بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيمِ
اللهُم َّصلِّ علٰى سَيِّدنا مُحَمّدٍ عبدِكَ وَنبيِّكَ ورسولِكَ النَّبيِّ الاُمِيّ وَعلٰى اٰلهِ وَصَحْبِهِ وسَلِّم تسليماً بقدرِ عظمةِ ذاَتِكَ في كـُلِّ وَقتٍ وَحيـنٍ
التعرف لمذهب أهل التَّصوُّف
Karya
Ibn Abi Ishaq Muhammad Ibn Ibrahim Ibn Ya’qub Al-Bukhari Al-Kalabadzi
Bab 19.
AJARAN KAUM SUFI TENTANG ANAK-ANAK
**الباب التاسع عشر**
**قولهم في الأطفال**
وأَقَرُّوا أَنَّ أَطْفَالَ المؤمِنِين مع آبائهم في الجَنَّةِ
واختَلَفُوا في أَطْفَالِ المشْرِكِين، فمنهم من قال: لا يُعَذِّبُ الله بال نَّارِ إِلَّا بعد لزُوم الحُجَّةِ على من عاند وكَفَر، ووجَبَت عليه الأحْكِام. وأرجَأَ الأكْثَرُون أمرَهم إلى اللهِ تعَالَى، وجَوَّزُوا تعذِيبَهم وتنعِيمَهم
وأَجْمَعُوا على أَنَّ المسْحَ على الخُفَّينِ حقٌّ
* وجَوَّزُوا أَنْ يرزُقَ اللهُ الحَرَامَ
وأَنْكَرُوا الجِدَالَ والمِرَاءَ في الدِّين، والخُصُومَةَ في القَدَر، والتَّنَازُعَ فيه
ورَأَوُا التَّشَاغُلَ بما لهم وعليهم أَوْلَى من الخُصُومَاتِ في الدِّين
ورَأَوُا طَلَبَ العِلْمِ أَفْضَلَ الأَعْمَال، وهو علم الوقت بما يجب عليهم ظَاهِرًا وبَاطِنًا
وهم أَشْفَقُ الناس على خلق الله: من فصيح وأعجم، وأبذل الناس بما في أيديهم، وأزهدهم عما في أيدي الناس، وأشدُّهم إعراضًا عن الدنيا، وأكثرهم طلبًا للسُّنَّةِ والآثار، وأحرصهم على اتباعها
**Pendapat Mereka Tentang Anak-anak**
* Dan mereka mengakui (bersepakat) bahwa anak-anak kaum mukminin berada bersama orang tua mereka di dalam surga.
* Namun mereka berselisih pendapat mengenai anak-anak orang musyrik: di antara mereka ada yang berpendapat bahwa Allah tidak akan mengazab dengan neraka kecuali setelah tegaknya hujjah (bukti/petunjuk) atas orang yang membangkang dan kufur serta telah berlaku hukum baginya. Sedangkan mayoritas dari mereka menyerahkan urusan anak-anak tersebut kepada Allah Ta'ala, dan membolehkan (menganggap mungkin) Allah mengazab mereka atau memberi mereka kenikmatan.
* Mereka sepakat bahwa mengusap *khuffain* (sepatu kulit) adalah sesuatu yang haq (disyariatkan).
* Mereka membolehkan (mengakui) bahwa Allah bisa saja memberikan rezeki yang tergolong haram.
* Mereka mengingkari (menolak) perdebatan dan pertengkaran dalam agama, perselisihan tentang takdir, serta percekcokan mengenainya.
* Mereka memandang bahwa sibuk mengurus kewajiban dan hak diri sendiri adalah lebih utama daripada terlibat dalam perselisihan agama.
* Mereka memandang bahwa menuntut ilmu adalah seutama-utama amal, yaitu ilmu masa kini tentang apa yang diwajibkan atas mereka secara lahir maupun batin.
* Dan mereka adalah manusia yang paling berkasih sayang kepada makhluk Allah—baik yang fasih (Arab) maupun yang 'ajam (non-Arab)—paling dermawan dengan apa yang ada di tangan mereka, paling zuhud terhadap apa yang ada di tangan orang lain, paling berpaling dari (gemerlap) dunia, paling banyak mencari sunnah dan atsar (riwayat para sahabat/salaf), serta paling bersemangat untuk mengikutinya.
<<Sebelumnya
Selanjutnya>>
Kembali ke Daftar isi Kitab
Cara cepat dan tanpa Ribet untuk memiliki 200 +
Silahkan Bagikan Artikel ini
Mohon Maaf, Kepada Semua Sahabat, Atas Ketidak Nyamanannya, Dengan adanya Iklan Adsense. Mohon Keridhoannya dan ikut meng-KLIK iklannya. Terima Kasih.**** Apabila ada link Download yg rusak/mati, mohon beritahu kami lewat komentar dibawah ini.
Title : Terjemah Kitab Al-Ta-aruf Bab 19. AJARAN KAUM SUFI TENTANG ANAK-ANAK
Description : التعرف لمذهب أهل التَّصوُّف Karya Ibn Abi Ishaq Muhammad Ibn Ibrahim Ibn Ya’qub Al-Bukhari Al-Kalabadzi Bab 19. AJARAN KAUM ...