dari cahaya, sedangkan piringan keburukan terbuat dari
kegelapan.
(Diriwayatkan oleh) At-Tirmidzi
bahwasanya Rasulullah ﷺ bersabda: "Sesungguhnya surga
diletakkan di sebelah kanan 'Arsy dan neraka di sebelah kirinya. Piringan
timbangan kebaikan diletakkan di sebelah kanan-Nya dan piringan timbangan
keburukan diletakkan di sebelah kiri-Nya, sehingga surga berhadapan dengan
kebaikan dan neraka berhadapan dengan keburukan." Ibnu Abbas RA
berkata: "Kebaikan dan keburukan ditimbang pada timbangan yang memiliki
dua piringan dan satu jarum penunjuk." Beliau juga berkata: "Apabila
Allah hendak menimbang amalan para hamba, Allah mengubah amalan-amalan tersebut
menjadi bentuk jasad (konkret), lalu menimbangnya pada Hari Kiamat."
<<Sebelumnya
Selanjutnya>>
KEMBALI KE AWAL (Daftar isi)
Download Terjemah Kitab Mukasyafatul Qulub
Download Kitab Mukasyafatul Qulub (Arab)
Cara cepat dan tanpa Ribet untuk memiliki 200 +
Silahkan Bagikan Artikel ini
Mohon Maaf, Kepada Semua Sahabat, Atas Ketidak Nyamanannya, Dengan adanya Iklan Adsense. Mohon Keridhoannya dan ikut meng-KLIK iklannya. Terima Kasih.**** Apabila ada link Download yg rusak/mati, mohon beritahu kami lewat komentar dibawah ini.