بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيمِ
اللهُم َّصلِّ علٰى سَيِّدنا مُحَمّدٍ عبدِكَ وَنبيِّكَ ورسولِكَ النَّبيِّ الاُمِيّ وَعلٰى اٰلهِ وَصَحْبِهِ وسَلِّم تسليماً بقدرِ عظمةِ ذاَتِكَ في كـُلِّ وَقتٍ وَحيـنٍ
Wasiat No. 38
Mencintai Para Penolong Agama
Allah
الوصية رقم ٣٨
حب أنصار دين الله
إذا رأيت أنصارياً أو أنصاريةً - وإن كان عدواً لك - فلتُحِبَّه الحب الشديد، واحذر أن تبغضه فتخرج من الإيمان، فإن النبي ﷺ لقي امرأة من الأنصار في طريقه فقال لها (إنكم لَمِن أحبِّ خَلْقِ الله إليَّ) وثبت عن رسول الله ﷺ أنه قال (آيةُ الإيمان حُبُّ الأنصار، وآيةُ النفاق بغضُ الأنصار) واعلم أن كل من نصر دين الله في أي زمان كان فهو من الأنصار وهو داخل في حكم هذا الحديث، واعلم أن الأنصار لدين الله رجلان: الواحد نَصَرَ دين الله ابتداءً من نفسه من غير أن يعرف وجوب ذلك عليه، ورجل عرف وجوب نصرة الدين عليه بقوله ﴿يا أيها الذين آمنوا كونوا أنصار الله﴾ فأمرهم بنصرة الله فأدى واجباً في نصرته فله أجر النصرة وأجر أداء الواجب بما نواه من امتثال أمر الله في ذلك وتعين عليه، ولو كفاه غيره مؤنة ذلك، فلا تتأخر عن أمر الله ونصرة الله، قد تكون بما يُعطى من العلم المُظهر للحق الدافع للباطل فهو جهاد معنوي محسوس، فكونه معنوياً لأن الباطن يقبله فإن العلم متعلقه النفس، وأما كونه محسوساً فما يتعلق بذلك من العبارة عنه باللسان أو الكتابة فيحصل للسامع أو الناظر بطريق السمع من المتكلم، أو بطريق النظر من الكتابة، وجهاد العدو نصرةٌ محسوسة ما هي معنوية فإنه ما نال العدو من المقاتل له شيئاً في الباطن يرده عن اعتقاده كما ناله من العالم إذا علّمه وأصغى إليه ووفقه الله للقبول وفتح عين فهمه لما يُورده عليه العالم في تعليمه، وهي أعظم نصرةٍ وهو أعظم أنصاريّ لله، يقول النبي ﷺ (لأن يهدي الله بك رجلاً واحداً خيرٌ لك مما طلعت عليه الشمس) وقد طلعت الشمس على كل عالم عامل بخير، فأنت خيرٌ منه إذا نصرت بتعلم العلم دين الله في نفس هذا المخاطب
Jika engkau melihat
seorang laki-laki atau perempuan dari kaum Anshar—meskipun ia adalah
musuhmu—maka cintailah ia dengan kecintaan yang sangat dalam. Waspadalah jangan
sampai engkau membencinya sehingga engkau keluar dari keimanan. Sesungguhnya
Nabi ﷺ pernah bertemu seorang wanita Anshar di jalan lalu bersabda
kepadanya: "Sesungguhnya kalian termasuk makhluk Allah yang paling aku
cintai". Telah tetap pula dari Rasulullah ﷺ bahwa beliau bersabda: "Tanda keimanan adalah
mencintai kaum Anshar, dan tanda kemunafikan adalah membenci kaum Anshar".
Ketahuilah bahwa setiap orang yang menolong agama Allah di masa kapan pun, maka
ia termasuk bagian dari kaum Anshar dan masuk ke dalam hukum hadis ini.
Ketahuilah bahwa
penolong agama Allah terbagi menjadi dua golongan:
·
Pertama: Seseorang yang
menolong agama Allah atas inisiatif dirinya sendiri tanpa (sebelumnya)
mengetahui kewajiban hal tersebut atasnya.
·
Kedua: Seseorang yang
mengetahui kewajiban menolong agama berdasarkan firman-Nya: "Wahai orang-orang yang beriman, jadilah kalian
penolong-penolong (agama) Allah". Ia pun melaksanakan kewajiban
tersebut, maka baginya pahala menolong (agama) dan pahala menunaikan kewajiban
atas niatnya mematuhi perintah Allah.
Meskipun orang lain
sudah mencukupi tugas tersebut, janganlah engkau terlambat dalam menjalankan
perintah Allah dan menolong agama-Nya. Menolong agama bisa dilakukan melalui
ilmu yang menampakkan kebenaran dan menolak kebatilan; ini adalah jihad maknawi
yang terasa (nyata). Dikatakan maknawi karena batin menerimanya dan ilmu itu
berkaitan dengan jiwa, sedangkan dikatakan terasa (mahsus) karena ia melibatkan
ungkapan lisan atau tulisan yang sampai kepada pendengar atau pembaca.
Berjihad melawan musuh
(fisik) adalah pertolongan yang nyata dan bukan maknawi, karena musuh tidak
mendapatkan sesuatu pun di dalam batin pejuang yang bisa mengubah keyakinannya.
Hal ini berbeda dengan apa yang didapatkan dari seorang alim (ulama) ketika ia
mengajar dan seseorang mendengarkannya, lalu Allah memberinya taufik untuk
menerima dan membuka mata pemahamannya terhadap apa yang disampaikan alim
tersebut. Ini adalah pertolongan yang paling agung dan dialah penolong Allah
yang paling utama. Nabi ﷺ
bersabda: "Sungguh, jika Allah memberi petunjuk kepada satu orang
melalui perantaramu, itu lebih baik bagimu daripada segala apa yang disinari
oleh matahari". Matahari menyinari setiap orang berilmu yang
beramal kebaikan, maka engkau lebih baik darinya jika engkau menolong agama
Allah dalam diri lawan bicaramu dengan mengajarkan ilmu.
<<Sebelumnya
Selanjutnya>>
Daftar isi Kitab Wasiat – Wasiat Ibn ‘Arabi
Cara cepat dan tanpa Ribet untuk memiliki 200 + Kitab Terjemah. Klik disini
Silahkan Bagikan Artikel ini
Mohon Maaf, Kepada Semua Sahabat, Atas Ketidak Nyamanannya, Dengan adanya Iklan Adsens. Mohon Keridhoannya. Terima Kasih.**** Apabila ada link Download yg rusak/mati, mohon beritahu kami lewat komentar dibawah ini.
Title : Terjemah Al-Washaya li Ibn al-‘Arabi 38: Mencintai Para Penolong Agama Allah
Description : Wasiat No. 38 Mencintai Para Penolong Agama Allah الوصية رقم ٣٨ حب أنصار دين الله إذا رأيت أنصارياً أو أنصاريةً - وإن كان عدواً لك...