بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيمِ
اللهُم َّصلِّ علٰى سَيِّدنا مُحَمّدٍ عبدِكَ وَنبيِّكَ ورسولِكَ النَّبيِّ الاُمِيّ وَعلٰى اٰلهِ وَصَحْبِهِ وسَلِّم تسليماً بقدرِ عظمةِ ذاَتِكَ في كـُلِّ وَقتٍ وَحيـنٍ
كِتَابِ الْكَسْبِ لِلْإِمَامِ أَبِي عَبْدِ اللَّهِ مُحَمَّدِ بْنِ الْحَسَنِ الشَّيْبَانِيِّ

Al-Kasbu
karya: Imam Muhammad bin Al-Hasan Asy-Syaibani
Etika Etos Kerja dan Konsep Etika Ekonomi Islam
Dalam tradisi literatur klasik Islam, pembahasan mengenai etika ekonomi dan etos kerja telah dirumuskan secara sistematis sejak abad-abad awal hijriah. Salah satu karya monumental yang menjadi pilar awal pembentukan etika sosio-ekonomi Islam adalah Kitāb al-Kasb karya Imam Muhammad bin Al-Hasan Asy-Syaibani (132–189 H), murid utama dari Imam Abu Hanifah. Kitab ini secara khusus membedah hakikat bekerja, mencari rezeki, serta tanggung jawab finansial seorang muslim dengan pendalaman fiqih dan tasawuf yang sangat berimbang.
Penggalan-penggalan teks klasik dari Kitāb al-Kasb menguraikan bahwa bekerja (al-kasb) bukan sekadar urusan materiwi semata, melainkan bagian dari bentuk ketaatan dan sarana penopang ibadah. Bekerja untuk memenuhi kebutuhan dasar keluarga, orang tua yang sepuh, serta menjaga kehormatan diri dari meminta-minta berstatus sebagai kewajiban fardhu. Prinsip dasarnya menegaskan bahwa fisik yang kuat untuk mendirikan salat dan menunaikan amanah hanya dapat ditopang melalui pemenuhan kebutuhan pokok seperti makanan, minuman, pakaian, dan tempat tinggal.
Di samping menekankan pentingnya etos kerja, Kitāb al-Kasb secara kritis menguraikan klasifikasi hukum bekerja dan mengumpulkan harta. Asy-Syaibani menegaskan bahwa mencari harta yang halal dengan niat menjaga kehormatan diri (muta'affif) berhukum mubah dan tergolong mulia. Melalui pembahasan ini, beliau membantah pandangan sebagian kalangan ekstrem yang menganggap bahwa menumpuk harta secara mutlak adalah hal cela, seraya menyelaraskannya dengan contoh kehidupan para Sahabat dan Tabi'in yang berprofesi sebagai pedagang maupun petani.
Salah satu daya tarik utama dari kitab ini terletak pada komparasi mendalam antara berbagai sektor mata pencaharian, seperti perdagangan (at-tijarah), pertanian (az-zira'ah), industri/kerajinan (ash-shina'ah), dan penyewaan jasa (al-ijarah). Dalam silang pendapat antarmasyayikh Hanafiyah, sektor pertanian acapkali dipandang paling utama karena kemanfaatannya yang amat luas bagi sesama manusia, hewan, dan lingkungan, yang secara otomatis bernilai sedekah berkelanjutan bagi pelakunya.
Silahkan Download Kitabnya Disini
https://drive.google.com/file/d/1GLQ_S_RA_JOX3ocqIqCoewzRrLAf3io5/view
Cara cepat dan tanpa Ribet untuk memiliki 200 + Kitab Terjemah. Klik disini
Daftar Kitab Terjemah lainnya
Silahkan Bagikan Artikel ini
Mohon Maaf, Kepada Semua Sahabat, Atas Ketidak Nyamanannya, Dengan adanya Iklan Adsense. Mohon Keridhoannya dan ikut meng-KLIK iklannya. Terima Kasih.**** Apabila ada link Download yg rusak/mati, mohon beritahu kami lewat komentar dibawah ini.
Title : Download Terjemah Kitab Al-Kasbu ( Etika Etos Kerja dan Konsep Etika Ekonomi Islam)
Description : كِتَابِ الْكَسْبِ لِلْإِمَامِ أَبِي عَبْدِ اللَّهِ مُحَمَّدِ بْنِ الْحَسَنِ الشَّيْبَانِيِّ Al-Kasbu karya: Imam Muhammad bin Al-Hasan Asy-...