بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيمِ
اللهُم َّصلِّ علٰى سَيِّدنا مُحَمّدٍ عبدِكَ وَنبيِّكَ ورسولِكَ النَّبيِّ الاُمِيّ وَعلٰى اٰلهِ وَصَحْبِهِ وسَلِّم تسليماً بقدرِ عظمةِ ذاَتِكَ في كـُلِّ وَقتٍ وَحيـنٍ

Terjemah Kitab Tanwir al Qulub BAB III :
Ruh itu urusan Tuhan
(ومما يجب اعتقاده)
أن أجل كل ذي روح بحسب علم الله واحد لا تعدد فيه ، وأن كل مقتول لم يمت إلا بحسب انقضاء أجله
في الوقت الذي علم الله تعالى أزلا حصول موته فيه ، وأنه لو لم يقتل لمات في ذلك الوقت قال الله تعالى : ( فَإِذَا جَاءَ أَجَلُهُمْ لَا يَسْتَأْخِرُونَ سَاعَةً وَلَا يَسْتَقْدِمُونَ ) واعلم أن الروح مما استأثر الله تعالى بعلمه ، ولم يطلع عليه أحداً من خلقه ، قال تعالى : ( وَيَسْأَلُونَكَ عَنِ الرُّوحِ قُلِ الرُّوحُ مِنْ أَمْرِ رَبِّي ) أى مما استأثر الله بعلمه إظهاراً لعجز المرء حيث لم يعلم حقيقة نفسه التي بين جنبيه مع القطع بوجودها ، فيرد العلم إليه سبحانه وتعالى مع الإقرار بالعجز عن إدراك مالم يطلعه الله عليه ، ولم يخرج النبي صلى الله عليه وسلم من الدنيا حتى أطاعه الله تعالى على جميع ما أبهمه علينا إلا أنه أمره بكتم البعض ، والإعلام بالبعض الآخر ، فالأولى الكف عن الخوض في حقيقة الروح ، ولا يجوز البحث عنها بأكثر من أنها موجودة لقوله تعالى: ( وَلا تَقْفُ مَا لَيْسَ لَكَ بِهِ عِلْمٌ ) وهذه طريقة ابن عباس وأكثر السلف ، ويجرى عليها الوقف عن الجزم بمحل مخصوص لها من البدن . وهناك فرقة ثانية تكلمت فيها وبحثت عن حقيقتها . قال النووى : وأوضحما قيل فيها على هذه الطريقة ما قاله إمام الحرمين : إنها جسم لطيف شفاف حي لذاته مشتبك بالأجسام الكثيفة اشتباك الماء بالعود الأخضر
Kita harus yakin bahwa dalam ilmu Allah Ta’ala, ajal semua yang bernyawa itu satu, tidak berbilang. Orang yang terbunuh tidak akan mati selain karena ajalnya yang—di dalam pengetahuan Allah Ta alatelah purna di saat dia terbunuh itu, yang kalaupun bukan karena sebab terbunuh, dia tetap akan mati pada waktu itu. Allah Ta’ala berfirman, “Maka apabila telah tiba waktu (yang ditentukan) bagi mereka, tidaklah mereka dapat mengundurkannya barang sesaat pun dan tidak pula mendahulukannya. “
Ketahuilah bahwa ruh merupakan hal yang hanya diketahui oleh Allah Ta’ala, dan Dia tidak menyilakan seorang pun makhluk untuk bisa melihatnya. Allah Ta’ala berfirman, “Dan mereka bertanya kepadamu tentang ruh. Katakanlah, “Ruh itu termasuk urusan Tuhanku, dan tidaklah kamu diberi pengetahuan melainkan sedikit.”? Yakni, ruh merupakan urusan yang hanya diketahui oleh Allah Ta’ala, untuk menunjukkan betapa lemahnya manusia hingga tidak dapat melihat hakikat dirinya padahal nyata adanya. Allah mengembalikan pengetahuan tentang ruh itu kepada Diri-Nya disertai penegasan akan ketidakmampuan siapa pun untuk mengetahui sesuatu yang tidak Dia beri pengetahuan tentangnya.
Rasulullah saw. beranjak dari dunia ini setelah Allah Ta’ala memperlihatkan semua hal yang Dia samarkan bagi kita (termasuk di antaranya urusan ruh). Hanya saja Allah menyuruh beliau untuk menyembunyikan sebagian dan memberitahukan sebagian lainnya. Yang terbaik bagi kita adalah menahan diri agar tidak terlalu dalam membahas hakikat yuh. Kita tidak boleh membahasnya lebih dari sekadar mengetahui bahwa ruh itu nyata adanya, karena Allah Ta’ala berfirman, “Dan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya. Sesungguhnya pendengaran, penglihatan dan hati, semuanya itu akan diminta pertanggungjawabannya. ”Ini adalah sikap yang dipilih oleh Ibnu Abbas dan kebanyakan ulama salaf. Mereka juga tidak berusaha memasii. kan tempat tertentu (satu bagian tententu) di dalam badan sebagai tem: pat menetap ruh.
Ada memang kelompok lain yang berbicara tentang ruh, bahkan berusaha meneliti hakikatnya. Tetapi an-Nawawi berkata, “Pendapat yang dianggap paling unggul mengenai masalah ruh adalah pendapat Imam al-Haramain. Beliau mengatakan bahwa ruh adalah jisim halus nan lembut yang hidup dan menubuh di jasad kasar seperti air menubuh di kayu yang segar.”
<<Sebelumnya
Selanjutnya>>
Daftar Isi
Download Terjemah Kitab Tanwirul Qulub
Download Kitab Tanwirul Qulub (arab)
Silahkan Bagikan Artikel ini
Mohon Maaf, Kepada Semua Sahabat, Atas Ketidak Nyamanannya, Dengan adanya Iklan Adsens. Mohon Keridhoannya. Terima Kasih.**** Apabila ada link Download yg rusak/mati, mohon beritahu kami lewat komentar dibawah ini.
Title : Terjemah Kitab Tanwir al Qulub BAB III : Ruh itu urusan Tuhan
Description : Terjemah Kitab Tanwir al Qulub BAB III : Ruh itu urusan Tuhan (ومما يجب اعتقاده) أن أجل كل ذي روح بحسب علم الله واحد لا تعدد فيه ، وأن...