بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيمِ
اللهُم َّصلِّ علٰى سَيِّدنا مُحَمّدٍ عبدِكَ وَنبيِّكَ ورسولِكَ النَّبيِّ الاُمِيّ وَعلٰى اٰلهِ وَصَحْبِهِ وسَلِّم تسليماً بقدرِ عظمةِ ذاَتِكَ في كـُلِّ وَقتٍ وَحيـنٍ

Kitab Mukasyafatul Qulub Bab Ke-50
Penjelasan tentang Pelataran Jahanam dan Azabnya
الباب الخمسون
في بيان عرصات جهنم وعذابها
قال الله تعالى:{ لها سبعة أبواب لكل باب منهم جزء مقسوم } المراد بالجزء هنا الحزب والطائفة والفريق وقيل المراد بالأبواب الأطباق طبق فوق طبق قال ابن جريج: النار سبع دركات وهي جهنم ثم لظى ثم الحطمة ثم السعير ثم سقر ثم الجحيم ثم الهاوية فأعلاها للموحدين والثانية لليهود والثالثة للنصارى والرابعة للصابئين والخامسة للمجوس والسادسة للمشركين والسابعة للمنافقين
جهنم أعلى الطبقات ثم بعدها تحتها ثم كذلك كذا قيل والمعنى أن الله يجزي أتباع إبليس سبعة أجزاء فيدخل كل جزء وقسم دركة من النار والسبب فيه أن مراتب الكفر والمعاصي مختلفة فلذلك اختلفت مراتبهم في النار وقيل جعلت سبعة أطباق على وفق الأعضاء السبعة من العين والأذن واللسان والبطن والفرج واليد والرجل لأنها مصادر السيئات فكانت مواردها الأبواب السبعة
وعن علي رضي الله عنه قال أطباق جهنم سبعة بعضها فوق بعض فيملأ الأول ثم الثاني ثم الثالث حتى تملأ كلها، وأخرج البخاري في تاريخه والترمذي عن ابن عمر قال قال رسول الله ﷺ لجهنم سبعة أبواب منها لمن سل السيف على أمتي
(وروى) الطبراني في الأوسط أن جبريل جاء إلى النبي ﷺ في غير حينه الذي كان يأتيه فيه فقام إليه رسول الله ﷺ فقال يا جبريل مالي أراك متغير اللون فقال ما جئتك حتى أمر الله تعالى بمنافخ النار فقال رسول الله ﷺ يا جبريل صف لي النار أو أنعت لي جهنم. فقال جبريل أن الله تبارك وتعالى أمر بجهنم فأوقد عليها ألف عام حتى أبيضت ثم أوقد عليها ألف عام حتى أحمرت ثم أمر فأوقد عليها ألف عام حتى أسودت فهي سوداء مظلمة لا يضيء شررها ولا يطفأ لهيبها
Allah Ta'ala berfirman: "Jahanam
itu mempunyai tujuh pintu. Tiap-tiap pintu telah ditetapkan untuk golongan yang
tertentu dari mereka." (QS. Al-Hijr: 44). Yang dimaksud dengan "Juz'un"
(bagian) di sini adalah kelompok, golongan, atau faksi. Ada pula yang
berpendapat bahwa yang dimaksud dengan pintu-pintu tersebut adalah
tingkatan-tingkatan (athbaq), di mana satu tingkatan berada di atas
tingkatan lainnya.
Ibnu Juraij mengatakan: "Neraka
itu memiliki tujuh tingkatan (darakat), yaitu: Jahanam, kemudian Lazha,
lalu Al-Huthamah, lalu As-Sa'ir, lalu Saqar, lalu Al-Jahim, dan kemudian
Al-Hawiyah. Tingkatan yang paling atas adalah untuk orang-orang yang bertauhid
(yang bermaksiat), yang kedua untuk kaum Yahudi, yang ketiga untuk kaum Nasrani,
yang keempat untuk kaum Shabi'in, yang kelima untuk kaum Majusi, yang keenam
untuk orang-orang musyrik, dan yang ketujuh untuk orang-orang munafik."
Jahanam adalah tingkatan yang paling
atas, kemudian disusul tingkatan di bawahnya, dan seterusnya seperti itu. Dan
maknanya adalah bahwa Allah membagi para pengikut Iblis menjadi tujuh golongan,
lalu setiap golongan atau bagian dimasukkan ke dalam satu tingkatan neraka.
Alasan di balik hal ini adalah karena tingkatan kekufuran dan kemaksiatan itu
berbeda-beda, oleh karena itu tingkatan mereka di neraka pun berbeda-beda. Ada
pula yang berpendapat bahwa neraka dijadikan tujuh tingkatan sesuai dengan
tujuh anggota badan, yaitu: mata, telinga, lisan, perut, kemaluan, tangan, dan
kaki, karena anggota-anggota badan inilah yang menjadi sumber-sumber dosa,
sehingga pintu masuknya pun disesuaikan menjadi tujuh pintu.
Diriwayatkan dari Ali radhiyallahu
'anhu, ia berkata: "Tingkatan-tingkatan Jahanam itu ada tujuh,
sebagian berada di atas sebagian yang lain. Tingkatan pertama akan dipenuhi
terlebih dahulu, kemudian yang kedua, lalu yang ketiga, hingga semuanya
penuh." Dan Imam Al-Bukhari meriwayatkan dalam kitab Tarikh-nya
serta Imam At-Tirmidzi, dari Ibnu Umar, ia berkata bahwa Rasulullah ﷺ
bersabda: "Jahanam memiliki tujuh pintu, salah satu pintunya
diperuntukkan bagi orang yang menghunuskan pedang kepada umatku."
(Dan diriwayatkan) oleh At-Thabrani
dalam kitab Al-Awsat bahwa Malaikat Jibril datang kepada Nabi ﷺ
bukan pada waktu biasanya ia datang. Maka Rasulullah ﷺ
bangkit menemuinya dan bersabda: "Wahai Jibril, mengapa aku melihat
warnamu (wajahmu) berubah?" Jibril menjawab: "Aku tidak datang
kepadamu sampai Allah Ta'ala memerintahkan untuk menyalakan api neraka."
Maka Rasulullah ﷺ bersabda: "Wahai Jibril, sifatkanlah
neraka kepadaku atau gambarkanlah Jahanam kepadaku." Jibril menjawab: "Sesungguhnya
Allah Tabaraka wa Ta'ala memerintahkan agar neraka Jahanam dinyalakan, maka ia
dibakar selama seribu tahun sampai memutih. Kemudian dibakar lagi selama seribu
tahun sampai memerah, lalu diperintahkan lagi untuk dibakar selama seribu tahun
sampai menghitam. Maka neraka itu kini hitam pekat dan gelap gulita, percikan
apinya tidak menerangi dan kobaran apinya tidak pernah padam."
والذي بعثك بالحق لو أن قدر ثقب إبرة فتح من جهنم لمات من في الأرض كلهم جميعاً والذي بعثك بالحق لو أن خازناً من خزنة جهنم برز إلى أهل الدنيا لمات من في الأرض كلهم جميعاً من قبح وجهه ونتن ريحه والذي بعثك بالحق لو أن حلقة من حلق سلسلة أهل النار التي نعت الله في كتابه وضعت على جبال الدنيا لأرفضت وما تقاربت حتى تنتهي إلى الأرض السفلى
فقال رسول الله ﷺ حسبي يا جبريل لا ينصدع قلبي فأموت. قال: فنظر رسول الله ﷺ إلى جبريل وهو يبكي! فقال: تبكي يا جبريل وأنت من الله بالمكان الذي أنت فيه فقال مالي ولا أبكي وأna أحق بالبكاء لعلي أكون في علم الله على غير الحالة التي أنا عليها وما أدري لعلي أبتلي بما ابتلي إبليس فقد كان من الملائكة وما أدري لعلي أبتلي بما ابتلي به هاروت وماروت
قال فبكى النبي ﷺ وبكى جبريل فما زالا يبكيان حتى نودي أن يا جبريل ويا محمد إن الله تعالى قد آمنكما أن تعصياه فارتفع جبريل وخرج رسول الله ﷺ فمر بقوم من الأنصار يضحكون ويلعبون. فقال: أتضحكون ووراءكم جهنم فلو تعلمون ما أعلم لضحكتم قليلاً ولبكيتم كثيراً ولما أسغتم الطعام والشراب ولخرجتم إلى الصعدات تجأرون إلى الله عز وجل فنودي يا محمد لا تقنط عبادي إنما بعثتك مبشراً ولم أبعثك معسراً. فقال ﷺ سددوا وقاربوا
وروى الإمام أحمد أنه ﷺ قال لجبريل: مالي لا أرى ميكائيل ضاحكاً قط. قال ما ضحك ميكائيل منذ خلقت النار
وروى مسلم أن رسول الله ﷺ قال يؤتى بجهنم يوم القيامة لها سبعون ألف زمام مع كل زمام سبعون ألف ملك يجرونها
"Demi Dzat yang mengutusmu dengan kebenaran, seandainya
neraka Jahanam dibuka seukuran lubang jarum saja, niscaya seluruh penduduk bumi
ini akan mati semuanya. Demi Dzat yang mengutusmu dengan kebenaran, seandainya
salah seorang malaikat penjaga Jahanam menampakkan diri kepada penduduk dunia,
niscaya seluruh penduduk bumi akan mati semuanya karena saking buruk rupa
wajahnya dan busuk baunya. Demi Dzat yang mengutusmu dengan kebenaran,
seandainya satu lingkaran dari rantai belenggu penghuni neraka—yang telah Allah
sebutkan sifatnya di dalam Kitab-Nya—diletakkan di atas gunung-gunung dunia,
niscaya gunung-gunung itu akan hancur lebur dan tidak akan berhenti (ambles)
hingga menembus ke dasar bumi yang paling bawah."
Maka Rasulullah ﷺ bersabda: *"Cukup, wahai Jibril! Jangan sampai hatiku
hancur (karena takut) lalu aku mati."* (Perawi) berkata: Lalu Rasulullah ﷺ
melihat ke arah Jibril dan ternyata Jibril sedang menangis! Nabi bersabda:
*"Apakah kamu menangis wahai Jibril, padahal kamu memiliki kedudukan yang
begitu tinggi di sisi Allah?"* Jibril menjawab: *"Mengapa aku tidak
menangis? Akulah yang justru lebih berhak untuk menangis, karena jangan-jangan
dalam ilmu Allah, keadaanku berubah dari yang sekarang. Aku tidak tahu, bisa
jadi aku akan diuji (dengan kesesatan) seperti halnya Iblis diuji—padahal
dulunya ia termasuk golongan malaikat—dan aku tidak tahu, bisa jadi aku diuji
seperti halnya Harut dan Marut diuji."*
(Perawi) melanjutkan: Maka Nabi ﷺ pun ikut menangis dan
Jibril juga menangis. Keduanya terus menangis hingga terdengar seruan (dari Allah):
*"Wahai Jibril, wahai Muhammad! Sesungguhnya Allah Ta'ala telah memberikan
jaminan keamanan kepada kalian berdua bahwa kalian tidak akan
mendurhakai-Nya."* Mendengar hal itu, Jibril lalu naik (ke langit) dan
Rasulullah ﷺ
keluar.
Beliau kemudian berjalan melewati sekelompok kaum Anshar
yang sedang tertawa-tawa dan bermain-main. Beliau lalu bersabda: *"Apakah
kalian tertawa, padahal di belakang kalian ada neraka Jahanam? Seandainya
kalian mengetahui apa yang aku ketahui, niscaya kalian akan sedikit tertawa dan
banyak menangis, kalian tidak akan merasa nikmat saat menelan makanan dan
minuman, dan kalian pasti akan keluar menuju jalan-jalan perbukitan untuk
memohon perlindungan dengan meratap kepada Allah 'Azza wa Jalla."*
Tiba-tiba terdengar seruan (wahyu): *"Wahai Muhammad, janganlah kamu
membuat hamba-hamba-Ku berputus asa. Sesungguhnya Aku mengutusmu sebagai
pembawa kabar gembira (mubasysyiran) dan Aku tidak mengutusmu untuk membuat
orang kesulitan (mu'assiran)."* Maka Nabi ﷺ bersabda (kepada kaum
Anshar): *"Berbuat benarlah (sesuai syariat) dan mendekatlah (kepada
kesempurnaan)."*
Imam Ahmad meriwayatkan bahwa Nabi ﷺ pernah bertanya
kepada Jibril: *"Mengapa aku tidak pernah melihat Malaikat Mikail
tersenyum sama sekali?"* Jibril menjawab: *"Mikail tidak pernah
tersenyum lagi semenjak neraka diciptakan."*
(Dan diriwayatkan) oleh Imam Muslim bahwasanya Rasulullah ﷺ
bersabda: *"Neraka Jahanam akan didatangkan pada hari kiamat dengan
memiliki 70.000 tali kendali, dan setiap tali kendali ditarik oleh 70.000
malaikat."*
<<Sebelumnya
Selanjutnya>>
KEMBALI KE AWAL (Daftar isi)
Download Terjemah Kitab Mukasyafatul Qulub
Download Kitab Mukasyafatul Qulub (Arab)
Silahkan Bagikan Artikel ini
Mohon Maaf, Kepada Semua Sahabat, Atas Ketidak Nyamanannya, Dengan adanya Iklan Adsens. Mohon Keridhoannya. Terima Kasih.**** Apabila ada link Download yg rusak/mati, mohon beritahu kami lewat komentar dibawah ini.