بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيمِ
اللهُم َّصلِّ علٰى سَيِّدنا مُحَمّدٍ عبدِكَ وَنبيِّكَ ورسولِكَ النَّبيِّ الاُمِيّ وَعلٰى اٰلهِ وَصَحْبِهِ وسَلِّم تسليماً بقدرِ عظمةِ ذاَتِكَ في كـُلِّ وَقتٍ وَحيـنٍ
Bagian Kedua
(Fasal tentang Mengusap Dua Sepatu/Khuff)
ا(فصل في المسح على الخفين)
شرع مسح الخف في السنة التاسعة من الهجرة وثبت عنه صلى الله عليه وسلم قولا وفعلا، وعن الحسن قال: حدثني سبعون صحابياً أنه مسح الخفين. وهو بدل عن غسل الرجلين في الوضوء. ويجوز للمقيم أن يمسح عليه يوماً وليلة، وللمسافر ثلاثة أيام بلياليها. وابتداد المدة من آخر حدث شأنه أن يكون غير اختياري كخروج خارج وجنون وإغماء، ومن أول حدث شأنه أن يكون اختيارياً كنوم وسكر بعد لبس الخفين، فإن مسح المقيم في الحضر ثم سافر، أو مسح المسافر في السفر ثم أقام قبل استيفائهما المدة أتم كل منهما مسح مقيم
وشروطه خمسة أشياء (الأول) لبسهما بعد تمام الطهارة (الثاني) كونهما طاهرين (الثالث) كونهما ساترين للقدم مع كعبيه من أسفله وجوانبه لا من أعلاه فيكفي واسع يرى القدم من أعلاه (الرابع) أن يمكن تتابع المشي عليهما بتردد مسافر لحاجته عند الحط والترحال ثلاثة أيام وللمقيم يوما وليلة. (الخامس) أن يمنعا وصول الماء إلى القدم لو صب عليه من غير محل الخرز.ا
ا(ومبطلاته) أربعة (الأول) تمام مدة المسح (الثاني) انخلاعهما أو انخلاع أحدهما (الثالث) حدوث ما يوجب الغسل من نحو جنابة (الرابع) ظهور شيء مما ستر من القدم فلو تخرق من محل الفرض ضرّ ولو تخرقت البطانة أو الظهارة والباقي قوي لم يضر ا(وفرضه) مسح أي جزء من ظاهر أعلى الخف المحاذي لمحل الفرض، ويسن أن يمسح أعلاه وأسفله. وأن يكون خطوطاً بأن يضع يده اليسرى تحت القدم واليمنى على ظهر الأصابع ثم يمر اليمنى إلى آخر ساقه واليسرى إلى أطراف الأصابع من تحت مفرجاً أصابع يديه، ومن نزع خفه أو ظهر شيء مما ستر به أو انقضت المدة وهو متوضىء ما مسح عليه لزمه غسل قدميه فقط.ا
Disyariatkannya mengusap khuff
terjadi pada tahun kesembilan Hijriah dan telah tetap/sah dari Nabi SAW baik
secara perkataan maupun perbuatan. Dari Al-Hasan ia berkata: "Tujuh puluh
orang sahabat menceritakan kepadaku bahwasanya Rasulullah SAW mengusap kedua
khuff." Mengusap khuff merupakan pengganti dari membasuh kedua kaki dalam
wudhu. Boleh bagi orang yang mukim (tidak bepergian) untuk mengusapnya selama
sehari semalam, dan bagi musafir selama tiga hari tiga malam. Perhitungan batas
waktu dimulai sejak akhir hadas yang terjadi secara tidak sengaja/pilihan
(seperti keluarnya sesuatu dari kemaluan, gila, dan pingsan), atau dari awal
hadas yang terjadi secara sengaja/pilihan (seperti tidur dan mabuk setelah
memakai kedua khuff). Jika seorang yang mukim telah mengusap khuff di tempat
tinggalnya lalu bepergian, atau seorang musafir mengusap dalam perjalanannya
kemudian bermukim sebelum batas waktunya habis, maka masing-masing dari
keduanya menyempurnakan batas waktu pengusapan sebagaimana orang yang mukim.
Syarat-syarat mengusap khuff ada 5
perkara:
- Memakainya setelah sempurna bersuci.
- Kedua khuff tersebut dalam keadaan suci.
- Keduanya menutup bagian kaki beserta kedua mata kaki
dari arah bawah dan sampingnya, bukan dari arah atas. Maka sudah cukup
khuff yang longgar yang dapat memperlihatkan bagian kaki dari arah atas.
- Memungkinkan untuk dipakai berjalan secara
terus-menerus sesuai kebutuhan seorang musafir saat singgah maupun
bepergian selama tiga hari, dan bagi mukim selama sehari semalam.
- Keduanya dapat mencegah masuknya air ke kaki jika
disiramkan ke atasnya (bukan dari lubang bekas jahitan).
Hal-hal yang membatalkannya ada 4
perkara:
- Habisnya batas waktu pengusapan.
- Lepasnya kedua khuff atau salah satunya.
- Terjadinya hal yang mewajibkan mandi besar seperti
janabah.
- Tampaknya sebagian dari bagian kaki yang wajib
ditutupi. Jika khuff robek pada bagian yang wajib dibasuh maka
membatalkan, namun jika yang robek hanya lapisan dalam atau lapisan
luarnya saja sedangkan sisanya masih kuat, maka tidak membatalkan.
Kewajiban (Rukun) mengusap khuff: Mengusap bagian mana saja dari permukaan atas khuff yang
sejajar dengan anggota tubuh yang wajib dibasuh saat wudhu. Disunnahkan
mengusap bagian atas dan bawahnya, serta dibuat bergaris-garis dengan cara
meletakkan tangan kiri di bawah kaki dan tangan kanan di atas jemari kaki, lalu
melewatkan/menarik tangan kanan hingga akhir betis dan tangan kiri hingga ke
ujung jari-jari kaki dari arah bawah sambil merenggangkan jari-jari tangannya.
Barangsiapa yang melepas khuff-nya,
atau tampak sebagian dari anggota kaki yang ditutupinya, atau telah habis batas
waktunya sedangkan ia dalam keadaan berwudhu dengan cara mengusap khuff, maka
ia hanya wajib membasuh kedua kakinya saja.
<<Sebelumnya
Selanjutnya>>
Daftar Isi
Download Terjemah Kitab Tanwirul Qulub
Cara cepat dan tanpa Ribet untuk memiliki 200 + Kitab Terjemah. Klik disini
Silahkan Bagikan Artikel ini
Mohon Maaf, Kepada Semua Sahabat, Atas Ketidak Nyamanannya, Dengan adanya Iklan Adsense. Mohon Keridhoannya dan ikut meng-KLIK iklannya. Terima Kasih.**** Apabila ada link Download yg rusak/mati, mohon beritahu kami lewat komentar dibawah ini.
Title : Terjemah Kitab Tanwir al Qulub Bagian 2: Fasal tentang Mengusap Dua Sepatu/Khuff
Description : Bagian Kedua (Fasal tentang Mengusap Dua Sepatu/Khuff) ا (فصل في المسح على الخفين) شرع مسح الخف في السنة التاسعة من الهجرة وثبت...