بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيمِ
اللهُم َّصلِّ علٰى سَيِّدنا مُحَمّدٍ عبدِكَ وَنبيِّكَ ورسولِكَ النَّبيِّ الاُمِيّ وَعلٰى اٰلهِ وَصَحْبِهِ وسَلِّم تسليماً بقدرِ عظمةِ ذاَتِكَ في كـُلِّ وَقتٍ وَحيـنٍ

Masuknya Hati ke Hadirat Yang
Maha Suci 5
ثم احتجابه تعالى فى حال ظهوره مما يدلك على وجود قهره كما أشار إليه بقوله :[ مما يدلك على وجود قهره سبحانه أن حجبك عنه بما ليس بموجود معه ]
قلت : من أسمائه تعالى القهار ، ومن مظاهر قهره احتجابه فى ظهوره ، وظهوره فى بطونه ، وبطونه فى ظهوره ، ومما يدلك أيضًا على وجود قهره أن احتجب بلا حجاب وقرب بلا اقتراب ، بعيد فى قربه ، قريب فى بعده ، احتجب عن خلقه فى حال ظهوره لهم ، وظهر لهم فى حال احتجابه عنهم ، فاحتجب عنهم بشيء ليس بموجود وهو الوهم والوهم أمر عدمى مفقود ، فما حجبه إلا شدة ظهوره ، وما منع الأبصار من رؤيته إلا قهارية نوره ، فتحصل انفراد الحق بالوجود ، وليس مع الله موجود . قال تعالى : ( كُلُّ شَيْءٍ هَالِكٌ إِلَّا وَجْهَهُ ) واسم الفاعل حقيقة فى الحال وقال تعالى : ( هُوَ الْأَوَّلُ وَالْآخِرُ وَالظَّاهِرُ وَالْبَاطِنُ ) وقال تعالى : ( فَأَيْنَمَا تُوَلُّوا فَثَمَّ وَجْهُ اللَّهِ ) وقال تعالى : ( وَهُوَ مَعَكُمْ أَيْنَمَا كُنْتُمْ ) وقال تعالى : ( وَإِذْ قُلْنَا لَكَ إِنَّ رَبَّكَ أَحَاطَ بِالنَّاسِ ) وقال تعالى : ( وَمَا رَمَيْتَ إِذْ رَمَيْتَ وَلَكِنَّ اللَّهَ رَمَى ) وقال تعالى : ( إِنَّ الَّذِينَ يُبَايِعُونَ اللَّهَ ) الآية ، وقال صلى الله عليه وسلم : « أَفْضَلُ كَلِمَةٍ قَالَهَا الشَّاعِرُ كَلِمَةُ لَبِيدٍ
أَلَا كُلُّ شَيْءٍ مَا خَلَا اللَّهَ بَاطِلُ٭٭٭وَكُلُّ نَعِيمٍ لَا مَحَالَةَ زَائِلُ
وقال صلى الله عليه وسلم : « يَقُولُ اللهُ تَعَالَى : يَا عَبْدِي مَرِضْتُ فَلَمْ تَعُدْنِي ، فَيَقُولُ يَارَبِّ كَيْفَ أَعُودُكَ وَأَنْتَ رَبُّ الْعَالَمِينَ ؟ فَيَقُولُ اللهُ : أَمَا إِنَّهُ مَرِضَ عَبْدِي فُلَانٌ فَلَمْ تَعُدْهُ ، فَلَوْ عُدْتَهُ لَوَجَدْتَنِي عِنْدَهُ ، ثُمَّ يَقُولُ : يَا عَبْدِي اسْتَطْعَمْتُكَ فَلَمْ تُطْعِمْنِي ، ثُمَّ يَقُولُ اسْتَسْقَيْتُكَ فَلَمْ تُسْقِنِي » الحديث
فدل الحديث على أن هذه الهياكل والأشخاص خيالات لا حقيقة لها ، فهى أشبه شيء بالظلال
Kemudian, keterhijaban
Allah Ta'ala di tengah penampakan-Nya (dhuhur) adalah di
antara hal yang menunjukkan kepadamu akan adanya sifat Keperkasaan-Nya (Qahhar), sebagaimana diisyaratkan oleh perkataannya:
[ مما يدلك على وجود قهره سبحانه أن حجبك عنه بما ليس بموجود معه ]
"Di antara yang
menunjukkan kepadamu akan adanya Keperkasaan Allah Subhaanahu wa Ta'ala adalah
bahwa Dia menghijabmu dari-Nya dengan sesuatu yang tidak ada (tidak wujud)
bersama-Nya."
Aku katakan: Di antara
asma Allah adalah Al-Qahhar. Salah satu manifestasi keperkasaan-Nya adalah
ketersembunyian-Nya dalam penampakan-Nya, penampakan-Nya dalam ketersembunyian-Nya,
dan ketersembunyian-Nya dalam penampakan-Nya. Yang juga menunjukkan
keperkasaan-Nya adalah Dia terhijab tanpa penutup dan dekat tanpa bersentuhan;
Dia jauh dalam kedekatan-Nya, dan dekat dalam kejauhan-Nya. Dia terhijab dari
makhluk-Nya saat menampakkan diri kepada mereka, dan menampakkan diri kepada
mereka saat terhijab dari mereka. Dia terhijab dari mereka oleh sesuatu yang
tidak wujud, yaitu waham (prasangka/ilusi), dan waham adalah perkara ketiadaan
yang hilang. Maka tidak ada yang menghijab-Nya kecuali karena sangat jelasnya
penampakan-Nya, dan tidak ada yang menghalangi penglihatan untuk melihat-Nya
kecuali keperkasaan cahaya-Nya. Maka kesimpulannya, Al-Haq (Allah) menyendiri
dalam keberadaan-Nya, dan tidak ada yang wujud bersama Allah. Allah Ta'ala
berfirman: "Tiap-tiap sesuatu pasti binasa, kecuali wajah-Nya
(Allah)."
Isim fa'il di sini
menunjukkan hakikat keadaan saat ini. Allah Ta'ala berfirman:
"Dialah Yang Awal, Yang
Akhir, Yang Zahir, dan Yang Batin." Allah juga berfirman: "Ke mana pun kamu
menghadap, di sanalah wajah Allah." Allah berfirman: "Dan Dia bersamamu di mana saja kamu berada."
Allah berfirman: "Dan (ingatlah) ketika Kami wahyukan
kepadamu: 'Sesungguhnya Tuhanmu meliputi semua manusia'." Allah
berfirman: "Dan bukanlah engkau yang melempar ketika engkau melempar,
tetapi Allah-lah yang melempar." Allah berfirman: "Sesungguhnya orang-orang yang berjanji setia kepadamu
(Muhammad), sesungguhnya mereka berjanji setia kepada Allah."
Dan Rasulullah ﷺ
bersabda: "Perkataan paling benar yang diucapkan oleh seorang penyair
adalah perkataan Labid: 'Ingatlah, segala sesuatu selain Allah adalah batil***dan setiap kenikmatan pasti akan sirna'."
Rasulullah ﷺ juga bersabda: "Allah Ta'ala berfirman:
'Wahai hamba-Ku, Aku sakit namun engkau tidak menjenguk-Ku.' Hamba itu
bertanya: 'Wahai Tuhanku, bagaimana aku menjenguk-Mu padahal Engkau adalah
Tuhan semesta alam?' Allah berfirman: 'Ketahuilah, hamba-Ku si fulan sakit
namun engkau tidak menjenguknya. Seandainya engkau menjenguknya, niscaya engkau
akan mendapati-Ku di sisinya.' Kemudian Allah berfirman: 'Wahai hamba-Ku, Aku
meminta makan kepadamu namun engkau tidak memberi-Ku makan.' Kemudian Allah
berfirman: 'Aku meminta minum kepadamu namun engkau tidak memberi-Ku
minum'..." (Hingga akhir hadis).
Hadis
tersebut menunjukkan bahwa struktur raga dan sosok-sosok manusia ini hanyalah
khayalan yang tidak memiliki hakikat; mereka lebih menyerupai bayang-bayang.
قال الششتري رضي الله عنه
الخَلْقُ خَلْقُكُمْ وَالأَمْرُ أَمْرُكُمْ ٭٭٭فَأَيُّ شَيْءٍ أَنَا لَكُنْتُ مِنْ ظِلَلِ
مَا لِلْحِجَابِ مَكَانٌ فِي وُجُودِكُم٭٭٭ إِلَّا بِسِرِّ حُرُوفٍ انْظُرْ إِلَى الجَبَلِ
أَنْتُم دَلَلْتُم عَلَيْكُم مِنْكُمْ وَلَكُمْ ٭٭٭ دَيْمُومَةٌ عَبَّرَتْ عَنْ غَامِضِ الأَزَلِ
وَقَدْ عَرَفْتُ بِكُم هَذَا الخَبِيرَ بِكُمْ ٭٭٭ أَنْتُم هُمُ يَاحَيَاةَ القَلْبِ يَا أَمَلِي
قوله الخلق خلقكم إلخ : المراد بالخلق صور الأشباح ، وبالأمر سر الأرواح : أى الأشباح حكمتكم ، والأرواح سر من أسراركم ، فأنا لا وجود لى أصلا ، فأى شيء قدرت نفسى وجدتها لكم ومظهرًا من مظاهركم ، وإنما أنا ظلل من ظلل وجودكم ، ثم قال : ماللحجاب مكان في وجودكم : أى لا موضع للحجاب الحسى فى وجودكم ، إذ لو كان للحجاب مكان فى وجودكم لكان أقرب إلينا منكم وهو محال لأنك قلت :( وَلَقَدْ خَلَقْنَا الْإِنْسَانَ وَنَعْلَمُ مَا تُوَسْوِسُ بِهِ نَفْسُهُ وَنَحْنُ أَقْرَبُ إِلَيْهِ مِنْ حَبْلِ الْوَرِيدِ ) . وقوله : إلا بسر حروف إلخ : الاستثناء منقطع : أى لاموضع للحجاب الحسى بيننا وبينكم ، لكن حجاب القهرية ورداء العزة والكبرياء هو الذى منع الأبصار من رؤية نوركم الأصلى الجبروتى ، إذ لو ظهر ذلك النور لاضمحلت المكوّنات ، ولاحترقت من نور السبحات ، ولهذا السر أمر الله سيدنا موسى عليه السلام حين طلب الرؤية بالنظر إلى الجبل ، لما أراد تعالى أن يتجلى له بشيء من ذلك ، فلما لم يثبت الجبل لشيء قليل منه علمنا أنه لاطاقة للعبد الضعيف فى هذه الدار على رؤية الواحد القهار إلا بواسطة الأكوان الكثيفة ، بعد أن نشر عليها الأردية المعنوية ، وهذا معنى قوله إلا بسر حروف ( انظر إلى الجبل ) أى إلا بحجاب القهرية المفهوم من سر قوله تعالى : ( انظر إلى الجبل ) ، أو إلا حجابًا ملتبسًا بسر الحكمة المفهوم من قوله تعالى ( انظر إلى الجبل ) وكأنه تعالى يقول ياموسى لن تقدر أن ترانى من غير حجاب الحكمة ولكن انظر إلى الجبل ، فإن أطاق ذلك فسوف ترانى أنت ، فلما تجلي له الحق تعالى من غير واسطة الحس جعله دكاء والله تعالى أعلم
Asy-Syusytari ra.
berkata:
Makhluk adalah ciptaan-Mu dan
urusan adalah urusan-Mu***maka siapakah aku ini hingga aku menjadi bagian dari
bayang-bayang.
Tidak ada tempat bagi hijab
dalam keberadaan-Mu***kecuali dengan rahasia huruf-huruf (perintah)
"Lihatlah ke gunung itu".
Engkau menunjukkan diri-Mu
melalui diri-Mu dan bagi-Mu*** keabadian yang mengungkapkan misteri azali yang
samar.
Sungguh aku telah mengenal
melalui-Mu Sang Maha Mengetahui ini*** Engkaulah mereka (tujuanku), wahai
kehidupan hati, wahai harapanku.
Perkataannya
"Makhluk adalah ciptaan-Mu dst.": yang dimaksud dengan makhluk adalah bentuk raga (ashbah),
dan urusan (al-amr) adalah
rahasia roh. Artinya, raga adalah hikmah-Mu dan roh adalah rahasia dari
rahasia-Mu. Maka aku (manusia) sebenarnya tidak memiliki eksistensi sama
sekali; apa pun kedudukan yang aku tetapkan bagi diriku, aku mendapatinya
sebagai milik-Mu dan salah satu manifestasi-Mu. Aku hanyalah bayangan dari
bayang-bayang keberadaan-Mu.
Kemudian ia berkata:
"Tidak ada tempat bagi hijab dalam keberadaan-Mu", artinya tidak ada
ruang bagi hijab indrawi dalam keberadaan-Mu. Sebab, jika hijab memiliki tempat
dalam keberadaan-Mu, niscaya hijab itu lebih dekat kepada kami daripada Engkau
sendiri, dan itu mustahil. Karena Engkau telah berfirman: "Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dan
mengetahui apa yang dibisikkan oleh hatinya, dan Kami lebih dekat kepadanya
daripada urat lehernya." (QS. Qaf: 16).
Perkataannya:
"Kecuali dengan rahasia huruf-huruf dst.": ini adalah pengecualian
yang terputus (istitsna' munqathi'), artinya tidak
ada tempat bagi hijab fisik antara kami dan Engkau. Akan tetapi, hijab
Keperkasaan (Qahhariyah) serta jubah Kemuliaan dan Keagungan-lah
yang menghalangi penglihatan untuk melihat cahaya asal-Mu yang bersifat Jabarut. Jika cahaya itu tampak, niscaya segala makhluk
akan hancur dan terbakar oleh cahaya kemuliaan-Nya. Karena rahasia inilah,
Allah memerintahkan junjungan kita Musa as.—ketika ia memohon untuk
melihat-Nya—agar melihat ke arah gunung, saat Allah hendak menampakkan sedikit
saja dari hal itu. Ketika gunung itu tidak mampu bertahan meski hanya menerima
sedikit saja tajali-Nya, maka tahulah kita bahwa hamba yang lemah di dunia ini
tidak akan sanggup melihat Yang Maha Esa lagi Maha Perkasa kecuali melalui
perantara alam semesta yang padat, setelah Allah menyelimutinya dengan jubah
makna.
Inilah makna dari
perkataan: "kecuali dengan rahasia huruf-huruf (lihatlah ke gunung)",
maksudnya kecuali dengan hijab Keperkasaan yang dipahami dari rahasia
firman-Nya: "Lihatlah ke gunung itu". Atau kecuali
melalui hijab yang bercampur dengan rahasia hikmah yang dipahami dari ayat
tersebut. Seakan-akan Allah berfirman: "Wahai Musa, engkau tidak akan
sanggup melihat-Ku tanpa hijab hikmah, maka lihatlah ke gunung itu. Jika gunung
itu mampu menahannya, maka engkau akan melihat-Ku.". Maka ketika Allah
menampakkan diri-Nya (tajali) tanpa perantara indrawi, Dia menjadikan gunung
itu hancur lebur. Wallahu Ta'ala A'lam.
وقال أيضًا فى هذا المعنى
أَنَا شَيءٌ عَجِيبٌ لِمَنْ رَآنِي ٭٭٭ وَأَنَا المُحِبُّ وَالحَبِيبُ لَيْسَ ثَمَّ ثَانِي
يَاقَاصِدًا عَيْنَ الخَبَر غِطَاهُ أَيْنَكُ ٭٭٭ الخَمْرُ مِنْكَ وَالخَبَر وَالسِّرُّ عِنْدَكُ
ارْجِع لِذَاتِكَ وَاعْتَبِرْ مَاتَمَّ غَيْرُكُ
فقوله ياقاصدًا عين الخبر : أى عين خبر التحقيق ، وقوله غطاه أينك : أى مكان وجودك الوهمى ، إذ لو غبت عن وجودك لوقعت على عين التحقيق ، وقوله الخمر منك أى شربة خمر المحبة منك وهذا كما قال : منى علىّ دارت كؤوسى . وقوله والخبر : أى والخبر عن عين التحقيق منك أيضًا ، وسر الربوبية عندك ، لأنك كنز مطلسم ، فإذا أردت أن تعرفه فارجع لذاتك واعتبر تجد الوجود كله واحدًا وأنت ذلك الواحد . قال الشاعر
هَذَا الوُجُودُ وَإِنْ تَعَدَّدَ ظَاهِرًا ٭٭٭ وَحَيَاتِكُمْ مَا فِيهِ إِلَّا أَنْتُمُ
وقال أيضًا رضى الله عنه : لقد فشا سرى بلا مقال ، وقد ظهر عنى فى ذا المثال ، ترى وجود غيرى من المحال ، وكل مادونى خيال فى متحد فى كل شيء ، أنا هو المحبوب وأنا الحبيب ، والحب لى منى شيء عجيب ، وحدى أنا فافهم سرى غريب ، فمن نظر ذاتى رآنى شيء ، وفى حلا ذاتى طوانى طىّ ، صفاتى لاتخفى لمن نظر ، وذاتى معلومة تلك الصورة ، أفن عن الإحساس ترى عبر ، فى السر والمعنى خفيت كى أظهر ، لأنه من ستر علىّ أظهر ، وقد اتفقت على هذا المعنى وهو سر
الواحدة مقالات العارفين ، ومواجيد المحبين ، وأشعارهم كل على قدر ذوقه وشربه جزاهم الله عنا وعن المسلمين خيرًا ، ولايفهم هذه العبارات إلا أهل الأذواق والإشارات وحسب من لم يبلغ لها فهمه ، ولم يحط بها علمه أن يسلّم ويكل فهمها إلى أربابها ، وليعتقد كمال التنزيه وبطلان التشبيه ، لأن هذه المعانى أذواق لاتنال إلا بصحبة أهل الأذواق
Penulis
juga berkata mengenai makna ini:
Aku adalah sesuatu yang ajaib bagi siapa pun yang melihatku***Aku
adalah sang pecinta sekaligus sang kekasih, tidak ada yang kedua di sana.
Wahai pencari inti berita, penutupnya adalah "dimana"-mu
(keberadaanmu)*** khamr (cinta) itu darimu, berita itu, dan rahasia itu ada
pada dirimu.
Kembalilah kepada zatmu dan perhatikanlah, tidak ada selain
dirimu.
Maka perkataannya "Wahai pencari inti berita"
bermakna: hakikat berita pencapaian (tahqiq). Perkataannya
"penutupnya adalah dimana-mu" bermakna: tempat keberadaan imajinermu.
Sebab, jika engkau fana (lenyap) dari keberadaanmu, niscaya engkau akan sampai
pada hakikat pencapaian. Perkataannya "khamr itu darimu" bermakna:
tegukan khamr cinta berasal darimu. Ini sebagaimana ungkapan: "Dariku dan
atasku piala-pialaku berputar". Perkataannya "dan berita"
bermakna: berita tentang hakikat pencapaian juga berasal darimu, dan rahasia
ketuhanan (rububiyah) ada padamu. Karena engkau adalah harta karun
yang tersembunyi; jika engkau ingin mengetahuinya, maka kembalilah kepada zatmu
dan ambillah pelajaran. Niscaya engkau dapati keberadaan ini seluruhnya adalah
satu, dan engkaulah yang satu itu. Penyair berkata:
Keberadaan ini, meskipun tampak berbilang***demi hidupmu, tidak
ada di dalamnya kecuali engkau.
Beliau
ra. juga berkata: "Rahasiaku telah tersebar tanpa ucapan, dan telah tampak
dariku dalam perumpamaan ini. Engkau melihat keberadaan selainku adalah
kemustahilan, dan segala yang selainku adalah khayalan dalam Kesatuan pada
segala sesuatu. Aku adalah Sang Kekasih dan aku adalah sang pecinta, dan cinta
bagiku dariku adalah sesuatu yang ajaib. Aku sendirian, maka pahamilah
rahasiaku yang asing. Siapa yang memandang zatku akan melihatku sebagai
sesuatu, dan dalam manisnya zatku, aku terlipat dengan sempurna. Sifat-sifatku
tidak tersembunyi bagi yang memandang, dan zatku diketahui dalam bentuk itu.
Lenyaplah dari penginderaan niscaya engkau melihat pelajaran. Dalam rahasia dan
makna aku tersembunyi agar aku tampak, karena siapa yang menutupi-Ku maka dia
menampakkan-Ku. Makna ini telah disepakati, dan inilah rahasia tersebut.
Keesaan (Al-Wahdah) adalah
ucapan para arifin, kerinduan para pecinta, dan syair-syair mereka.
Masing-masing sesuai kadar rasa spiritual (dzauq) dan sumber
minumnya. Semoga Allah membalas mereka dengan kebaikan bagi kami dan bagi kaum
muslimin. Ungkapan-ungkapan ini tidaklah dipahami kecuali oleh ahli dzauq dan ahli isyarat. Cukuplah bagi orang yang
pemahamannya belum sampai dan ilmunya belum meliputi untuk berserah diri (taslim) dan menyerahkan pemahamannya kepada pemiliknya.
Serta hendaklah ia meyakini kesempurnaan penyucian Allah (tanzih) dan kebatilan penyerupaan Allah dengan makhluk
(tasybih). Karena makna-makna ini adalah dzauq (rasa) yang tidak diraih kecuali dengan
bersahabat bersama para ahli dzauq.
<<Sebelumnya
Sesudahnya>>
Daftar Isi
Silahkan Download Kitab Aslinya Disini
Silahkan Download Kitab Terjemahnya Disini
Silahkan Bagikan Artikel ini
Mohon Maaf, Kepada Semua Sahabat, Atas Ketidak Nyamanannya, Dengan adanya Iklan Adsens. Mohon Keridhoannya. Terima Kasih.**** Apabila ada link Download yg rusak/mati, mohon beritahu kami lewat komentar dibawah ini.