بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيمِ
اللهُم َّصلِّ علٰى سَيِّدنا مُحَمّدٍ عبدِكَ وَنبيِّكَ ورسولِكَ النَّبيِّ الاُمِيّ وَعلٰى اٰلهِ وَصَحْبِهِ وسَلِّم تسليماً بقدرِ عظمةِ ذاَتِكَ في كـُلِّ وَقتٍ وَحيـنٍ
Risalah Adab Sulukil Muriid


خاتمة
Bagian Akhir
.
نذكر فيها شيئاً من أوصاف المريد الصادق:
قَالَ بَعضُ العَارِفينَ رَضِيَ الله عَنهُم وَنَفَعنا بِهم
أَجمَعين:
Kami akan menerangkan beberapa sifat yang muriid yang benar:
Sebagian orang-orang yang telah makrifat –radhiya Allahu
‘anhum wa nafa’anaa bihim ajma’iin- berkata:
لاَ يَكُونُ المُريدُ مُرِيداً حَتَّى يَجِدَ في القُرآنِ
كُلَّ مَا يُريدُ، وَيَعرِفَ النُّقصَانَ مِنَ المَزيدِ، وَيَستَغنِي بِالمَولى
عَنِ العَبِيدِ، وَيَستَوِي عِندَهُ الذَّهبُ وَالصَّعيدُ.
Seorang menuju ke jalan Allah belum dapat dikatakan muriid,
sebelum ia (mampu) menemukan di Al-Qur'an apapun yang ia inginkan, mengetahui
kekuarangan dari kelebihan, mencukupkan kebutuhannya kepada Allah tidak dari
sesama hamba dan mempersamakan penilaiannya antara emas dan debu jalan.
المُرِيدُ مَن حَفِظَ الحُدودَ، وَوَفَّى بِالعُهُودِ،
وَرَضِيَ بِالمَوجُودِ، وَصَبَرَ عَنِ الَمفقُودِ.
Muriid adalah orang yang menjaga batas-batas, menepati
janji-janji, rela dengan keberadaan yang telah ada, bersabar ketika tidak
memiliki apa-apa.
المُريدُ مَن شَكَرَ عَلى النَّعماءِ، وَصَبرَ علَى
البَّلاءِ، وَرَضِيَ بِمُرِّ القَضاءِ، وَحَمَدَ رَبَّهُ في السَّراءِ والضَّراءِ،
وَأَخلَصَ لَهُ في السِّرِّ وَالنَّجوَى
Muriid adalah orang yang bersyukur atas seluruh nikmat,
bersabar atas bencana yang menimpanya, merasa rela (legowo) dengan takdir yang
pahit dan memuji Tuhannya di waktu luang dan sempit serta mengikhlaskan dirinya
secara lahir dan batin.
.
المُريدُ مَن لاَ تَستَرِقُّهُ الأَغيَارُ، وَ لا
تَستَعبِدُهُ الآثارُ، وَ لا تَغلِبُهُ الشَّهوَاتُ، وَلا تَحكُمُ عَليهِ
العَاداتُ،
كَلامُهُ ذِكرٌ وَحِكمةٌ، وَصَمتُهُ فِكرَةٌ وَعِبرَةٌ،
يَسبِقُ فِعلَهُ قَولَهُ وَيُصَدِّقُ عِلمَهُ عَمَلُهُ، شِعارُهُ الخُشوعُ
وَالوَقاَرُ، وَدِثاَرُهُ التَّواضُعُ وَالاِنكِسارُ يَتَّبِعُ الحَقَّ
وَيُؤثِرُهُ، وَيَرفُضُ الباطِلَ وَيُنكِرُهُ، يُحِبُّ الأَخيارَ وَيُوالِيهِم،
وَيَبْغَضُ الأَشرارَ وَيُعادِيهِم، خُبْرُهُ أَحسنُ مِن خَبَرِهِ،
وَمُعَاشَرَتُهُ أَطيَبُ مِن ذِكرِهِ.
Seorang muriid jangan sampai diperbudak oleh yang tidak
abadi (makhluk) dan meminta penghambaan mereka, tidak kalah oleh syahwat dan
hawa nafsu dan tidak dipaksa oleh adat kebiasaan.
Bicaranya merupakan zikir dan mutiara hikrnah, diamnya
merupakan berpikir dan tauladan. Perbuatannya mendahului percakapannya. Ilmunya
membenarkan amalannya. Syiar-nya khusyu', tenang, tawadhu' dan merendah diri,
berpihak kepada yang benar dan mengutamakannya, serta menolak yang batil dan
membencinya, bergaul dengan orang-orang yang baik serta melindungi mereka, dan
membenci orang-orang jahat serta memusuhi mereka. Bathinnya lebih baik daripada
lahirnya dan Pergaulannya lebih indah daripada penuturannya.
كَثِيُر المَعُونَةِ، خَفِيفُ المَؤُونَةِ، بَعيدٌ عَنِ
الرُّعُونةِ. أَمينٌ مَأمُونٌ، لا يَكذِبُ وَلا يَخونُ، لاَ بَخيلاً وَلا جَباناً،
وَلا سَبَّاباً ولا لَعَّاناً، وَلا يَشتَغِلُ عَن بُدِّهِ، وَلا يَشِحُّ بِما في
يَدِهِ، طَيِّبُ الطَّوِيَّةِ، حَسَنُ النِّيِّةِ، سَاحَتُهُ مِن كُلِّ شَرٍّ
نَقِيَّةٌ، وَهِمَّتهُ فيما يُقَرِّبهُ مِن رَبِّهِ عَلِيَّةٌ، وَنَفسُهُ عَلى
الدُّنيا أَبِيَّةٌ،
Seorang murid harus suka menolong orang, ringan kaki dan
tangan, jauh dari sifat bodoh, jadi orang yang dapat dipercaya, tidak berdusta,
tidak berkhianat, bukan orang kikir dan pengecut, bukan pemaki atau pelaknat.
Tiada mengabaikan kewajiban, tiada menggenggam apa-apa yang ada di dalam
tangannya.
Niatnya senantiasa baik, bathinnya senantiasa suci, dadanya
bersih dari segala rupa kejahatan. Minatnya tinggi terhadap segala amal yang
dapat mendekatkan kepada Tuhan, dan nafsunya menolak dunia.
لا يُصِرُّ علَى الهَفوَةِ، وَلا يُقدِمُ وَلا يُحجِمُ
بِمُقتَضى الشَّهوَةِ، قَرِينُ الوَفَاءِ وَالفُتُوَّةِ، حَلِيفُ الحَياءِ
وَالمرُوَّةِ، يُنصِفُ كُلَّ أَحدٍ مِن نَفسِهِ وَلا يَنتَصِفُ لَها مِن أَحَدٍ.
tidak mudah tergelincir ke dalam kesalahan. Tidak melakukan
sesuatu pekerjaan karena menurutkan hawa nafsunya, suka kepada sifat menepati
janji dan kepahlawanan, bersifat pemalu, menjaga harga dirinya, bertimbang rasa
terhadap semua manusia dan makhluk-Nya, tidak akan marah jika manusia tidak
timbang rasa kepadanya.
إِن أُعطِيَ شَكَرَ، وَإِن مُنِعَ صَبَرَ، وَإِن ظَلَمَ
تَابَ وَاستَغفَرَ، وَإِن ظُلِمَ عَفا وَ غَفَرَ، يُحِبُّ الخُمُولَ
وَالاِسِتتَارَ، وَيَكرَهُ الظُّهورَ وَالاِشتِهارَ
Jika menerima rizki ia bersyukur, Jika ditahan rizkinya ia
bersabar, jika ia menganiaya dirinya dia segera bertaubat dan beristighfar, dan
jika dianiaya segera ia memaafkan dan mengampunkan. Suka duduk sendirian dan
berjauhan dari manusia kebanyakan, tidak suka pamer dan keterkenalan.
لِسَانَهُ عَن كُلِّ مَا لا يَعنيِهِ مَخزونٌ، وَقَلبَهُ
علَى تَقصِيرهِ في طاعةِ رَبِّهِ مَحزُونٌ، لاَ يُداهِنُ في الدِّينِ وَلا يُرضي
المَخلوقِيَنَ بِسَخطِ رَبِّ العَالمِينَ، يَأنَسُ بِالوِحدَةِ وَالاِنفِرادِ،
وَيَستَوحِشُ مِن مُخالَطَةِ العِبادِ، وَلا تَلقَاهُ إِلاَّ عَلى خَيرٍ
يَعمَلُهُ، أَو عِلمٍ يُعَلِّمهُ، يُرجَي خَيرُهُ، وَلا يُخشَى شَرُّهُ،
lisannya diikat dari segala perkara yang tidak berguna
baginya, dan hatinya senantiasa merasa pedih dan sedih, jika ia lalai dari
mentaati Tuhannya. Tidak tawar menawar masalah/urusan agama. Tidak akan tunduk
kepada makhluk dalam perkara yang akan dimurkai Tuhan Rabbii'Alamin, suka
berkhalwat dan duduk mengasingkan diri, tidak merasa tenang waktu bergaul
dengan orang banyak.
Tidak berdiam diri yang tidak berguna, namun ada saja
kebaikan yang dibuatnya atau ilmu yang diajarkan,
sangat diharap darinya segala kebaikan, tidak ragu-ragu dan
bimbang menolak kejahatan,
وَلا يُؤذِي مَن آذاهُ، وَلا يَجفُو مَن جَفَاهُ،
كَالنَّخلةِ تُرمَى بِالحَجَرِ فَتَرمِي بِالرُّطَبِ، وَكَالأَرضِ يُطرَحُ عَليهَا
كُلُّ قَبيحٍ وَلا يَخرُجُ مِنها إِلاَّ كُلُّ مَليحٍ،
tidak menyakiti orang yang menyakiti nya, dan tidak bersikap
kasar kepada orang yang mengkasarinya laksana pohon kurma, semakin anda
melontarkan batu semakin banyak buahnya yang jatuh ataupun laksana bumi betapa
banyak kotoran yang di lemparkan kepadnya tapi tidaklah keluarlah darinya
kecuali setiap yang manis.
تَلوحُ أَنوارُ صِدقِهِ علَى ظَاهِرِهِ، وَيَكادُ يُفصِحُ
مَا يُرَى علَى وَجهِهِ عَمَّا يُضمِرُ في سَرائِرهِ، سَعيُهُ وَهِمَّتُهُ في
رِضَا مَولاهُ، وَحِرصَهُ ونَهمَتُهُ في مُتابَعَةِ رَسُولِهِ وَحَبِيبِهِ
وَمُصطَفاهُ، يَتَأَسَّى بِهِ في جَميعِ أَحوَالِهِ، وَيَقتدِي بِهِ في أَخلاقِهِ
وَأَفعَالِهِ وَأَقوالِهِ،
Cahaya kebenaran meliputi bentuk lahirnya, sehingga apa yang
terlukis dari wajah lahirnya hampir-hampir menafsirkan apa yang tersembunyi
dalam bathinnya, perbuatan dan tujuannya semata-mata mencari keridhoan Allah
SWT, mengerjakan ataupun menjauhi sesuatu semata-mata untuk mengikuti jejak
Nabi shollallohu alaihi wasallam yang dipandang sebagai manusia panutannya,
orang kecintaannya dan orang pilihannya. Dan berusaha sekuat tenaga mencontoh
Rasulullah dalam segala hal, mengikuti dalam akhlaknya ,perbuatannya dan juga
tutur katanya.
مُمتَثِلاً لأمرِ رَبِّهِ العَظِيمِ في كِتابِهِ الكَرِيم
حَيثُ يَقولُ: (وَمَا آتَاكُمُ الرَّسُولُ فَخُذُوهُ وَمَا نَهَاكُمْ عَنهُ
فَانْتَهُوا(،
Seorang murid senantiasa tunduk dan patuh kepada perintah
Tuhan yang Maha Agung yang telah di Firmankan dalam kitab yang mulia :
Apa yang diperintah oleh Rasul, kerjakanlah dan apa yang
dilarang berhentilah (QS. Al-Hasyr : 7)
)لَقَدْ كَانَ لَكُمْ
في رَسُولِ اللهِ أُسْوَةٌ حَسَنَةٌ لِمَنْ كَانَ يَرْجُو اللهَ وَاليَومَ الآخِرَ
وَذَكَرَ الله كَثيراً(،
Dan sesungguhnya pada diri Rasulullah terdapat suri tauladan
yang baik untuk kamu dan orang-orang yang berharap untuk menemui Allah dihari
akhirat dan ia harus mengingat Tuhan sebanyak-banyaknya. (QS. Al-Ahzab : 21)
)وَمَنْ
يُطِعِ الرَّسُولَ فَقَدْ أَطاعَ الله) ، (إِنَّ الذَّينَ يُبَايِعُونَكَ إِنَّمَا
يُبَايِعُونَ الله( ،
Dan siapa yang mematuhi Rasul maka ia sebenarnya mematuhi
Allah. (QS. An-Nisaa : 80)
Sesungguhnya orang-orang yang berjanji setia kepada engkau,
sebenarnya mematuhi Allah. (QS. Al-Fath: 10)
)قُلْ
إِنْ كُنْتُمْ تُحِبُّونَ اللهَ فَاتَّبِعُونِي يُحْبِبْكُمُ الله وَيَغْفِرْ
لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ وَالله غَفُورٌ رَحِيمٌ) ، (فَلْيَحْذَرِ الذَّينَ يُخالِفونَ
عَنْ أَمْرِهِ أَنْ تُصِيبَهُمْ فِتْنَةٌ أَوْ يُصِيبُهُمْ عَذابٌ أَلِيمٌ(
Katakanlah kalau kamu benar-benar mencintai Tuhan, maka
ikutilah aku(Rasulullah SAW), niscaya kamu akan dicintai oleh Tuhan dan
diampuni segala dosa-dosa kamu, dan Tuhan Maha Pengampun dan Penyayang. (QS.
Al-Imran : 31)
Maka hendaklah orang-orang yang menyalahi perintah-Nya takut
akan ditimpa cobaan atau dilimpa azab yang pedih. (An-Nur : 63)
فَتَرَاهُ في غَايَةِ الحِرصِ عَلى مُتابَعَةِ نَبِيِّهِ
مُمْتَثلاً لأَمرِ رَبِّهِ وَرَاغِباً في الوَعدِ الكَريمِ وَهارِباً مِنَ
الوَعِيدِ الأَلِيمِ الوَارِدَينِ في الآياتِ الَّتي أَورَدناها وَفِيما لَم
نُورِدُهُ مِمَّا هُو في مَعناها المُشتَمِلَةِ عَلى البِشارَةِ بِغَايَةِ الفَوزِ
وَالفَلاحِ للِمُتَّبِعينَ لِلرَّسولِ، وَعَلى النَّذارَةِ بِغايَةِ الخِزيِ
وَالهَوانِ لِلمُخالِفِينَ لَهُ
Anda akan mendapatkan mereka itu (sang Muriid), sebagai contoh
yang tertinggi dalam mengikuti perjalanan Nabi mereka. Senantiasa patuh pada
Tuhannya dan berlomba-lomba untuk mendapatkan janji Tuhan yang Agung dan ia
lari dari ancaman Tuhan yang pedih.
Sebagaimana yang telah diterangkan dalam ayat-ayat yang telah
kami datangkan dan yang belum kami datangkan dari ayat-ayat semakna yang
mengandung kabar gembira dengan kebahagiaan sampai kepuncak kemenangan dan
kejayaan bagi orang-orang yang mengikuti jejak Rasululullah shollallohu alaihi
wasallam
dan menngandung peringatan dengan kehinaan dan kerendahan
bagi orang-orang yag menyelisihinya.
اللَّهُمَّ إِنَّا نَسأَلُكَ بِأَنَّكَ أَنتَ الله الذّي لا
إِلهَ إِلاَّ أَنتَ الحَنَّانُ الَمنَّانُ بَديعُ السَّمواتِ وَالأَرضِ يَا ذا
الجَلالِ وَالإِكرَامِ أَن تَرزُقنا كَمالَ المُتابَعةِ لِعبدِكَ وَرَسولِكِ
سَيِّدنا مُحمَّدٍ صلّى الله عَليهِ وَسَلَّم في أَخلاقِهِ وَأعمَالِهِ وأَقوالِهِ
ظَاهِراً وَباطِناً
"Ya Allah, Ya Tuhanku kami mengakui bahwa Engkaulah
Allah Tuhanku, tiada Tuhan lain melainkan Engkau Maha Penyayang dan Pemberi
berbagai nikmat, Pencipta langit dan bumi dengan penuh keindahan.
Wahai Tuhan yang Maha Agung lagi Maha Mulia, kami memohon
pada Engkau agar aku dianugerahi menjadi pengikut yang terbaik dari hamba-Mu
yaitu Rasul-Mu, junjungan kita Nabi Muhammad shollallohu alaihi wasallam baik
dalam akhlaknya perbuatannya dan ucapannya, lahir dan bathin.
وَتُحيينا وَتُميتَنا عَلى ذَلكَ بِرحمَتِكَ يا أَرحَمَ
الرَّاحِمين
Berilah kami hidup dan mati atas dasar ini, wahai Tuhan
kabulkanlah permohonan kami dengan rahmat-Mu dan kelebihan-Mu wahai Tuhan yang
Maha Mengasih Sayangi.
اللَّهُمَّ رَبَّنا لَكَ الحَمدُ حمداً كَثيراً طَيِّباً
مُبارَكاً فِيهِ كمَا يَنبَغي لِجَلالِ وَجهِكَ وَعَظيمِ سُلطانِك (سُبحانَكَ لاَ
عِلمَ لَنا إِلاَّ ما عَلَّمتَنا إِنَّكَ أَنتَ العَليمُ الحَكيمُ(
)لاَ
إِلهَ إِلاَّ أَنتَ سُبحَانَكَ إِنِّي كُنتُ مِنَ الظَّالِمِينَ(
Ya Allah, Engkaulah Tuhan kami, bagi-Mu segala puja dan puji
yang baik lagi penuh keberkatan pujian yang memang sesuai dengan ke Maha
Agungan Zat-Mu. Dan ke Maha Besaran kerajaan-Mu.
Maha Suci Engkau wahai Tuhan, tiada ilmu bagiku melainkan
yang telah kau ajarkan padaku. Sesungguhnya Engkau Maha Mengetahui dan Maha
Bijaksana.
Tiada Tuhan melainkan Engkau Maha Suci Engkau. Sesungguhnya
aku tergolong orang yang menganiaya diri sendiri.”
تمت هذهِ الرِّسالةُ لِلمُريدِ المَخصوصِ مِن رَبِّهِ
المَجيدِ بِالتثبيتِ وَالَتأيِيدِ وَالتَسديدِ، وَكانَ بِحَمدِ اللهِ إِملاؤُها في
سَبعِ لَيالٍ أَو ثَمانٍ مِن شَهرِ رَمضانَ سَنةَ إِحدى وَسَبعينَ وَأَلفٍ مِن
هِجرَتِهِ صَلَّى الله عَليهِ وَسَلَّم تسليماً كثيراً ، والحَمدُ لله رَبِّ
العَالَمينَ.
Telah selesai Risalah ini untuk murid yang di khususkan dari
Rabb-nya yang maha agung dengan ketetapan, kekuatan dan kesungguhan.
Alhamdulillah selesai pendikteannya pada malam ke tujuh atau delapan dari bulan
romadlon tahun 1071 Hijrahnya Nabi shollallohu alaihi wasallam tasliiman
katsiro, segala puji bagi Allah Tuhan seluruh
alam.
Wallahu a’lam
bishhawaab…
Walhamdu lillahi
rabbil ‘aalamiin
<<Kajian Sebelumnya
Untuk Kitabnya Download Disini
<Daftar Isi>
Silahkan Bagikan Artikel ini
Mohon Maaf, Kepada Semua Sahabat, Atas Ketidak Nyamanannya, Dengan adanya Iklan Adsens. Mohon Keridhoannya. Terima Kasih.**** Apabila ada link Download yg rusak/mati, mohon beritahu kami lewat komentar dibawah ini.