بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيمِ
اللهُم َّصلِّ علٰى سَيِّدنا مُحَمّدٍ عبدِكَ وَنبيِّكَ ورسولِكَ النَّبيِّ الاُمِيّ وَعلٰى اٰلهِ وَصَحْبِهِ وسَلِّم تسليماً بقدرِ عظمةِ ذاَتِكَ في كـُلِّ وَقتٍ وَحيـنٍ

Uzlah (Penyendirian) dan Fikrah
(Berfikir)
العزلة والفكرة
ولما كان التخلص من دقائق الرياء ومخادع النفوس،
لا يكون في الغالب إلا بالفكرة، ولا تتم الفكرة إلا بالعزلة، ذكرها فقال
[ما نفع القلب شيء مثل عزلة يدخل بها
ميدان فكرة]
النفع: إيصال الفائدة، والقلب: القوة المستعدة لقبول العلم، والعزلة: انفراد القلب بالله، وقد يراد بها الخلوة التي هي انفراد
القالب عن الناس وهو المراد هنا، إذ لا ينفرد القلب في الغالب إلا إذا انفرد
القالب، وميدان بالفتح
والكسر في الميم: مجال الخيل استعير هنا للأفكار، إذ ترددها في مواقعها كتردد
الخيل في مجالها، والفكرة: سير القلب إلى حضرة الرب،
وهي على قسمين: فكرة تصديق وإيمان، وفكرة شهود وعيان على ما يأتي
قلت: لا شيء أنفع للقلب من عزلة مصحوبة بفكرة،
لأن العزلة كالحمية والفكرة كالدواء فلا ينفع الدواء من غير حمية، ولا فائدة في
الحمية من غير دواء. فلا خير في عزلة لا فكرة فيها، ولا نهوض لفكرة لا عزلة معها،
إذ المقصود من العزلة هو تفرغ القلب، والمقصود من التفرغ هو جولان القلب واشتغال
الفكرة، والمقصود من اشتغال الفكرة تحصيل العلم وتمكنه من القلب، وتمكن العلم
بالله من القلب هو دواؤه. وغاية صحته وهو الذي سماه الله القلب السليم، قال الله
تعالى في شأن القيامة
(يَوْمَ لَا يَنْفَعُ مَالٌ وَلَا
بَنُونَ . إِلَّا مَنْ أَتَى اللَّهَ بِقَلْبٍ سَلِيمٍ)
أي صحيح. وقد قالوا: إن القلب كالمعدة إذا قويت
عليها الأخلاط مرضت ولا ينفعها إلا الحمية، وهي قلة موادها ومنعها من كثرة الأخلاط.
وفي الحديث: «الْمَعِدَةُ بَيْتُ الدَّاءِ، وَالْحِمْيَةُ رَأْسُ الدَّوَاءِ
Uzlah (Penyendirian) dan Fikrah
(Berfikir)
Karena melepaskan diri
dari halusnya sifat riya dan tipu daya nafsu biasanya tidak bisa terjadi kecuali
dengan fikrah (pemikiran/kontemplasi), dan fikrah tidak akan sempurna kecuali dengan uzlah (penyendirian), maka penulis menyebutkan:
"Tidak ada sesuatu yang
lebih bermanfaat bagi hati melebihi penyendirian (uzlah) yang membawanya masuk
ke medan kontemplasi (fikrah)."
·
Manfaat (An-Naf'u): Menyampaikan faedah/kegunaan.
·
Hati (Al-Qalb): Kekuatan yang siap untuk menerima ilmu.
·
Uzlah: Menyendirinya hati
bersama Allah. Terkadang yang dimaksud adalah khalwah, yaitu
menyendirinya raga dari manusia, dan itulah yang dimaksud di sini. Sebab, hati
biasanya tidak bisa menyendiri kecuali jika raganya juga menyendiri.
·
Medan (Maidan): Secara harfiah adalah lapangan kuda, di sini dipinjam
(metafora) bagi pikiran. Karena berbolak-baliknya pikiran pada tempatnya seperti
berbolak-baliknya kuda di lapangannya.
·
Fikrah: Perjalanan hati
menuju hadirat Tuhan. Ini terbagi dua: kontemplasi dalam bentuk pembenaran
(tashdiq) dan iman, serta kontemplasi dalam bentuk penyaksian (syuhud) dan mata
hati (ayan).
Aku berkata: Tidak ada
yang lebih bermanfaat bagi hati daripada penyendirian yang dibarengi dengan
kontemplasi. Karena penyendirian itu seperti diet (menjaga makanan), sedangkan
kontemplasi seperti obat. Obat tidak akan bermanfaat tanpa diet, dan tidak ada
gunanya diet tanpa obat. Maka tidak ada kebaikan dalam penyendirian tanpa
kontemplasi, dan tidak ada kebangkitan bagi kontemplasi tanpa penyendirian.
Tujuan dari
penyendirian adalah kosongnya hati (dari gangguan luar). Tujuan dari kosongnya
hati adalah agar hati bisa berkelana dan sibuk dalam kontemplasi. Tujuan dari
kesibukan kontemplasi adalah meraih ilmu dan memantapkannya di dalam hati. Dan
mantapnya ilmu tentang Allah di dalam hati adalah obat bagi hati tersebut.
Puncak kesehatannya adalah apa yang Allah sebut sebagai Qalbun Salim (hati yang selamat/sehat). Allah Ta'ala
berfirman mengenai hari kiamat:
"(Yaitu) di hari harta dan
anak-anak laki-laki tidak berguna, kecuali orang-orang yang menghadap Allah
dengan hati yang bersih (salim)."
Maksudnya adalah hati
yang sehat. Para ulama berkata: Sesungguhnya hati itu seperti lambung; jika
terlalu banyak campuran (makanan/masalah duniawi), ia akan sakit. Tidak ada
yang bermanfaat baginya kecuali diet (himyah), yaitu
mengurangi asupan dan mencegahnya dari terlalu banyak campuran. Dalam sebuah
hadis disebutkan: "Lambung adalah rumah penyakit, dan diet
(menjaga asupan) adalah pokok dari segala obat."
وكذلك القلب إذا قويت عليه الخواطر واستحوذ عليه
الحس مرض وربما مات، ولا ينفعه إلا الحمية منها؛ والفرار من مواطنها، وهي الخلطة.
فإذا اعتزل عن الناس واستعمل الفكرة نجح دواؤه واستقام قلبه، وإلا بقى سقيمًا حتى
يلقى الله بقلب سقيم بالشك والخواطر الرديئة، نسأل الله العافية. قال الجنيد رضي
الله عنه: أشرف المجالس الجلوس مع الفكرة في ميدان التوحيد.
وقال الشيخ أبو الحسن رضي الله عنه: ثمار العزلة
الظفر بمواهب المنة، وهي أربعة: كشف الغطاء، وتنزل الرحمة، وتحقق المحبة، ولسان
الصدق في الكلمة.
قال الله تعالى فَلَمَّا اعْتَزَلَهُمْ وَمَا يَعْبُدُونَ مِنْ دُونِ اللَّهِ وَهَبْنَا لَهُ الآية
Demikian pula halnya
dengan hati; apabila lintasan-lintasan pikiran (duniawi) telah menguasainya dan
perasaan-perasaan indrawi telah mendominasinya, maka hati akan menjadi sakit
dan terkadang bisa mati. Tidak ada yang bermanfaat baginya kecuali dengan melakukan
"diet" (himyah) dari hal-hal tersebut dan
lari dari tempat-tempat asalnya, yaitu percampuran (al-khulthah
- terlalu banyak bergaul dengan manusia).
Maka, jika seseorang
mengasingkan diri (uzlah) dari manusia dan menggunakan
daya kontemplasi (fikrah), niscaya obatnya akan
berhasil dan hatinya akan menjadi lurus (sehat). Jika tidak, maka ia akan terus
sakit sampai ia bertemu Allah dengan hati yang berpenyakit akibat keragu-raguan
(syak) dan lintasan-lintasan pikiran yang buruk. Kita
memohon keselamatan ('afiyah) kepada Allah.
Al-Junid radhiyallahu 'anhu berkata:
"Majelis yang
paling mulia adalah duduk bersama kontemplasi (fikrah) di dalam
medan tauhid."
Syekh Abu al-Hasan radhiyallahu 'anhu berkata: "Buah dari uzlah adalah keberhasilan meraih anugerah-anugerah
pemberian (Allah), yang terdiri dari empat hal:
1.
Tersingkapnya tabir (kasyf al-ghitha).
2.
Turunnya rahmat.
3.
Terwujudnya kecintaan (mahabbah).
4.
Lisan yang jujur dalam setiap perkataan."
Allah Ta'ala
berfirman: "Maka ketika Ibrahim
menjauhkan diri dari mereka dan dari apa yang mereka sembah selain Allah, Kami
anugerahkan kepadanya..." (Al-Ayat).
<<Sebelumnya
Sesudahnya>>
Daftar Isi
Silahkan Download Kitab Aslinya Disini
Silahkan Download Kitab Terjemahnya Disini
Silahkan Bagikan Artikel ini
Mohon Maaf, Kepada Semua Sahabat, Atas Ketidak Nyamanannya, Dengan adanya Iklan Adsens. Mohon Keridhoannya. Terima Kasih.**** Apabila ada link Download yg rusak/mati, mohon beritahu kami lewat komentar dibawah ini.