بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيمِ
اللهُم َّصلِّ علٰى سَيِّدنا مُحَمّدٍ عبدِكَ وَنبيِّكَ ورسولِكَ النَّبيِّ الاُمِيّ وَعلٰى اٰلهِ وَصَحْبِهِ وسَلِّم تسليماً بقدرِ عظمةِ ذاَتِكَ في كـُلِّ وَقتٍ وَحيـنٍ
TERJEMAH KITAB
RISALATUL-QUSYAIRIYYAH
**BAB PERTAMA**
**Tokoh-Tokoh Utama Sufi dan Ilmu Tauhid**
kumpulan dari
petikan perkataan Kaum Sufi terkait masalah-masalah *ushul* (akidah dasar) 4
وَهَذَا الَّذِي قَالَهُ الشَّيْخُ أَبُو
القَاسِمِ النَّصْرَابَاذِيُّ هُوَ غَايَةُ التَّحْقِيقِ ؛ فَإِنَّ أَهْلَ الحَقِّ
قَالُوا : صِفَاتُ ذَاتِ القَدِيمِ سُبْحَانَهُ بَاقِيَاتٌ بِبَقَائِهِ تَعَالَى ؛
فَنَبَّهَ عَلَى هَذِهِ المَسْأَلَةِ ، وَبَيَّنَ أَنَّ البَاقِيَ بَاقٍ بِبَقَاءٍ
، خِلَافَ مَا قَالَهُ مُخَالِفُو أَهْلِ الحَقِّ
أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ الحُسَيْنِ
قَالَ : سَمِعْتُ النَّصْرَابَاذِيَّ يَقُولُ : ( أَنْتَ مُتَرَدِّدٌ بَيْنَ صِفَاتِ
الفِعْلِ وَصِفَاتِ الذَّاتِ ، وَكِلَاهُمَا صِفَتُهُ عَلَى الحَقِيقَةِ ، فَإِذَا
هَيَّمَكَ فِي مَقَامِ التَّفْرِقَةِ . . قَرَّنَكَ بِصِفَاتِ فِعْلِهِ ، وَإِذَا بَلَّغَكَ
إِلَى مَقَامِ الجَمْعِ . . قَرَّنَكَ بِصِفَاتِ ذَاتِهِ ) ، وَأَبُو القَاسِمِ النَّصْرَابَاذِيُّ
شَيْخُ وَقْتِهِ
سَمِعْتُ الأُسْتَاذَ الإِمَامَ أَبَا إِسْحَاقَ
الإِسْفَرَايِينِيَّ رَحِمَهُ اللهُ يَقُولُ : لَمَّا قَدِمْتُ مِنْ بَغْدَادَ . .
كُنْتُ أُدَرِّسُ فِي جَامِعِ نَيْسَابُورَ مَسْأَلَةَ الرُّوحِ ، وَأَشْرَحُ القَوْلَ
فِي أَنَّهَا مَخْلُوقَةٌ ، وَكَانَ أَبُو القَاسِمِ النَّصْرَابَاذِيُّ قَاعِدًا مُتَبَاعِدًا
عَنَّا يَصْغِي إِلَى كَلَامِي ، فَاجْتَازَ بِنَا بَعْدَ ذَلِكَ يَوْمًا بِأَيَّامٍ
قَلَائِلَ ، فَقَالَ لِمُحَمَّدٍ الفَرَّاءِ : ( اشْهَدْ أَنِّي أَسْلَمْتُ عَلَى يَدِ
هَذَا الرَّجُلِ ) وَأَشَارَ إِلَيَّ
سَمِعْتُ مُحَمَّدَ بْنَ الحُسَيْنِ السُّلَمِيَّ
يَقُولُ : سَمِعْتُ أَبَا الحُسَيْنِ الفَارِسِيَّ يَقُولُ : سَمِعْتُ إِبْرَاهِيمَ
بْنَ فَاتِكٍ يَقُولُ : سَمِعْتُ الجُنَيْدَ يَقُولُ : ( مَتَى يَتَّصِلُ مَنْ لَا
شَبِيهَ لَهُ وَلَا نَظِيرَ بِمَا لَهُ شَبِيهٌ وَنَظِيرٌ ؟! هَيْهَاتَ ! هَذَا ظَنٌّ
عَجِيبٌ ، إِلَّا بِمَا لَطُفَ اللَّطِيفُ مِنْ حَيْثُ لَا دَرْكَ وَلَا وَهْمَ إِلَّا
إِشَارَةُ اليَقِينِ وَتَحْقِيقُ الإِيمَانِ
وَأَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ الحُسَيْنِ
قَالَ : سَمِعْتُ عَبْدَ الوَاحِدِ بْنَ بَكْرٍ يَقُولُ : حَدَّثَنِي أَحْمَدُ بْنُ
مُحَمَّدِ بْنِ عَلِيٍّ البَرْذَعِيُّ قَالَ : حَدَّثَنَا طَاهِرُ بْنُ إِسْمَاعِيلَ
الرَّازِيُّ قَالَ : قِيلَ لِيَحْيَى بْنِ مُعَاذٍ : أَخْبِرْنَا عَنِ اللهِ ؟ فَقَالَ
: إِلَهٌ وَاحِدٌ ، فَقِيلَ لَهُ : كَيْفَ هُوَ ؟ فَقَالَ : مَلِكٌ قَادِرٌ ، فَقِيلَ
لَهُ : أَيْنَ هُوَ ؟ فَقَالَ : بِالمِرْصَادِ ، فَقَالَ السَّائِلُ : لَمْ أَسْأَلْكَ
عَنْ هَذَا ! فَقَالَ : مَا كَانَ غَيْرَ هَذَا . . كَانَ صِفَةَ المَخْلُوقِ ، فَأَمَّا
صِفَتُهُ . . فَمَا أَخْبَرْتُكَ عَنْهُ
وَأَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ الحُسَيْنِ
قَالَ : سَمِعْتُ أَبَا بَكْرٍ الرَّازِيَّ يَقُولُ : سَمِعْتُ أَبَا عَلِيٍّ الرُّوذْبَارِيَّ
يَقُولُ : ( كُلُّ مَا تَوَهَّمَ مَتَوَهِّمٌ بِالجَهْلِ أَنَّهُ كَذَلِكَ . . فَالَعَقْلُ
يَدُلُّ أَنَّهُ بِخِلَافِهِ
Dan apa yang dikatakan oleh Syekh Abu Al-Qasim
An-Nashrabadzi ini adalah puncak ketelitian/pembuktian (*ghayatut-tahqiq*).
Sebab para pengikut kebenaran (*ahlul haq*) berkata: Sifat-sifat Dzat Yang Maha
Terdahulu/Kekal (*Al-Qadim*) Maha Suci Dia adalah kekal dengan kekekalan Allah
Ta'ala. Maka beliau mengingatkan masalah ini dan menjelaskan bahwa yang kekal
itu kekal dengan adanya sifat kekekalan (*baqa'*), berbeda dari apa yang
dikatakan oleh orang-orang yang menyelisih *ahlul haq*.
Muhammad bin Al-Husain mengabarkan kepada kami, ia berkata:
Saya mendengar An-Nashrabadzi berkata: *(Engkau berbolak-balik antara
sifat-sifat perbuatan [sifatul fi'li] dan sifat-sifat Dzat [sifatudz-dzat], dan
keduanya adalah sifat-Nya yang hakiki. Maka ketika Dia membuatmu hanyut dalam
maqam pemisahan [tafriqah]... Dia menyandingkanmu dengan sifat-sifat
perbuatan-Nya; dan jika Dia menyampaikanmu ke maqam penyatuan [jam'u]... Dia
menyandingkanmu dengan sifat-sifat Dzat-Nya).* Dan Abu Al-Qasim An-Nashrabadzi
adalah guru utama pada zamannya.
Saya mendengar Al-Ustadz Al-Imam Abu Ishaq Al-Isfarayini
—semoga Allah merahmatinya— berkata: Ketika aku datang dari Baghdad... aku
mengajar di Masjid Jami' Naisabur tentang masalah ruh, dan aku menjelaskan
pendapat bahwa ruh adalah makhluk. Abu Al-Qasim An-Nashrabadzi saat itu duduk
agak jauh dari kami sambil mendengarkan perkataanku. Beberapa hari setelah itu
beliau lewat di hadapan kami, lalu berkata kepada Muhammad Al-Farra': *(Saksikanlah
bahwa aku telah masuk Islam [kembali menyegarkan akidah] di tangan orang ini),*
seraya menunjuk kepadaku.
Saya mendengar Muhammad bin Al-Husain As-Sulami berkata:
Saya mendengar Abu Al-Husain Al-Farisi berkata: Saya mendengar Ibrahim bin
Fatik berkata: Saya mendengar Al-Junaid berkata: *(Bagaimana mungkin Dzat yang
tidak memiliki keserupaan dan tandingan dapat bersambung [menyatu] dengan
sesuatu yang memiliki keserupaan dan tandingan?! Mustahil! Ini adalah sangkaan
yang aneh, kecuali melalui kelembutan Dzat Yang Maha Lembut [Al-Lathif] dari
sekira tidak dapat dicapai oleh nalar maupun prasangka, melainkan hanya dengan
isyarat keyakinan dan pembenaran iman).*
Muhammad bin Al-Husain mengabarkan kepada kami, ia berkata:
Saya mendengar Abdul Wahid bin Bakr berkata: Ahmad bin Muhammad bin Ali
Al-Bardza'i menceritakan kepadaku, ia berkata: Thahir bin Ismail Ar-Razi menceritakan
kepada kami, ia berkata: Dikatakan kepada Yahya bin Mu'adz: "Beritahukan
kepada kami tentang Allah?" Maka ia menjawab: *"Tuhan Yang Maha
Esa."* Lalu ditanyakan padanya: "Bagaimana Dia?" Ia menjawab:
*"Raja Yang Maha Kuasa."* Ditanyakan lagi padanya: "Di mana
Dia?" Ia menjawab: *"Maha Mengawasi (bil-mirshad)."* Penanya
berkata: "Aku tidak menanyakan hal ini padamu!" Maka Yahya bin Mu'adz
berkata: *"Sifat selain dari ini adalah sifat makhluk. Adapun sifat-Nya...
adalah apa yang telah aku beritahukan kepadamu."*
Muhammad bin Al-Husain mengabarkan kepada kami, ia berkata:
Saya mendengar Abu Bakr Ar-Razi berkata: Saya mendengar Abu Ali Ar-Rudzbari
berkata: *(Segala sesuatu yang diduga oleh seseorang karena kebodohannya bahwa
Allah demikian/seperti itu... maka akal menuntun bahwa Allah berbeda dari hal
tersebut).*
Silahkan Bagikan Artikel ini
Mohon Maaf, Kepada Semua Sahabat, Atas Ketidak Nyamanannya, Dengan adanya Iklan Adsense. Mohon Keridhoannya dan ikut meng-KLIK iklannya. Terima Kasih.**** Apabila ada link Download yg rusak/mati, mohon beritahu kami lewat komentar dibawah ini.
Title : TERJEMAH RISALATUL-QUSYAIRIYYAH (BAB 1) Perkataan Kaum Sufi terkait masalah *ushul* (4)
Description : TERJEMAH KITAB RISALATUL-QUSYAIRIYYAH الرسالة القشيرية **BAB PERTAMA** ** Tokoh-Tokoh Utama Sufi dan Ilmu Tauhid ** kumpulan dari peti...