بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيمِ
اللهُم َّصلِّ علٰى سَيِّدنا مُحَمّدٍ عبدِكَ وَنبيِّكَ ورسولِكَ النَّبيِّ الاُمِيّ وَعلٰى اٰلهِ وَصَحْبِهِ وسَلِّم تسليماً بقدرِ عظمةِ ذاَتِكَ في كـُلِّ وَقتٍ وَحيـنٍ

KERASULAN NABI MUHAMMAD SAW.

Kenyataan yang tak terbantahkan bahwa Nabi Muhammad saw. telah mengaku diutus oleh Allah Ta’ala kepada semesta alam sebagai pembawa kabar gembira dan peringatan. Kebenaran pengakuannya didukung oleh banyak mukjizat agung yang nampak pada diri beliau dan tidak seorang pun mampu menolaknya. Setiap orang yang mempunyai mukjizat demikian tentu dia adalah rasul Allah. Dan itu secara tegas membuktikan bahwa Sayyidina Muhammad saw. adalah rasul Allah.
Ada banyak sekali mukjizat Nabi Muhammad saw. Di antaranya, beliau memberitahukan hal-hal ghaib yang akan terjadi di masa depan, seperti di dalam firman Allah Ta’ala, “Telah dikalahkan bangsa Romawi di negeri yang terdekat, dan mereka sesudah dikalahkan itu akan menang.” Apa yang dikhabarkan itu benar-benar terjadi. Kerajaan Romawi mengalahkan kerajaan Persia setelah Romawi pernah dikalahkan oleh Persia. Atau seperti di dalam firman Allah Tal’ala, “Sesungguhnya yang mewajibkan atasmu (melaksanakan hukum-hukum) Alqur’an benar-benar akan mengembalikan kamu ke tempat kembali”, yakni ke Mekkah. Dan ternyata di kemudian hari memang Allah mengembalikan Nabi Muhammad ke kota Mekkah.
Rasulullah saw. juga mengabarkan, sesuai firman Allah Ta’ala, “Katakanlah kepada orang-orang Badui yang tertinggal: “Kamu akan diajak untuk (memerangi) kaum yang mempunyai kekuatan yang besar, kamu akan memerangi mereka atau mereka menyerah (masuk Islam). Maka jika kamu patuhi (ajakan itu) niscaya Allah akan memberikan kepadamu pahala yang baik dan Jika kamu berpaling sebagaimana kamu telah berpaling sebelumnya, niscaya Dia akan mengazab kamu dengan azab yang pedih.” Apa yang dikabarkannya itu benar-benar terjadi. Yang dimaksud dengan kaum yang mempunyai kekuatan besar di dalam ayat ini adalah Bani Hanifah. Abi Bakar telah mengajak kaum Muslimin untuk memerangi mereka.
Contoh lainnya adalah penyampaian kabar yang diungkapkan oleh Rasulullah saw. tentang kekhalifahan. Rasulullah saw. bersabda, “ke. khalifahan setelah aku selama 30 tahun.” Hadis ini diriwayatkan oleh al. Imam Ahmad di dalam Musnad-nya. Di kemudian hari sepeninggal Ra. sulullah saw., kekhalifahan Khulafa’ ar-Rasyidin memang berlangsung selama tiga puluh tahun.
Rasulullah saw. bersabda, “Ikutilah dua orang sesudah aku, Abu Bakr dan “Umar.” Ini adalah berita dari Rasulullah saw. bahwa Abu Bakr dan “Umar r.a. masih akan hidup setelah beliau wafat. Dan nyatanya memang Abu Bakr dan “Umar masih hidup saat Rasulullah saw. wafat. Apa yang dikabarkan oleh Rasulullah saw. nyata terjadi.

Rasulullah saw. bersabda kepada “Umar r.a., “Nanti yang akan membunuhmu adalah golongan penentang.”? Yang dimaksud sebagai golongan penentang adalah yang menyalahi kebenaran, meski mereka bukan merupakan pendosa.
Rasulullah saw. bersabda kepada al-‘Abbas r.a. saat para sahabat menawan al-Abbas sebelum dia masuk Islam, “Tebuslah dirimu, engkau mempunyai harta yang banyak.” Al-‘Abbas berkata, “Aku tidak mempunyai harta.” Rasulullah saw. bersabda, “Lalu di mana hartamu yang kau titipkan pada Ummu al-Fadhl, saat tidak ada orang selain kalian berdua dan engkau berpesan kepadanya, Apabila aku mendapat musibah dalam perjalananku, maka sebagian dari harta itu untuk al-Fadhl dan sebagian lagi untuk “Abdullah.” Al-‘Abbas berkata, “Demi Dia Yang telah mengutusmu dengan kebenaran, tidak ada yang mengetahui hal itu selain aku sendiri. Engkau sungguh Rasulullah.” Kemudian akhirnya al-Abbas masuk Islam.
Mukjizat Rasulullah saw. yang lainnya adalah terbelahnya bulan di Mekkah ketika kaum Ouraisy meminta beliau menunjukkan tanda kenabiannya. Bulan itu terbelah menjadi dua. Yang sebelah berada di atas gunung dan yang sebelah lagi di lereng gunung. Kejadian ini disaksikan tidak hanya oleh kaum Ouraisy, tetapi oleh semua penduduk bumi. Tentang ini Allah Ta’ala berfirman, “Telah dekat Hari Kiamat dan bulan terbelah.”
Dalam sebuah riwayat dari Anas disebutkan bahwa suatu hari, penduduk Mekkah meminta Rasulullah saw. memperlihatkan tanda kenabiannya. Kemudian Rasulullah saw. memperlihatkan keterbelahan bulan menjadi dua bagian. Hadis ini dikeluarkan oleh al-Bukhari dan Muslim. Kita mesti percaya dan yakin bahwa peristiwa itu benar-benar terjadi, karena kesaksian Alqur’an agung tentang kejadiannya. Kesaksian itu merupakan dalil yang paling kuat yang menegaskan terjadinya peristiwa tersebut. Orang beriman tidak akan meragukan kemungkinan terjadinya peristiwa tersebut setelah dikabarkan oleh orang yang paling jujur dan terpercaya. Sebab, bulan adalah makhluk Allah, Dia kuasa memperlakukannya sesuka Dia, sebagaimana Dia juga kuasa untuk menghilangkannya di akhir zaman. Tidak ada yang akan mengingkari kenyataan ini selain si pelaku bid’ah yang sesat dan menyesatkan, yang menyalahi agama yang lurus. Allah membutakan hati mereka sehingga mereka mengingkari kebenaran Alqur’an agung dan hadis Nabi saw.
Mukjizat Rasulullah saw. yang lainnya antara lain: memancarnya air dari sela-sela jemari beliau dan memperbanyak air yang sedikit dengan berkahnya. Peristiwanya terjadi di berbagai waktu dan kesempatan, sebagaimana diriwayatkan dalam hadis-hadis yang shahih.
Daftar Isi
Download Terjemah Kitab Tanwirul Qulub
Download Kitab Tanwirul Qulub (arab)
Silahkan Bagikan Artikel ini
Mohon Maaf, Kepada Semua Sahabat, Atas Ketidak Nyamanannya, Dengan adanya Iklan Adsens. Mohon Keridhoannya. Terima Kasih.**** Apabila ada link Download yg rusak/mati, mohon beritahu kami lewat komentar dibawah ini.
Title : Terjemah Kitab Tanwir al Qulub BAB II KERASULAN NABI MUHAMMAD SAW.
Description : KERASULAN NABI MUHAMMAD SAW. Kenyataan yang tak terbantahkan bahwa Nabi Muhammad saw. telah mengaku diutus oleh Allah Ta’ala kepada sem...