بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيمِ
اللهُم َّصلِّ علٰى سَيِّدنا مُحَمّدٍ عبدِكَ وَنبيِّكَ ورسولِكَ النَّبيِّ الاُمِيّ وَعلٰى اٰلهِ وَصَحْبِهِ وسَلِّم تسليماً بقدرِ عظمةِ ذاَتِكَ في كـُلِّ وَقتٍ وَحيـنٍ
Iqazh al-Himam:
Syarah Al-Hikam
Ahmad bin Ajibah al-Hasani
Iqazh al-Himam fi Syarh al-Hikam merupakan salah satu karya syarah paling penting atas Al-Hikam al-‘Athaiyyah, mahakarya tasawuf yang ditulis oleh Tajuddin Ahmad bin Athaillah as-Sakandari. Kitab ini disusun oleh Ahmad bin Ajibah al-Hasani, seorang ulama dan sufi besar dari Maroko, yang hidup pada abad ke-18 M. Kehadiran terjemahan karya ini ke dalam bahasa Indonesia menjadi kontribusi penting bagi pengayaan khazanah spiritual Islam, khususnya bagi pembaca yang ingin memahami tasawuf secara mendalam namun tetap berlandaskan syariat.
Al-Hikam sendiri bukan sekadar kumpulan kata mutiara, melainkan ringkasan pengalaman ruhani dan refleksi mendalam tentang hubungan hamba dengan Allah SWT. Melalui Igazh al-Himam, Ibn Ajibah memperluas makna hikmah-hikmah tersebut dengan penjelasan yang sistematis, argumentatif, dan sarat rujukan Al-Qur’an, hadis, serta pengalaman suluk. Syarah ini berfungsi sebagai jembatan antara teks hikmah yang padat dengan pemahaman praktis bagi para penempuh jalan spiritual.
Keunggulan utama Iqazh al-Himam terletak pada pendekatannya yang seimbang antara dimensi lahir dan batin. Ibn Ajibah, sebagai sufi dari tarekat Syadziliyah-Darqawiyah, menegaskan bahwa tasawuf sejati tidak pernah bertentangan dengan syariat. Ia menjelaskan konsep-konsep penting seperti fana, baqa, maqam, dan hal dengan bahasa yang kaya makna, namun tetap membumi dan aplikatif bagi kehidupan seorang muslim.
Terjemahan kitab ini memiliki tantangan tersendiri karena padatnya istilah tasawuf dan kedalaman makna bahasa Arab klasik. Namun dengan upaya menjaga keseimbangan antara ketepatan makna dan keterbacaan, terjemahan Igazh al-Himam diharapkan mampu menjangkau pembaca Indonesia tanpa kehilangan ruh spiritual teks aslinya. Beberapa istilah kunci tetap dipertahankan dengan penjelasan kontekstual agar kedalaman makna tidak tereduksi.
Secara keseluruhan, Igazh al-Himam bukan hanya layak dibaca sebagai karya ilmiah tasawuf, tetapi juga sebagai panduan ruhani bagi siapa saja yang ingin menempuh jalan pengenalan kepada Allah SWT.
Silahkan Download ebooknya Disini
Daftar Kitab Terjemah
Silahkan Bagikan Artikel ini
Mohon Maaf, Kepada Semua Sahabat, Atas Ketidak Nyamanannya, Dengan adanya Iklan Adsen. Mohon Keridhoannya. Terima Kasih.**** Apabila ada link Download yg rusak/mati, mohon beritahu kami lewat komentar dibawah ini.
Title : Download Terjemah Kitab Iqazh al-Himam fi Syarh al-Hikam
Description : Iqazh al-Himam: Syarah Al-Hikam Ahmad bin Ajibah al-Hasani Iqazh al-Himam fi Syarh al-Hikam merupakan salah satu karya syarah paling pent...