• Home
  • Facebook PPa
  • Twitter
  • Aurodan PPa
  • Download software
 Padepokan Padang Ati (ppa)
  • HOME
  • AL-HIKAM
    • KH ABDUL WAHID ZUHDI
      • AL-HIKAM mp3
      • KISAH PERANG BADAR mp3
      • SULAMUT-TAUFIQ mp3
      • FIQIH/UBUDIYYAH mp3
    • SYARAH AL HIKAM
    • AL HIKAM KH IMRON JAMIL mp3
  • TASAWWUF-THORIQOH
    • HIKMAH SUFI
    • BAHASAN SUFI
    • THORIQOH
      • SYADZILIYYAH
      • QODIRIYYAH
      • NAQSYABANDIYYAH
      • THORIQOH LAINNYA
    • KISAH ULAMA’NUSANTARA
    • KISAH ULAMA’ DUNIA
    • KISAH WALI SONGO(9)
  • DOWNLOAD KITAB
    • KITAB TERJEMAH 1
    • KITAB TERJEMAH 2
    • KITAB KUNING MAKNA PESANTREN
    • KITAB HADITS
    • KITAB KLASIK/KUNING
    • KITAB KUNING MP3
      • Kitab kuning/klasik mp3
      • Ihya'Ulumuddin mp3
      • Nasho'ihul 'Ibad.mp3
      • Irsyadul 'ibad mp3
      • At-Tibyaan fii Aadaabi Hamalatil Qu’ran mp3
    • BAHTSUL MASA'IL
    • E-BOOK ISLAMI 1
    • E-BOOK ISLAMI TERBARU
    • E-BOOK MUSLIMAH
  • TERJEMAHAN KITAB
    • KITAB-KITAB SYEIKH ABDUL QODIR ra
      • FATHUR-ROBBANI WAL FAYDHUR RAHMANY
      • PENGAJIAN SYEIKH ABDUL QODIR ra
      • FUTUHUL GHOIB
      • MANAQIB SYEIKH ABDUL QODIR ra
      • WEJANGAN SYEIKH ABDUL QODIR ra
    • SYARAH AL HIKAM
    • AT-TANWIR FI ISQOTHID TADBIR
    • TAJUL 'ARUSY IBNU 'ATHO'ILLAH
    • RISALATUL QUSYAIRIYYAH
    • (WASHOYA) AN-NASHO'IH
    • MEMBUMIKAN AL-QUR'AN
    • RENUNGAN TENTANG UMUR MANUSIA
    • KEAJAIBAN DLM TUBUH KITA
    • AT-TA'ARUF LI MADZHABI AHLIT-TASHAWWUF
    • KHUTBAH JUM.AH
  • AL-QUR'AN - QIRO'AH
    • TAFSIR JALALEIN
    • AL-QUR'AN UNTUK PC/HP
    • AL-QUR'AN 30 juz (Murottal)mp3
    • QIRO'AH, SENI BACA AL-QUR'AN mp3
    • SHOLAWAT,NASYID,PUISI mp3
Home » RISALATUL-QUSYAIRIYYAH » TERJEMAH RISALATUL-QUSYAIRIYYAH BAB 42: KEFAKIRAN

TERJEMAH RISALATUL-QUSYAIRIYYAH BAB 42: KEFAKIRAN

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيمِ

اللهُم َّصلِّ علٰى سَيِّدنا مُحَمّدٍ عبدِكَ وَنبيِّكَ ورسولِكَ النَّبيِّ الاُمِيّ وَعلٰى اٰلهِ وَصَحْبِهِ وسَلِّم تسليماً بقدرِ عظمةِ ذاَتِكَ في كـُلِّ وَقتٍ وَحيـنٍ

الرسالة القشيرية

42. Bab Kemiskinan (Kafakiran)

باب الفقر

قَالَ اللهُ تَعَالَى: ﴿لِلْفُقَرَاءِ الَّذِينَ أُحْصِرُوا فِي سَبِيلِ اللَّهِ لَا يَسْتَطِيعُونَ ضَرْبًا فِي الْأَرْضِ يَحْسَبُهُمُ الْجَاهِلُ أَغْنِيَاءَ مِنَ التَّعَفُّفِ ...﴾ الآية. ا
ا
أَخْبَرَنَا أَبُو عَبْدِ اللهِ الحُسَيْنُ بْنُ شُجَاعِ بْنِ الحَسَنِ بْنِ مُوسَى البَزَّارُ بِبَغْدَادَ قَالَ: أَخْبَرَنَا أَبُو بَكْرٍ مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرِ بْنِ مُحَمَّدِ بْنِ الهَيْثَمِ الأَنْبَارِيُّ قَالَ: حَدَّثَنَا جَعْفَرُ بْنُ مُحَمَّدٍ الصَّائِغُ قَالَ: حَدَّثَنَا قَبِيصَةُ قَالَ: حَدَّثَنَا سُفْيَانُ، عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ عَمْرٍو، عَنْ عَلْقَمَةَ، عَنْ أَبِي سَلَمَةَ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ، عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: «يَدْخُلُ الفُقَرَاءُ الجَنَّةَ قَبْلَ الأَغْنِيَاءِ بِخَمْسِ مِئَةِ عَامٍ، نِصْفِ يَوْمٍ». ا
ا
وَأَخْبَرَنَا أَبُو بَكْرٍ مُحَمَّدُ بْنُ أَحْمَدَ بْنِ عَبْدُوسٍ الحِيَرِيُّ بِبَغْدَادَ قَالَ: حَدَّثَنَا أَبُو أَحْمَدَ حَمْزَةُ بْنُ العَبَّاسِ البَزَّارُ بِبَغْدَادَ قَالَ: حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ غَالِبِ بْنِ حَرْبٍ قَالَ: حَدَّثَنَا عَبْدُ اللهِ بْنُ مُسْلِمَةَ قَالَ: حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ أَبِي الفُرَاتِ، عَنْ إِبْرَاهِيمَ الهَجَرِيِّ، عَنْ أَبِي الأَحْوَصِ، عَنْ عَبْدِ اللهِ قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «إِنَّ المِسْكِينَ لَيْسَ بِالطَّوَّافِ الَّذِي تَرُدُّهُ اللُّقْمَةُ وَاللُّقْمَتَانِ، وَالتَّمْرَةُ وَالتَّمْرَتَانِ»، قَالَ: فَقِيلَ: فَمَنِ المِسْكِينُ يَا رَسُولَ اللهِ؟ قَالَ: «الَّذِي لَا يَجِدُ مَا يُغْنِيهِ، وَيَسْتَحْيِي أَنْ يَسْأَلَ النَّاسَ، وَلَا يُفْطَنُ لَهُ فَيُتَصَدَّقَ عَلَيْهِ». ا
ا
قَالَ الأُسْتَاذُ: مَعْنَى قَوْلِهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «يَسْتَحْيِي أَنْ يَسْأَلَ النَّاسَ» أَيْ: يَسْتَحْيِي مِنَ اللهِ تَعَالَى أَنْ يَسْأَلَ النَّاسَ، لَا أَنَّهُ يَسْتَحْيِي مِنَ النَّاسِ. ا
ا
وَالْفَقْرُ شِعَارُ الْأَوْلِيَاءِ، وَحِلْيَةُ الْأَصْفِيَاءِ، وَاخْتِيَارُ الْحَقِّ سُبْحَانَهُ لِخَوَاصِّهِ مِنَ الْأَتْقِيَاءِ وَالْأَنْبِيَاءِ. ا
ا
وَالْفُقَرَاءُ صَفْوَةُ اللَّهِ عَزَّ وَجَلَّ مِنْ عِبَادِهِ، وَمَوَاضِعُ أَسْرَارِهِ بَيْنَ خَلْقِهِ، بِهِمْ يَصُونُ الْخَلْقَ، وَبِبَرَكَاتِهِمْ يَبْسُطُ عَلَيْهِمُ الرِّزْقَ. ا
ا
وَالْفُقَرَاءُ الصُّبُرُ جُلَسَاءُ اللَّهِ تَعَالَى يَوْمَ الْقِيَامَةِ، بِذَلِكَ وَرَدَ الْخَبَرُ عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ. ا
ا
أَخْبَرَنَا الشَّيْخُ أَبُو عَبْدِ الرَّحْمَنِ السُّلَمِيُّ قَالَ: أَخْبَرَنَا إِبْرَاهِيمُ بْنُ أَحْمَدَ بْنِ مُحَمَّدِ بْنِ رَجَاءٍ الْبُزَارِيُّ قَالَ: حَدَّثَنَا عَبْدُ اللهِ بْنُ جَعْفَرِ بْنِ أَحْمَدَ بْنِ خَشِيشٍ الْبَغْدَادِيُّ قَالَ: حَدَّثَنَا عُثْمَانُ بْنُ مَعْبَدٍ قَالَ: حَدَّثَنَا عُمَرُ بْنُ رَاشِدٍ، عَنْ مَالِكٍ، عَنْ نَافِعٍ، عَنِ ابْنِ عُمَرَ، عَنْ عُمَرَ بْنِ الْخَطَّابِ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «لِكُلِّ شَيْءٍ مِفْتَاحٌ، وَمِفْتَاحُ الْجَنَّةِ حُبُّ الْمَسَاكِينِ، وَالْفُقَرَاءُ الصُّبُرُ هُمْ جُلَسَاءُ اللهِ تَعَالَى يَوْمَ الْقِيَامَةِ». ا
ا
وَقِيلَ: إِنَّ رَجُلًا أَتَى إِبْرَاهِيمَ بْنَ أَدْهَمَ بِعَشَرَةِ آلَافِ دِرْهَمٍ، فَأَبَى أَنْ يَقْبَلَهُ، وَقَالَ: تُرِيدُ أَنْ تَمْحُوَ اسْمِي مِنْ دِيوَانِ الْفُقَرَاءِ بِعَشَرَةِ آلَافِ دِرْهَمٍ؟! لَا أَفْعَلُ. ا
ا
وَقَالَ مُعَاذٌ النَّسَفِيُّ: (مَا أَهْلَكَ اللهُ قَوْمًا وَإِنْ عَمِلُوا مَا عَمِلُوا حَتَّى أَهَانُوا الْفُقَرَاءَ وَأَذَلُّوهُمْ). ا
ا
وَقِيلَ: لَوْ لَمْ يَكُنْ لِلْفَقِيرِ فَضِيلَةٌ غَيْرَ إِرَادَتِهِ سَعَةَ الْمُسْلِمِينَ وَرُخْصَ أَسْعَارِهِمْ .. لَكَفَاهُ ذَلِكَ؛ لِأَنَّهُ يَحْتَاجُ إِلَى شِرَائِهَا، وَالْغَنِيُّ يَحْتَاجُ إِلَى بَيْعِهَا، هَذَا لِعَوَامِّ الْفُقَرَاءِ، فَكَيْفَ حَالُ خَوَاصِّهِمْ؟! ا


Allah Ta'ala berfirman: " (Apa yang kamu nafkahkan itu adalah) bagi orang-orang fakir yang terikat (oleh jihad) di jalan Allah; mereka tidak dapat berusaha di bumi; orang yang tidak tahu menyangka mereka orang kaya karena memelihara diri dari meminta-minta..." [QS. Al-Baqarah: 273].

Abu Abdullah Al-Husain bin Syuja' bin Al-Hasan bin Musa Al-Bazzar di Bagdad memberitahukan kepada kami, ia berkata: Abu Bakr Muhammad bin Ja'far bin Muhammad bin Al-Haitsam Al-Anbari memberitahukan kepada kami, ia berkata: Ja'far bin Muhammad Ash-Ssha'igh menceritakan kepada kami, ia berkata: Qabishah menceritakan kepada kami, ia berkata: Sufyan menceritakan kepada kami, dari Muhammad bin 'Amr, dari 'Alqamah, dari Abu Salamah, dari Abu Hurairah, dari Nabi ﷺ beliau bersabda: "Orang-orang fakir akan masuk surga lebih dahulu daripada orang-orang kaya dengan jarak lima ratus tahun, yaitu setengah hari (di akhirat)."

Dan Abu Bakr Muhammad bin Ahmad bin 'Abdus Al-Hiyari di Bagdad memberitahukan kepada kami, ia berkata: Abu Ahmad Hamzah bin Al-'Abbas Al-Bazzar di Bagdad menceritakan kepada kami, ia berkata: Muhammad bin Ghalib bin Harb menceritakan kepada kami, ia berkata: 'Abdullah bin Maslamah menceritakan kepada kami, ia berkata: Muhammad bin Abil Furat menceritakan kepada kami, dari Ibrahim Al-Hajari, dari Abul Ahwash, dari 'Abdullah (bin Mas'ud), ia berkata: Rasulullah ﷺ bersabda: "Bukanlah dinamakan orang miskin itu orang yang berkeliling (meminta-minta) yang bisa ditolak dengan sesuap dua suap makanan, atau satu dua butir kurma." Lalu ditanyakan: "Lantas siapakah orang miskin itu wahai Rasulullah?" Beliau menjawab: "Orang yang tidak menemukan kecukupan untuk memenuhi kebutuhannya, namun ia malu untuk meminta-minta kepada manusia, dan keberadaannya tidak disadari sehingga ia diberi sedekah."

Sang Guru (penulis) berkata: Makna dari sabda beliau ﷺ "ia malu untuk meminta-minta kepada manusia" adalah: Ia merasa malu kepada Allah Ta'ala untuk meminta kepada manusia, bukan sekadar malu kepada manusia itu sendiri.

Kafakiran (kemiskinan spiritual/material karena Allah) adalah lambang para wali, perhiasan orang-orang suci, serta pilihan Allah Yang Mahasuci bagi hamba-hamba-Nya yang khusus dari kalangan orang-orang bertakwa dan para nabi.

Orang-orang fakir adalah hamba-hamba pilihan Allah 'Azza wa Jalla, tempat tersimpannya rahasia-rahasia-Nya di antara makhluk-Nya. Melalui mereka, Allah menjaga para makhluk, dan berkat keberkahan mereka, Allah membentangkan rezeki bagi manusia.

Orang-orang fakir yang sabar adalah teman duduk Allah Ta'ala kelak pada hari kiamat. Hal itu telah dijelaskan dalam riwayat dari Nabi ﷺ.

Syaikh Abu 'Abdirrahman As-Sulami memberitahukan kepada kami, ia berkata: Ibrahim bin Ahmad bin Muhammad bin Raja' Al-Buzari memberitahukan kepada kami, ia berkata: 'Abdullah bin Ja'far bin Ahmad bin Khasyisy Al-Baghdadi menceritakan kepada kami, ia berkata: 'Utsman bin Ma'bad menceritakan kepada kami, ia berkata: 'Umar bin Rasyid menceritakan kepada kami, dari Malik, dari Nafi', dari Ibn 'Umar, dari 'Umar bin Al-Khaththab radhiyallahu 'anhu, ia berkata: Rasulullah ﷺ bersabda: "Segala sesuatu memiliki kunci, dan kunci surga adalah mencintai orang-orang miskin. Dan orang-orang fakir yang sabar, merekalah teman duduk Allah Ta'ala pada hari kiamat."

Dikatakan bahwa ada seorang pria mendatangi Ibrahim bin Adham membawa uang sepuluh ribu dirham (untuk diberikan padanya), namun beliau menolak untuk meimterimanya dan berkata: "Apakah engkau ingin menghapus namaku dari daftar orang-orang fakir hanya dengan sepuluh ribu dirham?! Aku tidak akan melakukannya."

Mu'adz An-Nasafi berkata: "Allah tidak pernah membinasakan suatu kaum—betapa pun banyaknya amal perbuatan yang mereka lakukan—hingga mereka menghina dan merendahkan orang-orang fakir."

Dan dikatakan: Jikalau tidak ada keutamaan bagi seorang yang fakir selain dari keinginannya agar umat Islam berada dalam kelapangan dan murahnya harga barang-barang mereka, maka hal itu sudah cukup baginya. Sebab, orang fakir membutuhkan untuk membeli (dengan harga murah), sedangkan orang kaya membutuhkan untuk menjualnya (dengan harga mahal). Ini adalah keadaan orang-orang fakir secara umum, lalu bagaimana dengan keadaan orang-orang fakir yang khusus (para wali/sufi)?!

 سَمِعْتُ الشَّيْخَ أَبَا عَبْدِ الرَّحْمَنِ السُّلَمِيَّ يَقُولُ: سَمِعْتُ عَبْدَ الْوَاحِدِ بْنَ بَكْرٍ يَقُولُ: سَمِعْتُ أَبَا بَكْرِ بْنَ سَمْعَانَ يَقُولُ: سَمِعْتُ أَبَا بَكْرِ بْنَ مَسْعُودٍ يَقُولُ: سُئِلَ يَحْيَى بْنُ مُعَاذٍ عَنِ الْفَقْرِ، فَقَالَ: حَقِيقَتُهُ أَلَّا يَسْتَغْنِيَ إِلَّا بِاللَّهِ تَعَالَى، وَرَسْمُهُ عَدَمُ الْأَسْبَابِ كُلِّهَا. ا
 ا
وَسَمِعْتُهُ يَقُولُ: سَمِعْتُ مَنْصُورَ بْنَ عَبْدِ اللَّهِ يَقُولُ: سَمِعْتُ إِبْرَاهِيمَ الْقَصَّارَ يَقُولُ: (الْفَقْرُ لِبَاسٌ يُورِثُ الرِّضَا إِذَا تَحَقَّقَ الْعَبْدُ فِيهِ).
ا
 ا
وَقَدِمَ عَلَى الْأُسْتَاذِ أَبِي عَلِيٍّ الدَّقَّاقِ رَحِمَهُ اللَّهُ عَلَيْهِ فَقِيرٌ فِي سَنَةِ خَمْسٍ أَوْ أَرْبَعٍ وَتِسْعِينَ وَثَلَاثِ مِئَةٍ مِنْ زَوْزَنَ وَعَلَيْهِ مِسْحٌ وَقَلَنْسُوَةُ مِسْحٍ، فَقَالَ لَهُ بَعْضُ أَصْحَابِنَا: بِكَمِ اشْتَرَيْتَ هَذَا الْمِسْحَ؟ عَلَى وَجْهِ الْمُطَايَبَةِ. ا
 ا
فَقَالَ: اشْتَرَيْتُهُ بِالدُّنْيَا وَمَا فِيهَا، وَطُلِبَ مِنِّي بِالْآخِرَةِ، فَلَمْ أَبِعْهُ. ا
 ا
سَمِعْتُ الْأُسْتَاذَ أَبَا عَلِيٍّ الدَّقَّاقَ يَقُولُ: قَامَ فَقِيرٌ فِي مَجْلِسِ يَطْلُبُ شَيْئًا، وَقَالَ: إِنِّي جَائِعٌ مُنْذُ ثَلَاثٍ، وَكَانَ هُنَاكَ بَعْضُ الْمَشَايِخِ، فَصَاحَ عَلَيْهِ وَقَالَ: كَذَبْتَ؛ إِنَّ الْفَقْرَ سِرٌّ، وَهُوَ لَا يَضَعُ سِرَّهُ عِنْدَ مَنْ يَحْمِلُهُ إِلَى (مَنْ يَزِيدُ). ا
 ا
سَمِعْتُ مُحَمَّدَ بْنَ الْحُسَيْنِ يَقُولُ: سَمِعْتُ مُحَمَّدًا الْفَرَّاءَ يَقُولُ: سَمِعْتُ زَكَرِيَّا الشَّخْتَنِيَّ قَالَ: سَمِعْتُ حَمْدُونًا الْقَصَّارَ يَقُولُ: (إِذَا اجْتَمَعَ إِبْلِيسُ وَجُنُودُهُ ... لَمْ يَفْرَحُوا بِشَيْءٍ كَفَرَحِهِمْ بِثَلَاثَةِ أَشْيَاءَ: رَجُلٌ مُؤْمِنٌ قَتَلَ مُؤْمِنًا، وَرَجُلٌ يَمُوتُ عَلَى الْكُفْرِ، وَقَلْبٌ فِيهِ خَوْفُ الْفَقْرِ). ا
 ا
وَسَمِعْتُهُ يَقُولُ: سَمِعْتُ عَبْدَ اللَّهِ بْنَ عَطَاءٍ يَقُولُ: سَمِعْتُ أَبَا جَعْفَرٍ الْفَرْغَانِيَّ يَقُولُ: سَمِعْتُ الْجُنَيْدَ يَقُولُ: (يَا مَعْشَرَ الْفُقَرَاءِ؛ إِنَّكُمْ تُعْرَفُونَ بِاللَّهِ وَتُكْرَمُونَ لِلَّهِ، فَانْظُرُوا كَيْفَ تَكُونُونَ مَعَ اللَّهِ إِذَا خَلَوْتُمْ بِهِ). ا
 ا
سَمِعْتُ الشَّيْخَ أَبَا عَبْدِ الرَّحْمَنِ السُّلَمِيَّ يَقُولُ: سَمِعْتُ مُحَمَّدَ بْنَ الْحَسَنِ الْبَغْدَادِيَّ يَقُولُ: سَمِعْتُ مُحَمَّدَ بْنَ عَبْدِ اللَّهِ الْفَرْغَانِيَّ يَقُولُ: [سَمِعْتُ الْجُنَيْدَ] وَقَدْ سُئِلَ: الِافْتِقَارُ إِلَى اللَّهِ عَزَّ وَجَلَّ أَتَمُّ أَمِ الِاسْتِغْنَاءُ بِاللَّهِ؟
 ا
فَقَالَ: إِذَا صَحَّ الِافْتِقَارُ إِلَى اللَّهِ .. فَقَدْ صَحَّ الِاسْتِغْنَاءُ بِاللَّهِ، وَإِذَا صَحَّ الْغِنَى بِاللَّهِ تَعَالَى .. كَمُلَ الْغَنَاءُ بِهِ، فَلَا يُقَالُ: أَيُّهُمَا أَتَمُّ: الِافْتِقَارُ أَمِ الْغِنَى؛ لِأَنَّهُمَا حَالَتَانِ لَا يَتِمُّ إِحْدَاهُمَا إِلَّا بِالْأُخْرَى. ا
 ا
وَسَمِعْتُهُ يَقُولُ: سَمِعْتُ مَنْصُورَ بْنَ عَبْدِ اللَّهِ يَقُولُ: سَمِعْتُ جَعْفَرًا يَقُولُ: سَمِعْتُ رُوَيْمًا يَقُولُ وَقَدْ سُئِلَ عَنْ نَعْتِ الْفَقِيرِ، فَقَالَ: إِرْسَالُ النَّفْسِ فِي أَحْكَامِ اللَّهِ تَعَالَى. ا
 ا
وَقِيلَ: نَعْتُ الْفَقِيرِ ثَلَاثَةُ أَشْيَاءَ: حِفْظُ سِرِّهِ، وَأَدَاءُ فَرْضِهِ، وَصِيَانَةُ فَقْرِهِ. ا
 ا
وَقِيلَ لِأَبِي سَعِيدٍ الْخَرَّازِ: لِمَ تَأَخَّرَ عَنِ الْفُقَرَاءِ رِفْقُ الْأَغْنِيَاءِ؟
 ا
فَقَالَ: لِثَلَاثِ خِصَالٍ: لِأَنَّ مَا فِي أَيْدِيهِمْ غَيْرُ طَيِّبٍ، وَلِأَنَّهُمْ غَيْرُ مُوَفَّقِينَ، وَلِأَنَّ الْفُقَرَاءَ مُرَادُونَ بِالْبَلَاءِ. ا
 ا
وَقِيلَ: أَوَحَى اللَّهُ إِلَى مُوسَى عَلَيْهِ السَّلَامُ: إِذَا رَأَيْتَ الْفُقَرَاءَ .. فَسَائِلْهُمْ كَمَا تُسَائِلُ الْأَغْنِيَاءَ، فَإِنْ لَمْ تَفْعَلْ .. فَاجْعَلْ كُلَّ شَيْءٍ عَلَّمْتُكَ تَحْتَ الترَابِ. ا

Aku mendengar Syaikh Abu 'Abdirrahman As-Sulami berkata: Aku mendengar 'Abdul Wahid bin Bakr berkata: Aku mendengar Abu Bakr bin Sam'an berkata: Aku mendengar Abu Bakr bin Mas'ud berkata: Yahya bin Mu'adh pernah ditanya tentang hakikat kemiskinan spiritual (kafakiran), lalu beliau menjawab: "Hakikatnya adalah tidak merasa cukup/butuh kecuali hanya kepada Allah Ta'ala, dan cirinya adalah terlepasnya dari segala sebab-sebab material."

Dan aku mendengarnya berkata: Aku mendengar Manshur bin 'Abdullah berkata: Aku mendengar Ibrahim Al-Qassar berkata: "Kafakiran adalah pakaian yang membuahkan rasa ridha apabila seorang hamba telah benar-benar menghayati dan merealisasikannya."

Seorang fakir pernah mendatangi Ustadz Abu 'Ali Ad-Daqqaq (semoga Allah merahmatinya) pada tahun 394 atau 395 H dari daerah Zauzan, dengan mengenakan pakaian dari bulu kasar (mis-h) dan penutup kepala dari bulu kasar. Maka salah seorang sahabat kami berkata kepadanya dengan nada bersenda gurau: "Berapakah engkau membeli pakaian bulu kasar ini?"

Pria fakir itu menjawab: "Aku membelinya dengan dunia beserta seluruh isinya, dan ditawar dariku untuk ditukar dengan akhirat, namun aku tidak mau menjualnya."

Aku mendengar Ustadz Abu 'Ali Ad-Daqqaq berkata: Seorang fakir berdiri di suatu majelis untuk meminta sesuatu, lalu ia berkata: "Aku telah kelaparan selama tiga hari." Di sana ada salah seorang mashayikh (guru sufi), lalu guru tersebut menegurnya dengan keras dan berkata: "Engkau berdusta! Sesungguhnya kafakiran adalah rahasia (antara hamba dan Tuhan), dan Allah tidak meletakkan rahasia-Nya pada orang yang membawa dan memperjualbelikannya kepada orang yang mau memberi lebih (melelangnya)."

Aku mendengar Muhammad bin Al-Husain berkata: Aku mendengar Muhammad Al-Farra' berkata: Aku mendengar Zakariya Ash-Syakhtani berkata: Aku mendengar Hamdun Al-Qassar berkata: "Apabila Iblis dan bala tentaranya berkumpul, mereka tidak pernah bergembira atas sesuatu sebagaimana kegembiraan mereka atas tiga hal: seorang mukmin yang membunuh mukmin lainnya, seseorang yang mati dalam keadaan kafir, dan hati yang di dalamnya terdapat ketakutan akan kemiskinan."

Dan aku mendengarnya berkata: Aku mendengar 'Abdullah bin 'Atha' berkata: Aku mendengar Abu Ja'far Al-Farghani berkata: Aku mendengar Al-Junaid berkata: "Wahai sekalian orang-orang fakir; sesungguhnya kalian dikenal karena Allah dan dimuliakan karena Allah. Maka perhatikanlah bagaimana sikap kalian bersama Allah ketika kalian sedang berdua saja dengan-Nya."

Aku mendengar Syaikh Abu 'Abdirrahman As-Sulami berkata: Aku mendengar Muhammad bin Al-Hasan Al-Baghdadi berkata: Aku mendengar Muhammad bin 'Abdullah Al-Farghani berkata: [Aku mendengar Al-Junaid] ketika beliau ditanya: "Manakah yang lebih sempurna: merasa butuh (ketergantungan) kepada Allah 'Azza wa Jalla ataukah merasa cukup dengan Allah?"

Beliau menjawab: "Apabila rasa butuh kepada Allah itu benar/murni, maka benar pulalah rasa cukup dengan Allah. Dan apabila rasa cukup dengan Allah Ta'ala itu murni, maka sempurnalah kecukupan bersama-Nya. Maka tidak bisa dikatakan mana yang lebih sempurna antara ketergantungan atau kecukupan, karena keduanya adalah dua keadaan yang tidak akan sempurna salah satunya melainkan dengan yang lain."

Dan aku mendengarnya berkata: Aku mendengar Manshur bin 'Abdullah berkata: Aku mendengar Ja'far berkata: Aku mendengar Ruwaim berkata saat ditanya tentang sifat seorang yang fakir, beliau menjawab: "Pasrah dan menyerahkan diri sepenuhnya dalam hukum-hukum Allah Ta'ala."

Dan dikatakan: Sifat seorang yang fakir itu ada tiga hal: menjaga rahasianya (keadaannya dengan Allah), menunaikan kewajibannya, dan memelihara kehormatan kemiskinannya.

Dan ditanyakan kepada Abu Sa'id Al-Kharraz: "Mengapa kelembutan/bantuan orang-orang kaya terlambat sampai kepada orang-orang fakir?"

Maka beliau (Abu Sa'id Al-Kharraz) menjawab: "Karena tiga hal: karena apa yang ada di tangan mereka (harta orang kaya) tidak bersih, karena mereka tidak mendapatkan taufik (untuk berbagi), dan karena orang-orang fakir memang dipersiapkan untuk menerima ujian/cobaan."

Dan dikatakan: Allah berwahyu kepada Nabi Musa 'alaihis salam: "Jika engkau melihat orang-orang fakir, maka bertanyalah kepada mereka sebagaimana engkau bertanya (menyapa/menghormati) orang-orang kaya. Jika engkau tidak melakukannya, maka jadikanlah seluruh ilmu yang telah Aku ajarkan kepadamu terpendam di bawah tanah."

 

وَرُوِيَ عَنْ أَبِي الدَّرْدَاءِ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ أَنَّهُ قَالَ: لَأَنْ أَقَعَ مِنْ فَوْقِ قَصْرٍ فَيَتَحَطَّمَ .. أَحَبُّ إِلَيَّ مِنْ مُجَالَسَةِ الْغَنِيِّ؛ لِأَنِّي سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ: «إِيَّاكُمْ وَمُجَالَسَةَ الْمَوْتَى»، قِيلَ: وَمَنِ الْمَوْتَى؟ قَالَ: «الْأَغْنِيَاءُ». ا
ا
وَقِيلَ لِلرَّبِيعِ بْنِ خُثَيْمٍ: قَدْ غَلَا السِّعْرُ! فَقَالَ: نَحْنُ أَهْوَنُ عَلَى اللَّهِ تَعَالَى مِنْ أَنْ يُجِيعَنَا، إِنَّمَا يُجِيعُ أَوْلِيَاءَهُ. ا
ا
وَقَالَ إِبْرَاهِيمُ بْنُ أَدْهَمَ: طَلَبْنَا الْفَقْرَ فَاسْتَقْبَلَنَا الْغِنَى، وَطَلَبَ النَّاسُ الْغِنَى فَاسْتَقْبَلَهُمُ الْفَقْرُ. اا
سَمِعْتُ مُحَمَّدَ بْنَ الْحُسَيْنِ يَقُولُ: سَمِعْتُ أَحْمَدَ بْنَ عَلِيٍّ يَقُولُ: سَمِعْتُ الْحَسَنَ بْنَ عَلَّوَيْهِ يَقُولُ: قِيلَ لِيَحْيَى بْنِ مُعَاذٍ: مَا الْفَقْرُ؟ قَالَ: خَوْفُ الْفَقْرِ، قِيلَ: فَمَا الْغِنَى؟ قَالَ: الْأَمْنُ بِاللَّهِ تَعَالَى. ا
ا
وَسَمِعْتُهُ يَقُولُ: سَمِعْتُ أَبَا بَكْرٍ الرَّازِيَّ يَقُولُ: سَمِعْتُ الْجُرَيْرِيَّ يَقُولُ: سَمِعْتُ ابْنَ الْكَرِينِيِّ يَقُولُ: إِنَّ الْفَقِيرَ الصَّادِقَ لَيَحْتَرِزُ مِنَ الْغِنَى حَذَرًا أَنْ يَدْخُلَهُ الْغِنَى فَيُفْسِدَ عَلَيْهِ فَقْرَهُ، كَمَا أَنَّ الْغَنِيَّ يَحْتَرِزُ مِنَ الْفَقْرِ حَذَرًا أَنْ يَدْخُلَ عَلَيْهِ فَيُفْسِدَ غِنَاهُ عَلَيْهِ. ا
ا
وَسُئِلَ أَبُو حَفْصٍ: بِمَاذَا يَقْدُمُ الْفَقِيرُ عَلَى رَبِّهِ عَزَّ وَجَلَّ؟ فَقَالَ: وَمَا لِلْفَقِيرِ أَنْ يَقْدُمَ بِهِ عَلَى رَبِّهِ سِوَى فَقْرِهِ؟! ا
ا
وَقِيلَ: أَوَحَى اللَّهُ تَعَالَى إِلَى مُوسَى عَلَيْهِ السَّلَامُ: تُرِيدُ أَنْ يَكُونَ لَكَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ مِثْلُ حَسَنَاتِ الْخَلْقِ أَجْمَعَ؟ قَالَ: نَعَمْ، قَالَ: عُدِ الْمَرِيضَ، وَكُنْ لِثِيَابِ الْفُقَرَاءِ فَالِيًا. ا
ا
فَجَعَلَ مُوسَى عَلَيْهِ السَّلَامُ عَلَى نَفْسِهِ فِي كُلِّ شَهْرٍ سَبْعَةَ أَيَّامٍ يَطُوفُ عَلَى الْفُقَرَاءِ يَفْلِي ثِيَابَهُمْ، وَيَعُودُ الْمَرْضَى. ا
ا
وَقَالَ سَهْلُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ: (خَمْسَةُ أَشْيَاءَ مِنْ جَوْوُهَرِ النَّفْسِ: فَقِيرٌ يُظْهِرُ الْغِنَى، وَجَائِعٌ يُظْهِرُ الشِّبَعَ، وَمَحْزُونٌ يُظْهِرُ الْفَرَحَ، وَرَجُلٌ بَيْنَهُ وَبَيْنَ رَجُلٍ عَدَاوَةٌ فَيُظْهِرُ لَهُ الْمَحَبَّةَ، وَرَجُلٌ يَصُومُ بِالنَّهَارِ وَيَقُومُ بِاللَّيْلِ وَلَا يُظْهِرُ ضَعْفًا). ا
ا
وَقَالَ بِشْرُ بْنُ الْحَارِثِ: (أَفْضَلُ الْمَقَامَاتِ: اعْتِقَادُ الصَّبْرِ عَلَى الْفَقْرِ إِلَى الْقَبْرِ). ا
ا
وَقَالَ ذُو النُّونِ: (عَلَامَةُ سَخَطِ اللَّهِ عَلَى الْعَبْدِ: خَوْفُهُ مِنَ الْفَقْرِ). ا
ا
وَقَالَ الشِّبْلِيُّ: (أَدْنَى عَلَامَاتِ الْفَقْرِ: أَنْ لَوْ كَانَتِ الدُّنْيَا بِأَسْرِهَا لِأَحَدٍ فَأَنْفَقَهَا فِي يَوْمٍ، ثُمَّ خَطَرَ بِبَالِهِ أَنَّهُ لَوْ أَمْسَكَ مِنْهَا قُوتَ يَوْمٍ .. مَا صَدَقَ فِي فَقْرِهِ). ا

Diriwayatkan dari Abu Darda' radhiyallahu 'anhu bahwa ia berkata: "Jatuh dari atas istana hingga tubuhku hancur sungguh lebih aku sukai daripada duduk bermajelis dengan orang kaya. Sebab aku mendengar Rasulullah ﷺ bersabda: 'Jauhilah oleh kalian bermajelis dengan orang-orang yang mati!' Ditanyakan: 'Siapakah orang-orang yang mati itu?' Beliau menjawab: 'Orang-orang kaya'."

Dikatakan kepada Ar-Rabi' bin Khutsaim: "Harga barang-barang kini melambung mahal!" Maka beliau menjawab: "Kita terlalu hina di hadapan Allah Ta'ala sampai-sampai Ia membiarkan kita kelaparan; sesungguhnya Allah hanya menimpakan kelaparan kepada wali-wali-Nya (kekasih-Nya)."

Ibrahim bin Adham berkata: "Kami mencari kemiskinan (kebersandaran pada Allah) maka kami disambut oleh kecukupan/kekayaan, sedangkan orang-orang mencari kekayaan maka mereka disambut oleh kemiskinan."

Aku mendengar Muhammad bin Al-Husain berkata: Aku mendengar Ahmad bin 'Ali berkata: Aku mendengar Al-Hasan bin 'Allawaih berkata: Ditanyakan kepada Yahya bin Mu'adh: "Apakah kemiskinan itu?" Beliau menjawab: "Rasa takut akan kemiskinan." Ditanyakan: "Lalu apakah kekayaan itu?" Beliau menjawab: "Rasa aman bersama Allah Ta'ala."

Dan aku mendengarnya berkata: Aku mendengar Abu Bakr Ar-Razi berkata: Aku mendengar Al-Jurairi berkata: Aku mendengar Ibnul Karini berkata: "Sesungguhnya orang fakir yang jujur/sejati benar-benar menjaga dirinya dari kekayaan karena takut kekayaan itu merusak keadaannya yang fakir, sebagaimana orang kaya menjaga dirinya dari kemiskinan karena takut kemiskinan itu merusak kekayaannya."

Abu Hafsh pernah ditanya: "Dengan membawa apa seorang fakir menghadap Rabb-nya 'Azza wa Jalla?" Beliau menjawab: "Memangnya apa yang dimiliki seorang fakir untuk dibawa menghadap Rabb-nya selain kemiskinannya (ketergantungannya pada Allah)?!"

Dan dikatakan: Allah Ta'ala berwahyu kepada Nabi Musa 'alaihis salam: "Apakah engkau ingin memiliki pahala pada hari kiamat sebanyak pahala seluruh makhluk?" Musa menjawab: "Ya." Allah berfirman: "Menjenguklah orang sakit, dan bersihkanlah pakaian orang-orang fakir dari kutu."

Maka Nabi Musa 'alaihis salam mewajibkan atas dirinya selama tujuh hari dalam setiap bulan untuk berputar mendatangi orang-orang fakir untuk membersihkan kutu pakaian mereka serta menjenguk orang-orang sakit.

Sahl bin 'Abdullah berkata: "Enam/lima hal yang termasuk permata jiwa: Orang fakir yang menampakkan kecukupan, orang lapar yang menampakkan kenyang, orang sedih yang menampakkan kegembiraan, seseorang yang memiliki permusuhan dengan orang lain namun menampakkan kasih sayang kepadanya, dan seseorang yang berpuasa di siang hari serta shalat di malam hari tanpa menampakkan kelemahan."

Bishr bin Al-Harits berkata: "Kedudukan paling utama adalah meyakini kesabaran atas kemiskinan hingga masuk ke dalam kubur."

Dzun Nun berkata: "Tanda kemurkaan Allah terhadap seorang hamba adalah adanya rasa takut dalam dirinya terhadap kemiskinan."

Asy-Syibli berkata: "Tanda kemiskinan spiritual paling rendah adalah: Seandainya dunia beserta isinya milik seseorang lalu ia menginfakkannya dalam satu hari, kemudian terbersit dalam hatinya 'seandainya aku menyisakan sedikit untuk makanan hari ini', maka ia belum jujur dalam kemiskinan (kebersandarannya kepada Allah)."

سَمِعْتُ الأُسْتَاذَ أَبَا عَلِيٍّ الدَّقَّاقَ رَحِمَهُ اللهُ عَلَيْهِ يَقُولُ : ( تَكَلَّمَ النَّاسُ فِي الفَقْرِ وَالغِنَى أَيُّهُمَا أَفْضَلُ ، وَعِنْدِي أَنَّ الأَفْضَلَ : أَنْ يُعْطَى الرَّجُلُ كِفَايَتَهُ ثُمَّ يُصَانُ فِيهِ ) . ا
ا
سَمِعْتُ مُحَمَّدَ بْنَ الحُسَيْنِ يَقُولُ : سَمِعْتُ أَبَا عَبْدِ اللهِ الرَّازِيَّ يَقُولُ : سَمِعْتُ أَبَا مُحَمَّدٍ ابْنَ يَاسِينَ يَقُولُ : سَمِعْتُ ابْنَ الجَلَّاءِ وَقَدْ سَأَلْتُهُ عَنِ الفَقْرِ ، فَسَكَتَ ، حَتَّى خَلَا ، ثُمَّ ذَهَبَ وَرَجَعَ عَنْ قَرِيبٍ ، ثُمَّ قَالَ : كَانَ عِنْدِي أَرْبَعَةُ دَوَانِيقَ ، فَاسْتَحْيَيْتُ مِنَ اللهِ عَزَّ وَجَلَّ أَنْ أَتَكَلَّمَ فِي الفَقْرِ ، فَذَهَبْتُ وَأَخْرَجْتُهَا ، ثُمَّ قَعَدَ وَتَكَلَّمَ فِي الفَقْرِ . ا
ا
وَسَمِعْتُهُ يَقُولُ : سَمِعْتُ عَبْدَ اللهِ بْنَ مُحَمَّدٍ الدِّمَشْقِيَّ يَقُولُ : سَمِعْتُ إِبْرَاهِيمَ ابْنَ المَوَلِّدِ يَقُولُ : سَأَلْتُ ابْنَ الجَلَّاءِ : مَتَى يَسْتَحِقُّ الفَقِيرُ اسْمَ الفَقْرِ ؟ فَقَالَ : إِذَا لَمْ يَبْقَ عَلَيْهِ بَقِيَّةٌ مِنْهُ .
ا
فَقُلْتُ : كَيْفَ ذَاكَ ؟! فَقَالَ : إِذَا كَانَ لَهُ .. فَلَيْسَ لَهُ ، وَإِذَا لَمْ يَكُنْ لَهُ .. فَهُوَ لَهُ . ا
ا
وَقِيلَ : صِحَّةُ الفَقْرِ : أَلَّا يَسْتَغْنِيَ الفَقِيرُ فِي فَقْرِهِ بِشَيْءٍ إِلَّا بِمَنْ إِلَيْهِ فَقْرُهُ . ا
ا
وَقَالَ عَبْدُ اللهِ بْنُ المُبَارَكِ : ( إِظْهَارُ الغِنَى فِي الفَقْرِ أَحْسَنُ مِنَ الفَقْرِ ) . ا
ا
سَمِعْتُ مُحَمَّدَ بْنَ عَبْدِ اللهِ الصُّوفِيَّ يَقُولُ : سَمِعْتُ هِلَالَ بْنَ مُحَمَّدٍ يَقُولُ : سَمِعْتُ النَّقَّاشَ يَقُولُ : سَمِعْتُ بَنَانًا المِصْرِيَّ يَقُولُ : كُنْتُ بِمَكَّةَ قَاعِدًا وَشَابٌّ بَيْنَ يَدَيَّ ، فَجَاءَهُ إِنْسَانٌ وَحَمَلَ إِلَيْهِ كِيسًا فِيهِ دَرَاهِمُ وَوَضَعَهُ بَيْنَ يَدَيْهِ ، فَقَالَ : لَا حَاجَةَ لِي فِيهِ ، فَقَالَ : فَرِّقْهُ عَلَى المَسَاكِينِ . ا
ا
فَلَمَّا كَانَ العِشَاءُ .. رَأَيْتُهُ فِي الوَادِي يَطْلُبُ شَيْئًا لِنَفْسِهِ ، فَقُلْتُ : لَوْ تَرَكْتَ لِنَفْسِكَ مِمَّا كَانَ مَعَكَ شَيْئًا ؟! ا
ا
قَالَ : لَمْ أَعْلَمْ أَنِّي أَعِيشُ إِلَى هَذَا الوَقْتِ . ا
ا
سَمِعْتُ الشَّيْخَ أَبَا عَبْدِ الرَّحْمَنِ السُّلَمِيَّ يَقُولُ : سَمِعْتُ عَلِيَّ بْنَ بُنْدَارٍ الصَّيْرَفِيَّ يَقُولُ : سَمِعْتُ مَحْفُوظًا يَقُولُ : سَمِعْتُ أَبَا حَفْصٍ يَقُولُ : ( أَحْسَنُ مَا يَتَوَسَّلُ بِهِ العَبْدُ إِلَى مَوْلَاهُ : دَوَامُ الفَقْرِ إِلَيْهِ عَلَى جَمِيعِ الأَحْوَالِ ، وَمُلَازَمَةُ السُّنَّةِ فِي جَمِيعِ الأَفْعَالِ ، وَطَلَبُ القُوتِ مِنْ وَجْهٍ حَلَالٍ ) . ا
ا
وَسَمِعْتُهُ يَقُولُ : سَمِعْتُ الحُسَيْنَ بْنَ أَحْمَدَ يَقُولُ : سَمِعْتُ المُرْتَعِشَ يَقُولُ : ( يَنْبَغِي لِلْفَقِيرِ أَلَّا تَسْبِقَ هِمَّتُهُ خَطْوَتَهُ ) . ا
ا
وَسَمِعْتُهُ يَقُولُ : سَمِعْتُ أَبَا الفَرَجِ الوَرْثَانِيَّ يَقُولُ : سَمِعْتُ فَاطِمَةَ أُخْتَ أَبِي عَلِيٍّ الرُّوذْبَارِيِّ تَقُولُ : سَمِعْتُ أَبَا عَلِيٍّ الرُّوذْبَارِيَّ يَقُولُ : كَانَ أَرْبَعَةٌ فِي زَمَانِهِمْ : ا
ا
وَاحِدٌ : كَانَ لَا يَقْبَلُ مِنَ الإِخْوَانِ وَلَا مِنَ السُّلْطَانِ ؛ [ وَهُوَ ] يُوسُفُ بْنُ أَسْبَاطٍ ، وَوَرِثَ سَبْعِينَ أَلْفَ دِرْهَمٍ ، لَمْ يَأْخُذْ مِنْهَا شَيْئًا ، وَكَانَ يَعْمَلُ الخُوصَ بِيَدِهِ . ا
ا
وَآخَرُ : كَانَ يَقْبَلُ مِنَ الإِخْوَانِ وَالسُّلْطَانِ جَمِيعًا ؛ وَهُوَ أَبُو إِسْحَاقَ الفَزَارِيُّ ، فَكَانَ مَا يَأْخُذُهُ مِنَ الإِخْوَانِ يُنْفِقُهُ فِي المَسْتُورِينَ الَّذِينَ لَا يَتَحَرَّكُونَ ، وَالَّذِي يَأْخُذُهُ مِنَ السُّلْطَانِ كَانَ يُخْرِجُهُ إِلَى أَهْلِ طَرَسُوسَ . ا
ا
وَالثَّالِثُ : كَانَ يَأْخُذُ مِنَ الإِخْوَانِ وَلَا يَأْخُذُ مِنَ السُّلْطَانِ ؛ وَهُوَ عَبْدُ اللهِ بْنُ المُبَارَكِ ، يَأْخُذُ مِنَ الإِخْوَانِ وَيُكَافِئُ عَلَيْهِ . ا
ا
وَالرَّابِعُ : كَانَ يَأْخُذُ مِنَ السُّلْطَانِ وَلَا يَأْخُذُ مِنَ الإِخْوَانِ ؛ وَهُوَ مَخْلَدُ بْنُ الحُسَيْنِ ، كَانَ يَقُولُ : السُّلْطَانُ لَا يَمُنُّ ، وَالإِخْوَانُ يَمُنُّونَ . ا
 

Aku mendengar Ustadz Abu 'Ali Ad-Daqqaq (semoga Allah merahmatinya) berkata: "Orang-orang berbincang tentang kemiskinan dan kekayaan, manakah yang lebih utama? Namun menurutku yang paling utama adalah: Seseorang diberi kecukupan yang memadai bagi dirinya, lalu ia dipelihara (oleh Allah) dalam keadaan cukup tersebut."

Aku mendengar Muhammad bin Al-Husain berkata: Aku mendengar Abu 'Abdillah Ar-Razi berkata: Aku mendengar Abu Muhammad bin Yasin berkata: Aku mendengar Ibnul Jalla' saat aku bertanya kepadanya tentang kafakiran (kemiskinan spiritual), beliau diam hingga suasana sepi. Kemudian beliau pergi dan kembali tak lama setelahnya, lalu berkata: "Tadi aku masih memiliki empat daniq (uang perak kecil), maka aku merasa malu kepada Allah 'Azza wa Jalla jika berbicara tentang kemiskinan padahal aku masih menyimpannya. Maka aku pergi membawanya keluar (menyedekahkannya)." Setelah itu beliau duduk dan mulai berbicara tentang kemiskinan.

Dan aku mendengarnya berkata: Aku mendengar 'Abdullah bin Muhammad Ad-Dimasyqi berkata: Aku mendengar Ibrahim bin Al-Mawallid berkata: Aku bertanya kepada Ibnul Jalla': "Kapan seorang fakir berhak mendapat julukan 'orang yang fakir sejati'?" Beliau menjawab: "Apabila tidak ada lagi tersisa sedikit pun rasa keterikatan pada dirinya."

Aku bertanya: "Bagaimana bisa demikian?!" Beliau menjawab: "Jika ia memiliki sesuatu (masih terikat darinya).. maka itu bukan miliknya, namun jika ia tidak memiliki apa-apa (tidak terikat harta).. maka itulah sejatinya milik/keadaannya."

Dan dikatakan: Keabsahan kafakiran adalah seorang yang fakir tidak merasa cukup/butuh dalam kemiskinannya terhadap apa pun, kecuali hanya kepada Dzat yang kepada-Nyalah ia bergantung (Allah).

'Abdullah bin Al-Mubarak berkata: "Menampilkan/menampakkan kecukupan di saat miskin itu jauh lebih baik daripada sekadar kemiskinan itu sendiri."

Aku mendengar Muhammad bin 'Abdullah Ash-Shufi berkata: Aku mendengar Hilal bin Muhammad berkata: Aku mendengar An-Naqqasy berkata: Aku mendengar Banan Al-Mishri berkata: Ketika aku sedang duduk di Makkah, ada seorang pemuda di hadapanku. Lalu seseorang datang membawakannya sekantong uang dirham dan meletakkannya di depan pemuda itu. Pemuda tersebut berkata: "Aku tidak membutuhkannya." Orang itu berkata lagi: "Kalau begitu, bagikanlah kepada orang-orang miskin!"

Ketika waktu isya tiba, aku melihat pemuda itu berada di lembah sedang mencari sesuatu (makanan) untuk dirinya sendiri. Aku pun bertanya: "Mengapa engkau tidak menyisakan sedikit saja dari uang yang ada padamu tadi untuk dirimu sendiri?!"

Pemuda itu menjawab: "Aku tidak tahu apakah aku masih hidup sampai jam/waktu sekarang ini."

Aku mendengar Syaikh Abu 'Abdirrahman As-Sulami berkata: Aku mendengar 'Ali bin Bundar Ash-Shairafi berkata: Aku mendengar Mahfuzh berkata: Aku mendengar Abu Hafsh berkata: "Sesuatu yang paling baik yang dijadikan wasilah (sarana mendekatkan diri) oleh seorang hamba kepada Rabb-nya adalah: Menjaga rasa butuh/ketergantungan yang terus-menerus kepada-Nya dalam segala keadaan, berpegang teguh pada Sunnah dalam seluruh perbuatan, serta mencari rezeki/makanan dari jalan yang halal."

Dan aku mendengarnya berkata: Aku mendengar Al-Husain bin Ahmad berkata: Aku mendengar Al-Murta'isy berkata: "Sangat sepatutnya bagi orang fakir untuk tidak membiarkan cita-cita/keinginannya mendahului langkah kakinya (fokus pada saat ini, tidak terbuai angan-angan panjang)."

Dan aku mendengarnya berkata: Aku mendengar Abu Al-Faraj Al-Warthani berkata: Aku mendengar Fatimah, saudara perempuan Abu 'Ali Ar-Rudzbari, berkata: Aku mendengar Abu 'Ali Ar-Rudzbari berkata: Ada empat orang terkemuka pada zamannya:

Yang pertama: Seseorang yang tidak mau menerima (pemberian/bantuan) baik dari kawan-kawannya maupun dari penguasa; [yaitu] Yusuf bin Asbath. Ia pernah mendapat warisan sebanyak 70.000 dirham, tetapi ia tidak mengambilnya sedikit pun, dan ia mencukupi kebutuhannya dengan bekerja membuat kerajinan dari daun kurma (khush) menggunakan tangannya sendiri.

Dan yang lainnya: Seseorang yang mau menerima pemberian dari kawan-kawannya maupun dari penguasa; yaitu Abu Ishaq Al-Fazari. Apa yang ia terima dari kawan-kawannya, ia nafkahkan/bagikan kepada orang-orang tertutup (masturin) yang enggan meminta-minta, sedangkan apa yang ia terima dari penguasa, ia kirimkan untuk membatu penduduk daerah Tharsus.

Yang ketiga: Seseorang yang mau menerima dari kawan-kawannya tetapi tidak mau menerima dari penguasa; yaitu 'Abdullah bin Al-Mubarak. Ia menerima dari kawan-kawannya lalu memberikan balasan/imbalan yang setara kepada mereka.

Yang keempat: Seseorang yang mau menerima dari penguasa tetapi tidak mau menerima dari kawan-kawannya; yaitu Makhlad bin Al-Husain. Beliau biasa berkata: "Penguasa itu tidak suka mengungkit-ungkit pemberian, sedangkan kawan-kawan sering kali mengungkit-ungkitnya."

 

سَمِعْتُ الأُسْتَاذَ أَبَا عَلِيٍّ الدَّقَّاقَ يَقُولُ فِي الخَبَرِ : « مَنْ تَوَاضَعَ لِغَنِيٍّ لِأَجْلِ غِنَاهُ .. ذَهَبَ ثُلُثَا دِينِهِ » : إِنَّمَا [ كَانَ ] ذَلِكَ ؛ لِأَنَّ المَرْءَ بِقَلْبِهِ وَلِسَانِهِ وَنَفْسِهِ ، فَإِذَا تَوَاضَعَ لِغَنِيٍّ بِنَفْسِهِ وَلِسَانِهِ .. ذَهَبَ ثُلُثَا دِينِهِ ، فَلَوْ اعْتَقَدَ فَضْلَهُ بِقَلْبِهِ كَمَا تَوَاضَعَ لَهُ بِلِسَانِهِ وَنَفْسِهِ .. ذَهَبَ دِينُهُ كُلُّهُ . ا
ا
وَقِيلَ : أَقَلُّ مَا يَلْزَمُ الفَقِيرَ فِي فَقْرِهِ أَرْبَعَةُ أَشْيَاءَ : عِلْمٌ يَسُوسُهُ ، وَوَرَعٌ يَحْجُزُهُ ، وَيَقِينٌ يَحْمِلُهُ ، وَذِكْرٌ يُؤْنِسُهُ . ا
ا
وَقِيلَ : مَنْ أَرَادَ الفَقْرَ لِشَرَفِ الفَقْرِ .. مَاتَ فَقِيرًا ، وَمَنْ أَرَادَ الفَقْرَ لِئَلَّا يَشْتَغِلَ عَنِ اللهِ تَعَالَى .. مَاتَ غَنِيًّا . ا
ا
وَقَالَ المُزَيَّنُ : ( كَانَتِ الطُّرُقُ إِلَى اللهِ تَعَالَى أَكْثَرَ مِنْ نُجُومِ السَّمَاءِ ، فَمَا بَقِيَ مِنْهَا طَرِيقٌ إِلَّا طَرِيقُ الفَقْرِ ، وَهُوَ أَصَحُّ الطُّرُقِ ) . ا
ا
سَمِعْتُ مُحَمَّدَ بْنَ الحُسَيْنِ يَقُولُ : سَمِعْتُ الحُسَيْنَ بْنَ يُوسُفَ القَزْوِينِيَّ يَقُولُ : سَمِعْتُ إِبْرَاهِيمَ ابْنَ المَوَلِّدِ يَقُولُ : سَمِعْتُ الحَسَنَ بْنَ عَلِيٍّ يَقُولُ : سَمِعْتُ النَّوْرِيَّ يَقُولُ : ( نَعْتُ الفَقِيرِ : السُّكُونُ عِنْدَ العَدَمِ ، وَالإِيثَارُ عِنْدَ الوُجُودِ ) . ا
ا
وَسَمِعْتُهُ يَقُولُ : سَمِعْتُ مَنْصُورَ بْنَ عَبْدِ اللهِ يَقُولُ : سُئِلَ الشِّبْلِيُّ عَنْ حَقِيقَةِ الفَقْرِ ، فَقَالَ : أَلَّا يَسْتَغْنِيَ بِشَيْءٍ دُونَ اللهِ عَزَّ وَجَلَّ . ا
ا
سَمِعْتُ مَنْصُورَ بْنَ خَلَفٍ المَغْرِبِيَّ يَقُولُ : قَالَ لِي أَبُو سَهْلٍ الخَشَّابُ الكَبِيرُ : فَقْرٌ وَذُلٌّ ؟ فَقُلْتُ : لَا ، بَلْ فَقْرٌ وَعِزٌّ ، فَقَالَ : فَقْرٌ وَثَرَىً ؟ فَقُلْتُ : لَا ، بَلْ فَقْرٌ وَعَرْشٌ . ا
ا
سَمِعْتُ الأُسْتَاذَ أَبَا عَلِيٍّ الدَّقَّاقَ يَقُولُ : سُئِلْتُ عَنْ مَعْنَى قَوْلِهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : « كَادَ الفَقْرُ أَنْ يَكُونَ كُفْرًا » . ا
ا
قَالَ : فَقُلْتُ : آفَةُ الشَّيْءِ وَضِدُّهُ عَلَى حَسَبِ فَضِيلَتِهِ وَقَدْرِهِ ، فَكُلَّمَا كَانَ فِي نَفْسِهِ أَفْضَلَ .. فَضِدُّهُ وَآفَتُهُ أَنَقَصُ ؛ كَالإِيمَانِ ، لَمَّا كَانَ أَشْرَفَ الخِصَالِ .. كَانَ ضِدُّهُ الكُفْرَ ، فَلَمَّا كَانَ الخَطَرُ عَلَى الفَقْرِ الكُفْرَ .. دَلَّ عَلَى أَنَّهُ أَشْرَفُ الأَوْصَافِ . ا

 

Aku mendengar Ustadz Abu 'Ali Ad-Daqqaq berkata mengenai hadis: * "Barang siapa yang bertawaduk (merendahkan diri) kepada orang kaya karena kekayaannya.. maka telah hilang dua pertiga agamanya." * [Beliau menjelaskan]: "Hal itu terjadi karena manusia dinilai dari hati, lisan, dan jiwanya. Apabila ia merendahkan diri kepada orang kaya dengan jiwa dan lisannya.. maka hilanglah dua pertiga agamanya. Seandainya ia juga meyakini keutamaan orang kaya itu dengan hatinya sebagaimana ia merendahkan diri dengan lisan dan jiwanya.. niscaya hilanglah seluruh agamanya."

Dan dikatakan: Minimal hal yang harus dimiliki oleh seorang fakir dalam kemiskinannya ada empat hal: ilmu yang mengaturnya, sifat warak yang membentenginya, keyakinan yang menopangnya, serta zikir yang menghhiburnya/menjadi temannya.

Dan dikatakan: "Barang siapa yang menginginkan kemiskinan karena menganggap kemiskinan itu mulia.. ia akan mati dalam keadaan fakir. Namun barang siapa yang menginginkan kemiskinan agar ia tidak disibukkan dari Allah Ta'ala.. ia akan mati dalam keadaan kaya (spiritual/hati)."

Al-Muzayyin berkata: "Jalur-jalur menuju Allah Ta'ala dulunya lebih banyak daripada jumlah bintang di langit. Namun kini tidak ada jalur yang tersisa melainkan jalan kemiskinan (kebersandaran penuh kepada Allah), dan itulah jalan yang paling lurus/benar."

Aku mendengar Muhammad bin Al-Husain berkata: Aku mendengar Al-Husain bin Yusuf Al-Qazwini berkata: Aku mendengar Ibrahim bin Al-Mawallid berkata: Aku mendengar Al-Hasan bin 'Ali berkata: Aku mendengar An-Nuri berkata: "Sifat orang fakir sejati adalah: Tenang/ridha ketika tidak memiliki apa-apa, dan lebih mengutamakan orang lain (itsar) ketika memiliki sesuatu."

Dan aku mendengarnya berkata: Aku mendengar Manshur bin 'Abdullah berkata: Asy-Syibli pernah ditanya tentang hakikat kemiskinan (kebersandaran), lalu beliau menjawab: "Yaitu tidak merasa cukup dengan apa pun selain Allah 'Azza wa Jalla."

Aku mendengar Manshur bin Khalaf Al-Maghribi berkata: Abu Sahl Al-Khasyab Al-Kabir berkata kepadaku: "Apakah kemiskinan itu sebuah kehinaan?" Aku menjawab: "Bukan, melainkan kemiskinan dan kemuliaan." Ia bertanya lagi: "Apakah kemiskinan itu hanya berujung pada debu/tanah?" Aku menjawab: "Bukan, melainkan kemiskinan dan singgasana (kemuliaan derajat di sisi Allah)."

Aku mendengar Ustadz Abu 'Ali Ad-Daqqaq berkata: Aku pernah ditanya tentang makna sabda Nabi ﷺ: "Hampir-hampir kemiskinan itu menjadi sebuah kekufuran."

Beliau berkata: Maka aku menjawab: "Bencana/bahaya dari sesuatu serta lawannya itu bergantung pada kadar keutamaan dan nilainya. Semakin sesuatu itu mulia pada dirinya.. maka lawannya atau bahayanya akan semakin buruk. Seperti halnya iman, karena iman adalah ikatan/sifat yang paling mulia.. maka lawannya adalah kekufuran. Oleh karena bahaya terbesar yang mengintai kemiskinan adalah kekufuran.. hal ini menunjukkan bahwa kemiskinan (kebersandaran mutlak pada Allah) adalah di antara sifat yang paling mulia."

سَمِعْتُ الشَّيْخَ أَبَا عَبْدِ الرَّحْمَنِ السُّلَمِيَّ يَقُولُ : سَمِعْتُ أَبَا نَصْرٍ الهَرَوِيَّ يَقُولُ : سَمِعْتُ المُرْتَعِشَ يَقُولُ : سَمِعْتُ الجُنَيْدَ يَقُولُ : إِذَا لَقِيتَ الفَقِيرَ .. فَالْقَهُ بِالرِّفْقِ ، وَلَا تَلْقَهُ بِالعِلْمِ ؛ فَإِنَّ الرِّفْقَ يُؤْنِسُهُ ، وَالعِلْمَ يُوحِشُهُ . ا
ا
فَقُلْتُ : يَا أَبَا القَاسِمِ ؛ وَهَلْ يَكُونُ فَقِيرٌ يُوحِشُهُ العِلْمُ ؟
ا
فَقَالَ : نَعَمْ ؛ الفَقِيرُ إِذَا كَانَ صَادِقًا فِي فَقْرِهِ ، فَطَرَحْتَ عَلَيْهِ عِلْمَكَ .. ذَابَ كَمَا يَذُوبُ الرَّصَاصُ فِي النَّارِ . ا
ا
وَسَمِعْتُهُ يَقُولُ : سَمِعْتُ أَبَا عَبْدِ اللهِ الرَّازِيَّ يَقُولُ : سَمِعْتُ مُظَفَّرًا القَرْمِيسِينِيَّ يَقُولُ : ( الفَقِيرُ : هُوَ الَّذِي لَا يَكُونُ لَهُ إِلَى اللهِ تَعَالَى حَاجَةٌ ) . ا
ا
قَالَ الأُسْتَاذُ الإِمَامُ : وَهَذَا اللَّفْظُ فِيهِ أَدْنَى غُمُوضٍ لِمَنْ سَمِعَهُ عَلَى وَصْفِ الغَفْلَةِ عَنْ مَرْمَى القَوْمِ ، وَإِنَّمَا أَشَارَ قَائِلُهُ إِلَى سُقُوطِ المَطَالِبَاتِ ، وَانْتِفَاءِ الِاخْتِيَارِ ، وَالرِّضَا بِمَا يُجْرِي الحَقُّ سُبْحَانَهُ . ا
ا
وَقَالَ ابْنُ خَفِيفٍ : ( الفَقْرُ : عَدَمُ الأَمْلَاكِ ، وَالخُرُوجُ مِنْ أَحْكَامِ الصِّفَاتِ ) . ا
ا
وَقَالَ أَبُو حَفْصٍ : ( لَا يَصِحُّ لِأَحَدٍ الفَقْرُ حَتَّى يَكُونَ العَطَاءُ أَحَبَّ إِلَيْهِ مِنَ الأَخْذِ ، وَلَيْسَ السَّخَاءُ أَنْ يُعْطِيَ الوَاجِدُ المُعْدِمَ ، إِنَّمَا السَّخَاءُ أَنْ يُعْطِيَ المُعْدِمُ الوَاجِدَ ) . ا
ا
سَمِعْتُ مُحَمَّدَ بْنَ الحُسَيْنِ يَقُولُ : سَمِعْتُ عَبْدَ الوَاحِدِ بْنَ بَكْرٍ يَقُولُ : سَمِعْتُ الدَُّقِّيَّ يَقُولُ : سَمِعْتُ ابْنَ الجَلَّاءِ يَقُولُ : ( لَوْلَا شَرَفُ التَّوَاضُعِ .. لَكَانَ حُكْمُ الفَقِيرِ إِذَا مَشَى أَنْ يَتَبَخْتَرَ ) . ا
ا
وَقَالَ يُوسُفُ بْنُ أَسْبَاطٍ : ( مُنْذُ أَرْبَعِينَ سَنَةً مَا مَلَكْتُ قَمِيصَيْنِ ) . ا
ا
وَقَالَ بَعْضُهُمْ : رَأَيْتُ كَأَنَّ القِيَامَةَ قَامَتْ ، فَقِيلَ : أَدْخِلُوا مَالِكَ بْنَ دِينَارٍ وَمُحَمَّدَ بْنَ وَاسِعٍ الجَنَّةَ ، فَنَظَرْتُ أَيُّهُمَا يَتَقَدَّمُ ، فَتَقَدَّمَ مُحَمَّدُ بْنُ وَاسِعٍ ، فَسَأَلْتُ عَنْ سَبَبِ تَقَدُّمِهِ ، فَقِيلَ لِي : إِنَّهُ كَانَ لَهُ قَمِيصٌ وَاحِدٌ ، وَلِمَالِكٍ قَمِيصَانِ . ا
ا
وَقَالَ مُحَمَّدٌ المَمْسُوحِيُّ : ( الفَقِيرُ : الَّذِي لَا يَرَى لِنَفْسِهِ حَاجَةً إِلَى شَيْءٍ مِنَ الأَسْبَابِ ) . ا
ا
وَسُئِلَ سَهْلُ بْنُ عَبْدِ اللهِ : مَتَى يَسْتَرِيحُ الفَقِيرُ ؟ فَقَالَ : إِذَا لَمْ يَرَ لِنَفْسِهِ غَيْرَ الوَقْتِ الَّذِي هُوَ فِيهِ . ا
ا
وَتَذَاكَرُوا عِنْدَ يَحْيَى بْنِ مُعَاذٍ الفَقْرَ وَالغِنَى ، فَقَالَ : لَا يُوزَنُ غَدًا لَا الفَقْرُ وَلَا الغِنَى ، وَإِنَّمَا يُوزَنُ الصَّبْرُ وَالشُّكْرُ ، فَتَعَالَ نَشْكُرُ وَنَصْبِرُ . ا
ا
وَقِيلَ : أَوَحَى اللهُ تَعَالَى إِلَى بَعْضِ الأَنْبِيَاءِ عَلَيْهِمُ السَّلَامُ : إِنْ أَرَدْتَ أَنْ تَعْرِفَ رِضَايَ عَنْكَ .. فَانْظُرْ كَيْفَ رِضَا الفُقَرَاءِ عَنْكَ . ا
ا
وَقَالَ الزَّقَّاقُ : ( مَنْ لَمْ يَصْحَبْهُ التَّقْوَى فِي فَقْرِهِ .. أَكَلَ الحَرَامَ النَّصَّ ) . ا
ا
وَقِيلَ : كَانَ الفُقَرَاءُ فِي مَجْلِسِ سُفْيَانَ الثَّوْرِيِّ كَأَنَّهُمُ الأُمَرَاءُ . ا

Aku mendengar Syaikh Abu 'Abdirrahman As-Sulami berkata: Aku mendengar Abu Nashr Al-Harawi berkata: Aku mendengar Al-Murta'isy berkata: Aku mendengar Al-Junaid berkata: "Jika engkau bertemu dengan seorang fakir.. temuilah ia dengan kelembutan, dan jangan temui ia dengan ilmu/pengetahuan formal. Karena kelembutan membuatnya merasa nyaman, sedangkan ilmu membuatnya merasa asing/tertekan."

Maka aku bertanya: "Wahai Abu Al-Qasim, apakah ada seorang fakir yang merasa asing/tertekan oleh ilmu?"

Beliau menjawab: "Ya, seorang fakir apabila ia jujur dalam kemiskinan spiritualnya, lalu engkau sodorkan ilmumu padanya.. niscaya ia akan meleleh sebagaimana timah meleleh di dalam api."

Dan aku mendengarnya berkata: Aku mendengar Abu 'Abdullah Ar-Razi berkata: Aku mendengar Muzaffar Al-Qarmisini berkata: "Seorang fakir sejati adalah orang yang tidak lagi memiliki keinginan/kebutuhan kepada Allah Ta'ala."

Sang Guru (penulis) berkata: Ungkapan ini mengandung sedikit kerumitan bagi siapa saja yang mendengarnya dengan kelalaian akan maksud sebenarnya dari golongan sufi. Sungguh, yang dimaksud oleh penceramah tersebut adalah gugurnya segala tuntutan pribadi, hilangnya ikhtiar/pilihan sendiri, serta pasrah dan ridha dengan apa yang dijalankan oleh Allah Yang Mahasuci.

Ibnu Khafif berkata: "Kafakiran adalah ketiadaan kepemilikan harta benda, dan terlepasnya diri dari dorongan sifat-sifat keakuan."

Abu Hafsh berkata: "Kafakiran tidaklah sah bagi seseorang sampai memberi menjadi lebih ia cintai daripada menerima. Dan kedermawanan itu bukanlah ketika orang yang memiliki harta memberi kepada orang yang tidak punya, melainkan kedermawanan sejati adalah ketika orang yang tidak punya (tetap berusaha) memberi kepada orang yang punya."

Aku mendengar Muhammad bin Al-Husain berkata: Aku mendengar 'Abdul Wahid bin Bakr berkata: Aku mendengar Ad-Daqqi berkata: Aku mendengar Ibnul Jalla' berkata: "Seandainya bukan karena kemuliaan sifat tawaduk.. niscaya sudah menjadi hak bagi seorang fakir untuk berjalan dengan menepuk dada (sombong karena tingginya derajatnya)."

Yusuf bin Asbath berkata: "Sejak empat puluh tahun aku tidak pernah memiliki dua buah baju gamis (hanya satu)."

Sebagian mereka menceritakan: Aku bermimpi seolah-olah kiamat telah terjadi, lalu dikatakan: "Masukkanlah Malik bin Dinar dan Muhammad bin Wasi' ke dalam surga." Lalu aku melihat siapa di antara keduanya yang masuk lebih dahulu, ternyata Muhammad bin Wasi' yang masuk terlebih dahulu. Maka aku bertanya tentang alasan ia didahulukan, lalu dikatakan kepadaku: "Sesungguhnya ia hanya memiliki satu buah gamis, sedangkan Malik memiliki dua buah gamis."

Muhammad Al-Mamsuhi berkata: "Orang fakir adalah orang yang tidak melihat dirinya membutuhkan satu pun dari sebab-sebab perantara duniawi."

Sahl bin 'Abdullah pernah ditanya: "Kapan seorang yang fakir bisa beristirahat (merasa tenang)?" Beliau menjawab: "Ketika ia tidak melihat bagi dirinya selain waktu yang sedang ia jalani saat ini (fokus pada saat ini tanpa merisaukan masa depan)."

Orang-orang saling berbincang di hadapan Yahya bin Mu'adh tentang kemiskinan dan kekayaan, lalu beliau berkata: "Besok (di akhirat) tidak akan ditimbang kemiskinan maupun kekayaan, melainkan yang ditimbang adalah kesabaran dan rasa syukur. Maka marilah kita bersyukur dan bersabar."

Dan dikatakan: Allah Ta'ala berwahyu kepada salah seorang nabi 'alaihimussalam: "Jika engkau ingin mengetahui keridaan-Ku terhadapmu.. maka lihatlah bagaimana keridaan orang-orang fakir terhadapmu."

Az-Zaqqaq berkata: "Barang siapa yang tidak disertai ketakwaan dalam kemiskinannya.. maka sungguh ia telah memakan barang yang jelas-jelas haram."

Dan dikatakan: Orang-orang fakir yang menghadiri majelis Sufyan Ats-Tsauri kedudukannya diperlakukan mulia seolah-olah mereka adalah para raja/pemimpin.

سَمِعْتُ الشَّيْخَ أَبَا عَبْدِ الرَّحْمَنِ السُّلَمِيَّ يَقُولُ : سَمِعْتُ مُحَمَّدَ بْنَ أَحْمَدَ الفَرَّاءَ يَقُولُ : سَمِعْتُ أَبَا بَكْرِ بْنَ طَاهِرٍ يَقُولُ : ( مِنْ حُكْمِ الفَقِيرِ : أَلَّا تَكُونَ لَهُ رَغْبَةٌ ، فَإِنْ كَانَ وَلَا بُدَّ .. فَلَا تَجَاوَزُ رَغْبَتُهُ كِفَايَتَهُ ) . ا
ا
وَأَنْشَدَنَا الشَّيْخُ أَبُو عَبْدِ الرَّحْمَنِ السُّلَمِيُّ قَالَ : أَنْشَدَنِي عَبْدُ اللهِ بْنُ إِبْرَاهِيمَ بْنِ العَلَاءِ قَالَ : أَنْشَدَنِي أَحْمَدُ بْنُ عَطَاءٍ لِبَعْضِهِمْ :  قَالُوا غَدًا الْعِيدُ مَاذَا أَنْتَ لَابِسُهُ ... فَقُلْتُ خِلْعَةُ سَاقٍ حُبُّهُ جُرَعَا فَقْرٌ وَصَبْرٌ هُمَا ثَوْبَايَ تَحْتَهُمَا ... قَلْبٌ يَرَى إِلْفَهُ الْأَعْيَادَ وَالْجُمَعَا أَخَرَى الْمَلَابِسِ أَنْ تَلْقَى الْحَبِيبَ بِهِ ... يَوْمَ التَّزَاوُرِ فِي الثَّوْبِ الَّذِي خَلَعَا الدَّهْرُ لِي مَأْتَمٌ إِنْ غِبْتَ يَا أَمَلِي ... وَالْعِيدُ مَا كُنْتَ لِي مَرْأَى وَمُسْتَمَعَا
ا
وَقِيلَ : إِنَّ هَذِهِ الأَبْيَاتَ لِأَبِي عَلِيٍّ الرُّوذْبَارِيِّ . ا
ا
وَقَالَ أَبُو بَكْرٍ المِصْرِيُّ وَقَدْ سُئِلَ : مَنِ الفَقِيرُ الصَّادِقُ ؟ فَقَالَ : الَّذِي لَا يَمْلِكُ وَلَا يُمْلَكُ . ا
ا
وَقَالَ ذُو النُّونِ المِصْرِيُّ : ( دَوَامُ الفَقْرِ إِلَى اللهِ مَعَ التَّخْلِيطِ أَحَبُّ إِلَيَّ مِنْ دَوَامِ الصَّفَاءِ مَعَ العُجْبِ ) . ا
ا
سَمِعْتُ أَبَا عَبْدِ اللهِ الشِّيرَازِيَّ يَقُولُ : سَمِعْتُ عَبْدَ الوَاحِدِ بْنَ أَحْمَدَ يَقُولُ : سَمِعْتُ أَبَا بَكْرٍ الجَوَّالَ يَقُولُ : سَمِعْتُ أَبَا عَبْدِ اللهِ الخَضِرِيَّ يَقُولُ : مَكَثَ أَبُو جَعْفَرٍ الحَدَّادُ عِشْرِينَ سَنَةً يَعْمَلُ كُلَّ يَوْمٍ بِدِينَارٍ وَيُنْفِقُهُ عَلَى الفُقَرَاءِ وَيَصُومُ ، وَيَخْرُجُ بَيْنَ العِشَاءَيْنِ فَيَتَصَدَّقُ عَلَيْهِ مِنَ الأَبْوَابِ . ا
ا
سَمِعْتُ مُحَمَّدَ بْنَ الحُسَيْنِ يَقُولُ : سَمِعْتُ أَبَا عَلِيٍّ الحُسَيْنَ بْنَ يُوسُفَ القَزْوِينِيَّ يَقُولُ : سَمِعْتُ إِبْرَاهِيمَ ابْنَ المَوَلِّدِ يَقُولُ : سَمِعْتُ الحَسَنَ بْنَ عَلِيٍّ يَقُولُ : سَمِعْتُ النَّوْرِيَّ يَقُولُ : ( نَعْتُ الفَقِيرِ : السُّكُونُ عِنْدَ العَدَمِ ، وَالبَذْلُ وَالإِيثَارُ عِنْدَ الوُجُودِ ) . ا
ا
وَسَمِعْتُهُ يَقُولُ : سَمِعْتُ مَنْصُورَ بْنَ عَبْدِ اللهِ يَقُولُ : سَمِعْتُ مُحَمَّدَ بْنَ عَلِيٍّ الكَتَّانِيَّ يَقُولُ : كَانَ عِنْدَنَا بِمَكَّةَ فَتًى عَلَيْهِ أَطْمَارٌ رَثَّةٌ ، وَكَانَ لَا يُدَاخِلُنَا وَلَا يُجَالِسُنَا ، فَوَقَعَتْ مَحَبَّتُهُ فِي قَلْبِي ، فَفُتِحَ لِي بِمِئَتَيْ دِرْهَمٍ مِنْ وَجْهٍ حَلَالٍ ، فَحَمَلْتُهَا إِلَيْهِ ، وَوَضَعْتُهَا عَلَى طَرَفِ سَجَّادَتِهِ ، وَقُلْتُ لَهُ : إِنَّهُ فُتِحَ لِي ذَلِكَ مِنْ وَجْهِ حَلَالٍ ، تَصَرَّفْهُ فِي بَعْضِ أُمُورِكَ . ا
ا
فَنَظَرَ إِلَيَّ شَزْرًا ، ثُمَّ قَالَ : اشْتَرَيْتُ هَذِهِ الجَلْسَةَ مَعَ اللهِ عَلَى الفَرَاغِ بِسَبْعِينَ أَلْفَ دِينَارٍ غَيْرِ الضِّيَاعِ وَالمُسْتَغَلَّاتِ ، تُرِيدُ أَنْ تَخْدَعَنِي عَنْهَا بِهَذِهِ ؟! وَقَامَ وَبَدَّدَهَا ، فَقَعَدْتُ أَلْتَقِطُ ، فَمَا رَأَيْتُ كَعِزِّهِ حِينَ مَرَّ ، [ وَلَا ] كَذُلِّي حِينَ كُنْتُ أَلْتَقِطُهَا . ا
ا
وَقَالَ أَبُو عَبْدِ اللهِ بْنُ خَفِيفٍ : ( مَا وَجَبَتْ عَلَيَّ زَكَاةُ الفِطْرِ أَرْبَعِينَ سَنَةً ، وَلِي قَبُولٌ عَظِيمٌ بَيْنَ الخَاصِّ وَالعَامِّ ) . ا
ا
سَمِعْتُ الشَّيْخَ أَبَا عَبْدِ اللهِ ابْنَ بَاكُوَ يْهِ الصُّوفِيَّ يَقُولُ : سَمِعْتُ أَبَا عَبْدِ اللهِ بْنَ خَفِيفٍ يَقُولُ ذَلِكَ . ا
ا
وَسَمِعْتُهُ يَقُولُ : سَمِعْتُ أَبَا أَحْمَدَ الصَّغِيرَ يَقُولُ : سَأَلْتُ أَبَا عَبْدِ اللهِ بْنَ خَفِيفٍ : فَقِيرٌ يَجُوعُ ثَلَاثَةَ أَيَّامٍ وَبَعْدَ ثَلَاثَةِ أَيَّامٍ يَخْرُجُ وَيَسْأَلُ مِقْدَارَ كِفَايَتِهِ ، أَيُّشٍ يُقَالُ فِيهِ ؟ فَقَالَ : مُكِدٌّ ، كُلُوا وَاسْكُتُوا ، فَلَوْ دَخَلَ فَقِيرٌ مِنْ هَذَا البَابِ .. لَفَضَحَكُمْ كُلَّكُمْ . ا

Aku mendengar Syaikh Abu 'Abdirrahman As-Sulami berkata: Aku mendengar Muhammad bin Ahmad Al-Farra' berkata: Aku mendengar Abu Bakr bin Thahir berkata: "Di antara hukum/etika seorang fakir adalah: Hendaknya ia tidak memiliki keinginan nafsu, dan jika pun terpaksa ada keinginan.. maka tidak boleh melampaui batas ketercukupannya."

Dan Syaikh Abu 'Abdirrahman As-Sulami melantunkan bait-bait syair kepada kami, ia berkata: 'Abdullah bin Ibrahim bin Al-'Ala' melantunkan kepadaku, ia berkata: Ahmad bin 'Atha' melantunkan kepadaku bait-bait karya sebagian penyair (dengan bahr basith):

Mereka berkata: "Besok adalah hari raya, pakaian apa yang akan engkau kenakan?" Maka aku menjawab: "Jubah pemberian Sang Penuang (Tuhan) yang cintanya telah kureguk seteguk demi seteguk."

Kafakiran dan kesabaran adalah dua pakaianku, yang di balik keduanya Terdapat hati yang memandang kekasihnya adalah hari raya dan hari jumat (setiap saat).

Pakaian paling utama saat engkau menemui Sang Kekasih Pada hari saling berkunjung adalah pakaian yang telah dilepaskan dari (hawa nafsu)nya.

Sepanjang zaman bagiku adalah ratapan duka jika Engkau gaib (tak tersadar) wahai harapanku, Dan hari raya adalah ketika Engkau menjadi pandangan dan pendengaranku.

Dan dikatakan: Bait-bait syair ini adalah milik Abu 'Ali Ar-Rudzbari.

Abu Bakr Al-Mishri pernah ditanya: "Siapakah orang yang fakir sejati itu?" Beliau menjawab: "Orang yang tidak memiliki (kekayaan dunia) dan tidak dimiliki (tidak diperbudak oleh apa pun)."

Dzun Nun Al-Mishri berkata: "Menjaga rasa butuh/ketergantungan (fakir) yang terus-menerus kepada Allah meskipun disertai sedikit kelalaian/kekurangan, jauh lebih aku sukai daripada merasa suci terus-menerus namun diiringi rasa ujub (bangga diri)."

Aku mendengar Abu 'Abdullah Asy-Syirazi berkata: Aku mendengar 'Abdul Wahid bin Ahmad berkata: Aku mendengar Abu Bakr Al-Jawwal berkata: Aku mendengar Abu 'Abdullah Al-Khadhiri berkata: Abu Ja'far Al-Haddad menetap selama dua puluh tahun bekerja setiap hari menghasilkan satu dinar, lalu ia menginfakkannya kepada orang-orang fakir sementara ia sendiri berpuasa. Kemudian ketika waktu antara magrib dan isya tiba, ia keluar meminta-minta sedekah dari pintu ke pintu untuk dirinya sendiri.

Aku mendengar Muhammad bin Al-Husain berkata: Aku mendengar Abu 'Ali Al-Husain bin Yusuf Al-Qazwini berkata: Aku mendengar Ibrahim bin Al-Mawallid berkata: Aku mendengar Al-Hasan bin 'Ali berkata: Aku mendengar An-Nuri berkata: "Sifat orang yang fakir adalah: Tenang/ridha saat tidak memiliki apa-apa, serta bermurah hati dan mengutamakan orang lain (itsar) saat memiliki sesuatu."

Dan aku mendengarnya berkata: Aku mendengar Manshur bin 'Abdullah berkata: Aku mendengar Muhammad bin 'Ali Al-Kattani berkata: Dulu di Makkah ada seorang pemuda yang mengenakan pakaian lusuh penuh tambalan. Ia tidak pernah berbaur maupun duduk bermajelis bersama kami, namun rasa cinta kepadanya terpatri di dalam hatiku. Suatu ketika, aku mendapatkan rezeki uang dua ratus dirham dari jalan yang halal, lalu aku membawanya kepadanya dan meletakkannya di ujung sajadahnya. Aku berkata kepadanya: "Sesungguhnya uang ini kudapatkan dari jalan yang halal, pergunakanlah untuk sebagian keperluanmu."

Maka pemuda itu memandangku dengan pandangan tajam (marah), kemudian berkata: "Aku membeli kesempatan duduk tenang bersama Allah tanpa kesibukan duniawi ini dengan harga tujuh puluh ribu dinar, belum termasuk kebun dan hasil bumi yang kutinggalkan. Apakah engkau ingin menipuku dari kenikmatan ini hanya dengan uang senilai ini?!" Lalu ia berdiri dan menepis uang itu hingga berserakan. Aku pun terduduk memungutinya kembali. Sungguh, aku tidak pernah melihat kemuliaan seperti kemuliaannya saat ia berlalu meninggalkan tempat itu, dan aku tidak pernah melihat kehinaan seperti kehinaanku saat aku memunguti uang tersebut.

Abu 'Abdullah bin Khafif berkata: "Selama empat puluh tahun aku tidak pernah diwajibkan membayar zakat fitrah (karena tidak pernah memiliki kelebihan makanan pada hari raya), padahal aku memiliki penerimaan/penghormatan yang sangat besar di tengah-tengah kalangan khusus maupun awam."

Aku mendengar Syaikh Abu 'Abdullah bin Bakuwaih Ash-Shufi berkata: Aku mendengar Abu 'Abdullah bin Khafif mengatakan hal tersebut.

Dan aku mendengarnya berkata: Aku mendengar Abu Ahmad Ash-Shaghir berkata: Aku bertanya kepada Abu 'Abdullah bin Khafif: "Seorang yang fakir menahan lapar selama tiga hari, dan setelah tiga hari ia keluar lalu meminta-minta sekadar untuk memenuhi kebutuhannya, bagaimana penilaian tentang dirinya?" Beliau menjawab: "Ia adalah pekerja keras/peminta-minta biasa. Makanlah (apa yang kalian miliki) dan diamlah! Sebab seandainya ada seorang fakir sejati yang masuk melalui pintu ini.. niscaya ia akan membongkar kepalsuan kalian semua."

 

سَمِعْتُ مُحَمَّدَ بْنَ الحُسَيْنِ يَقُولُ : سَمِعْتُ عَبْدَ اللهِ بْنَ عَلِيٍّ الصُّوفِيَّ يَقُولُ : سَمِعْتُ الدَُّقِّيَّ وَقَدْ سُئِلَ عَنْ سُوءِ أَدَبِ الفُقَرَاءِ مَعَ اللهِ تَعَالَى فِي أَحْوَالِهِمْ ، فَقَالَ : انْحِطَاطُهُمْ مِنَ الحَقِيقَةِ إِلَى العِلْمِ .

وَسَمِعْتُهُ يَقُولُ : سَمِعْتُ مُحَمَّدَ بْنَ عَبْدِ اللهِ الطَّبَرِيَّ يَقُولُ : سَمِعْتُ خَيْرًا النَّسَّاجَ يَقُولُ : دَخَلْتُ بَعْضَ المَسَاجِدِ ، فَإِذَا فِيهِ فَقِيرٌ ، فَلَمَّا رَآنِي .. تَعَلَّقَ بِي وَقَالَ : أَيُّهَا الشَّيْخُ ؛ تَعَطَّفْ عَلَيَّ ؛ فَإِنَّ مِحْنَتِي عَظِيمَةٌ ، فَقُلْتُ : وَمَا هِيَ ؟ فَقَالَ : فَقَدْتُ البَلَاءَ وَقُرِنْتُ بِالعَافِيَةِ ، فَنَظَرْتُ ، فَإِذَا قَدْ فُتِحَ عَلَيْهِ شَيْءٌ مِنَ الدُّنْيَا .

وَسَمِعْتُهُ يَقُولُ : سَمِعْتُ مُحَمَّدَ بْنَ مُحَمَّدِ بْنِ أَحْمَدَ يَقُولُ : سَمِعْتُ أَبَا بَكْرٍ الوَرَّاقَ يَقُولُ : طُوبَى لِلْفَقِيرِ فِي الدُّنْيَا وَالآخِرَةِ ، فَسَأَلُوهُ عَنْهُ ، فَقَالَ : لَا يَطْلُبُ السُّلْطَانُ مِنْهُ فِي الدُّنْيَا الخَرَاجَ ، وَلَا الجَبَّارُ فِي الآخِرَةِ الحِسَابَ .

Aku mendengar Muhammad bin Al-Husain berkata: Aku mendengar 'Abdullah bin 'Ali Ash-Shufi berkata: Aku mendengar Ad-Daqqi ketika ditanya mengenai buruknya etika (su'ul adab) orang-orang fakir terhadap Allah Ta'ala dalam keadaan/spiritual mereka, beliau menjawab: "Yaitu merosotnya kedudukan mereka dari tingkat hakikat (kesadaran spiritual/penyaksian langsung) menuju tingkat ilmu (teori/pengetahuan formal)."

Dan aku mendengarnya berkata: Aku mendengar Muhammad bin 'Abdullah At-Thabari berkata: Aku mendengar Khair An-Nassaj berkata: Aku memasuki salah satu masjid, dan di sana ada seorang fakir. Ketika ia melihatku.. ia berpegangan padaku dan berkata: "Wahai Syaikh; berbelaskasihanlah kepadaku, karena sungguh cobaan/musibahku sangat besar!" Aku bertanya: "Musibah apakah itu?" Ia menjawab: "Aku telah kehilangan ujian/penderitaan dan justru digandengkan dengan keselamatan/kenyamanan." Lalu aku memperhatikan keadaannya, ternyata ia baru saja mendapatkan sedikit dari kenikmatan duniawi.

Dan aku mendengarnya berkata: Aku mendengar Muhammad bin Muhammad bin Ahmad berkata: Aku mendengar Abu Bakr Al-Warraq berkata: "Beruntunglah bagi orang fakir di dunia dan di akhirat." Orang-orang pun bertanya kepadanya tentang maksud pernyataan tersebut, lalu beliau menjawab: "Di dunia, penguasa tidak akan menuntut pajak/hasil bumi darinya, dan di akhirat, Allah Yang Mahagagah tidak akan menuntut perhitungan (hisab) darinya."

<<Sebelumnya

Selanjutnya>>

Daftar Isi

 

Silahkan Bagikan Artikel ini

Mohon Maaf, Kepada Semua Sahabat, Atas Ketidak Nyamanannya, Dengan adanya Iklan Adsense. Mohon Keridhoannya dan ikut meng-KLIK iklannya. Terima Kasih.**** Apabila ada link Download yg rusak/mati, mohon beritahu kami lewat komentar dibawah ini.
Ditulis oleh:SHOLICHUL HAKIM on Jumat, 07 Oktober 2016 - Rating: 1.5
Title : TERJEMAH RISALATUL-QUSYAIRIYYAH BAB 42: KEFAKIRAN
Description : الرسالة القشيرية 42. Bab Kemiskinan (Kafakiran) باب الفقر قَالَ اللهُ تَعَالَى: ﴿لِلْفُقَرَاءِ الَّذِينَ أُحْصِرُوا فِي سَبِيلِ اللَّهِ ل...

0 Response to "TERJEMAH RISALATUL-QUSYAIRIYYAH BAB 42: KEFAKIRAN"

Posting Komentar

Posting Lebih Baru
Posting Lama
Beranda
Langganan: Posting Komentar (Atom)

Jalan Pintas Miliki 200 + Kitab makna dan Terjemah Pdf

Tulisan Terbaru

Silahkan Di subcribe

Donasi

YANG PALING BANYAK DIBUKA

  • Download Kitab Kuning Klasik (dengan Makna ala Pesantren/Makna Petuk)بالمعنى على فسانترين
  • Download kitab Maulid Al-Barzanji (makna ala Pesantren)
  • Download Kitab Maulid Ad Diba'i (dengan makna ala pesantren)
  • Download Kitab Matan Ghoyah wat Taqrib (Dengan makna ala Pesantren) متن الغاية والتقريب مع الترجمة
  • Daftar Kitab Kuning makna ala pesantren /Makna Petuk Pdf (2)
  • Download Kitab Tafsir Jalalain (makna ala pesantren) تفسير الجلالين
  • Download Kitab Kifayatul atqiya’ (Dengan Makna Ala Pesantren) كفاية الأتقياء

DOWNLOAD KITAB KHUSUS ARAB

Arsip Blog

  • ►  2026 (326)
    • ►  08/23 (2)
    • ►  08/16 (10)
    • ►  08/09 (9)
    • ►  08/02 (10)
    • ►  07/26 (11)
    • ►  07/19 (9)
    • ►  07/12 (11)
    • ►  07/05 (10)
    • ►  06/28 (9)
    • ►  06/21 (9)
    • ►  06/14 (8)
    • ►  06/07 (9)
    • ►  05/31 (8)
    • ►  05/24 (10)
    • ►  05/17 (11)
    • ►  05/10 (13)
    • ►  05/03 (10)
    • ►  04/26 (9)
    • ►  04/19 (9)
    • ►  04/12 (8)
    • ►  04/05 (9)
    • ►  03/29 (7)
    • ►  03/22 (9)
    • ►  03/15 (9)
    • ►  03/08 (14)
    • ►  03/01 (10)
    • ►  02/22 (11)
    • ►  02/15 (13)
    • ►  02/08 (11)
    • ►  02/01 (12)
    • ►  01/25 (9)
    • ►  01/18 (11)
    • ►  01/11 (8)
    • ►  01/04 (8)
  • ►  2025 (69)
    • ►  12/28 (8)
    • ►  12/21 (8)
    • ►  12/14 (9)
    • ►  12/07 (1)
    • ►  11/23 (1)
    • ►  11/16 (2)
    • ►  11/09 (1)
    • ►  11/02 (1)
    • ►  10/26 (1)
    • ►  10/12 (2)
    • ►  10/05 (2)
    • ►  09/28 (1)
    • ►  09/21 (2)
    • ►  09/07 (1)
    • ►  08/24 (1)
    • ►  08/17 (2)
    • ►  08/10 (1)
    • ►  08/03 (2)
    • ►  07/27 (2)
    • ►  07/20 (2)
    • ►  07/13 (2)
    • ►  06/08 (1)
    • ►  06/01 (2)
    • ►  05/25 (2)
    • ►  05/18 (2)
    • ►  05/11 (2)
    • ►  03/23 (2)
    • ►  02/16 (2)
    • ►  02/09 (1)
    • ►  01/19 (2)
    • ►  01/12 (1)
  • ►  2024 (45)
    • ►  12/29 (1)
    • ►  12/22 (1)
    • ►  12/08 (2)
    • ►  12/01 (1)
    • ►  10/20 (1)
    • ►  10/13 (1)
    • ►  10/06 (1)
    • ►  09/29 (3)
    • ►  09/22 (1)
    • ►  09/15 (2)
    • ►  08/25 (1)
    • ►  07/28 (1)
    • ►  06/30 (1)
    • ►  06/09 (3)
    • ►  06/02 (1)
    • ►  05/26 (3)
    • ►  05/19 (1)
    • ►  05/05 (2)
    • ►  04/28 (3)
    • ►  03/31 (1)
    • ►  03/24 (1)
    • ►  03/10 (1)
    • ►  03/03 (2)
    • ►  02/25 (1)
    • ►  02/11 (2)
    • ►  02/04 (2)
    • ►  01/21 (2)
    • ►  01/14 (2)
    • ►  01/07 (1)
  • ►  2023 (188)
    • ►  12/31 (2)
    • ►  12/24 (2)
    • ►  12/17 (1)
    • ►  12/10 (3)
    • ►  12/03 (1)
    • ►  11/26 (3)
    • ►  11/19 (1)
    • ►  11/12 (3)
    • ►  11/05 (3)
    • ►  10/29 (1)
    • ►  10/22 (1)
    • ►  10/15 (4)
    • ►  10/08 (2)
    • ►  10/01 (2)
    • ►  09/24 (5)
    • ►  09/17 (1)
    • ►  09/10 (7)
    • ►  09/03 (3)
    • ►  08/27 (5)
    • ►  08/20 (5)
    • ►  08/13 (5)
    • ►  08/06 (6)
    • ►  07/30 (6)
    • ►  07/23 (3)
    • ►  07/16 (2)
    • ►  07/09 (4)
    • ►  07/02 (5)
    • ►  06/25 (3)
    • ►  06/18 (2)
    • ►  06/04 (5)
    • ►  05/28 (3)
    • ►  05/21 (3)
    • ►  05/14 (4)
    • ►  05/07 (5)
    • ►  04/30 (2)
    • ►  04/23 (3)
    • ►  04/16 (2)
    • ►  04/09 (3)
    • ►  04/02 (2)
    • ►  03/26 (4)
    • ►  03/19 (5)
    • ►  03/12 (4)
    • ►  03/05 (3)
    • ►  02/26 (6)
    • ►  02/19 (5)
    • ►  02/12 (6)
    • ►  01/29 (6)
    • ►  01/22 (7)
    • ►  01/15 (4)
    • ►  01/08 (6)
    • ►  01/01 (9)
  • ►  2022 (430)
    • ►  12/25 (5)
    • ►  12/18 (6)
    • ►  12/11 (5)
    • ►  12/04 (6)
    • ►  11/27 (8)
    • ►  11/20 (1)
    • ►  11/13 (5)
    • ►  11/06 (7)
    • ►  10/30 (11)
    • ►  10/23 (4)
    • ►  10/16 (9)
    • ►  10/09 (4)
    • ►  10/02 (7)
    • ►  09/25 (16)
    • ►  09/18 (10)
    • ►  09/11 (6)
    • ►  09/04 (9)
    • ►  08/28 (7)
    • ►  08/21 (4)
    • ►  08/14 (14)
    • ►  08/07 (17)
    • ►  07/31 (12)
    • ►  07/24 (13)
    • ►  07/17 (13)
    • ►  07/10 (10)
    • ►  07/03 (10)
    • ►  06/26 (15)
    • ►  06/19 (21)
    • ►  06/12 (12)
    • ►  06/05 (15)
    • ►  05/29 (12)
    • ►  05/22 (18)
    • ►  05/15 (5)
    • ►  05/08 (3)
    • ►  05/01 (8)
    • ►  04/24 (16)
    • ►  04/17 (7)
    • ►  04/10 (2)
    • ►  04/03 (15)
    • ►  03/27 (10)
    • ►  03/20 (13)
    • ►  03/13 (4)
    • ►  02/27 (1)
    • ►  02/20 (4)
    • ►  02/06 (5)
    • ►  01/30 (2)
    • ►  01/23 (6)
    • ►  01/16 (8)
    • ►  01/09 (6)
    • ►  01/02 (3)
  • ►  2021 (322)
    • ►  12/26 (4)
    • ►  12/19 (5)
    • ►  12/12 (13)
    • ►  12/05 (12)
    • ►  11/28 (11)
    • ►  11/21 (5)
    • ►  11/14 (4)
    • ►  11/07 (6)
    • ►  10/31 (14)
    • ►  10/24 (4)
    • ►  10/17 (8)
    • ►  10/10 (14)
    • ►  10/03 (13)
    • ►  09/26 (11)
    • ►  09/19 (1)
    • ►  09/12 (6)
    • ►  09/05 (5)
    • ►  08/29 (6)
    • ►  08/22 (8)
    • ►  08/15 (5)
    • ►  08/08 (7)
    • ►  08/01 (6)
    • ►  07/25 (6)
    • ►  07/18 (5)
    • ►  07/11 (10)
    • ►  07/04 (5)
    • ►  06/27 (9)
    • ►  06/20 (2)
    • ►  06/13 (1)
    • ►  06/06 (4)
    • ►  05/23 (2)
    • ►  05/16 (4)
    • ►  05/09 (2)
    • ►  05/02 (9)
    • ►  04/25 (11)
    • ►  04/18 (15)
    • ►  04/11 (11)
    • ►  04/04 (10)
    • ►  03/28 (6)
    • ►  03/21 (4)
    • ►  03/14 (5)
    • ►  03/07 (5)
    • ►  02/28 (2)
    • ►  02/14 (4)
    • ►  02/07 (4)
    • ►  01/31 (1)
    • ►  01/17 (2)
    • ►  01/10 (6)
    • ►  01/03 (9)
  • ►  2020 (302)
    • ►  12/27 (7)
    • ►  12/20 (3)
    • ►  12/13 (5)
    • ►  12/06 (2)
    • ►  11/29 (3)
    • ►  11/22 (2)
    • ►  11/15 (2)
    • ►  11/08 (3)
    • ►  11/01 (3)
    • ►  10/25 (2)
    • ►  10/18 (3)
    • ►  10/11 (6)
    • ►  10/04 (8)
    • ►  09/27 (9)
    • ►  09/20 (12)
    • ►  09/13 (16)
    • ►  09/06 (14)
    • ►  08/30 (4)
    • ►  08/23 (6)
    • ►  08/16 (7)
    • ►  08/09 (4)
    • ►  08/02 (2)
    • ►  07/26 (5)
    • ►  07/19 (5)
    • ►  07/12 (6)
    • ►  07/05 (3)
    • ►  06/28 (5)
    • ►  06/21 (2)
    • ►  06/14 (2)
    • ►  06/07 (1)
    • ►  05/17 (2)
    • ►  05/10 (4)
    • ►  05/03 (9)
    • ►  04/26 (9)
    • ►  04/19 (1)
    • ►  04/12 (1)
    • ►  04/05 (5)
    • ►  03/29 (1)
    • ►  03/22 (4)
    • ►  03/15 (8)
    • ►  03/08 (7)
    • ►  03/01 (10)
    • ►  02/23 (11)
    • ►  02/16 (10)
    • ►  02/09 (7)
    • ►  02/02 (11)
    • ►  01/26 (8)
    • ►  01/19 (16)
    • ►  01/12 (15)
    • ►  01/05 (11)
  • ►  2019 (434)
    • ►  12/29 (14)
    • ►  12/22 (12)
    • ►  12/15 (13)
    • ►  12/08 (12)
    • ►  12/01 (9)
    • ►  11/24 (10)
    • ►  11/17 (12)
    • ►  11/10 (12)
    • ►  11/03 (7)
    • ►  10/27 (5)
    • ►  10/20 (5)
    • ►  10/13 (5)
    • ►  10/06 (10)
    • ►  09/29 (6)
    • ►  09/22 (5)
    • ►  09/15 (11)
    • ►  09/08 (10)
    • ►  09/01 (6)
    • ►  08/25 (9)
    • ►  08/18 (7)
    • ►  08/11 (9)
    • ►  08/04 (10)
    • ►  07/28 (19)
    • ►  07/21 (8)
    • ►  07/14 (3)
    • ►  07/07 (2)
    • ►  06/30 (7)
    • ►  06/23 (7)
    • ►  06/16 (23)
    • ►  06/09 (15)
    • ►  06/02 (4)
    • ►  05/26 (1)
    • ►  05/19 (51)
    • ►  05/12 (18)
    • ►  05/05 (7)
    • ►  04/28 (1)
    • ►  04/21 (4)
    • ►  04/14 (17)
    • ►  04/07 (3)
    • ►  03/31 (3)
    • ►  03/24 (3)
    • ►  03/10 (4)
    • ►  03/03 (11)
    • ►  02/24 (13)
    • ►  02/17 (5)
    • ►  01/27 (2)
    • ►  01/06 (4)
  • ►  2018 (198)
    • ►  12/30 (4)
    • ►  12/09 (3)
    • ►  12/02 (3)
    • ►  11/25 (4)
    • ►  11/11 (2)
    • ►  10/07 (9)
    • ►  09/16 (3)
    • ►  09/09 (5)
    • ►  09/02 (1)
    • ►  08/26 (2)
    • ►  08/19 (8)
    • ►  08/12 (10)
    • ►  08/05 (1)
    • ►  07/29 (8)
    • ►  07/15 (4)
    • ►  07/08 (1)
    • ►  07/01 (2)
    • ►  06/17 (6)
    • ►  06/10 (6)
    • ►  06/03 (7)
    • ►  05/27 (3)
    • ►  05/20 (15)
    • ►  05/13 (4)
    • ►  05/06 (1)
    • ►  04/29 (4)
    • ►  04/22 (16)
    • ►  04/15 (8)
    • ►  04/08 (5)
    • ►  03/25 (7)
    • ►  03/18 (17)
    • ►  03/11 (9)
    • ►  02/18 (1)
    • ►  02/04 (2)
    • ►  01/28 (3)
    • ►  01/21 (5)
    • ►  01/14 (6)
    • ►  01/07 (3)
  • ►  2017 (94)
    • ►  12/31 (3)
    • ►  12/24 (1)
    • ►  12/17 (2)
    • ►  10/22 (2)
    • ►  10/08 (4)
    • ►  10/01 (2)
    • ►  09/10 (6)
    • ►  08/20 (10)
    • ►  08/06 (2)
    • ►  07/02 (3)
    • ►  06/11 (3)
    • ►  06/04 (2)
    • ►  05/28 (3)
    • ►  05/21 (4)
    • ►  05/14 (4)
    • ►  04/23 (2)
    • ►  04/16 (3)
    • ►  03/19 (7)
    • ►  03/12 (4)
    • ►  03/05 (2)
    • ►  02/19 (4)
    • ►  02/05 (5)
    • ►  01/29 (1)
    • ►  01/22 (3)
    • ►  01/08 (8)
    • ►  01/01 (4)
  • ▼  2016 (144)
    • ►  12/25 (3)
    • ►  12/18 (6)
    • ►  12/11 (7)
    • ►  12/04 (2)
    • ►  11/27 (4)
    • ►  11/13 (13)
    • ►  10/23 (7)
    • ►  10/16 (5)
    • ►  10/09 (14)
    • ▼  10/02 (7)
      • Download Kitab-kitab Karya Ulama Indonesia 2
      • Download Kitab-kitab karya para Ulama indonesia 1
      • TERJEMAH RISALATUL-QUSYAIRIYYAH BAB 42: KEFAKIRAN
      • TERJEMAH RISALATUL-QUSYAIRIYYAH BAB 41: DO’A
      • TERJEMAH RISALATUL-QUSYAIRIYYAH BAB 40: KEWALIAN (...
      • Download Risalah Fathul Mannan (Standar Tajwid Bac...
      • Download kitab Tanbihul Muta'allim (makna gandul)
    • ►  09/25 (9)
    • ►  09/18 (6)
    • ►  09/11 (7)
    • ►  09/04 (4)
    • ►  08/28 (9)
    • ►  08/21 (7)
    • ►  05/01 (7)
    • ►  04/10 (10)
    • ►  03/20 (1)
    • ►  02/21 (4)
    • ►  01/31 (8)
    • ►  01/03 (4)
  • ►  2015 (255)
    • ►  12/13 (8)
    • ►  11/29 (7)
    • ►  11/08 (1)
    • ►  09/27 (4)
    • ►  09/13 (2)
    • ►  08/16 (6)
    • ►  08/09 (1)
    • ►  08/02 (7)
    • ►  07/26 (1)
    • ►  07/12 (2)
    • ►  07/05 (3)
    • ►  06/28 (10)
    • ►  06/21 (6)
    • ►  06/07 (9)
    • ►  05/24 (9)
    • ►  05/17 (8)
    • ►  05/10 (9)
    • ►  05/03 (1)
    • ►  04/26 (5)
    • ►  04/19 (20)
    • ►  04/12 (14)
    • ►  04/05 (17)
    • ►  03/29 (14)
    • ►  03/22 (21)
    • ►  03/15 (15)
    • ►  03/01 (16)
    • ►  02/22 (6)
    • ►  02/15 (5)
    • ►  02/08 (3)
    • ►  02/01 (3)
    • ►  01/25 (4)
    • ►  01/18 (6)
    • ►  01/11 (2)
    • ►  01/04 (10)
  • ►  2014 (236)
    • ►  12/28 (13)
    • ►  12/21 (7)
    • ►  12/14 (5)
    • ►  12/07 (7)
    • ►  11/30 (13)
    • ►  11/23 (5)
    • ►  11/09 (5)
    • ►  11/02 (13)
    • ►  10/26 (1)
    • ►  10/19 (1)
    • ►  10/12 (4)
    • ►  10/05 (7)
    • ►  08/10 (3)
    • ►  08/03 (5)
    • ►  07/13 (2)
    • ►  07/06 (5)
    • ►  06/22 (3)
    • ►  05/25 (5)
    • ►  05/18 (1)
    • ►  05/04 (6)
    • ►  04/27 (3)
    • ►  04/20 (3)
    • ►  04/13 (12)
    • ►  03/23 (12)
    • ►  03/16 (9)
    • ►  03/09 (17)
    • ►  03/02 (5)
    • ►  02/23 (4)
    • ►  02/16 (15)
    • ►  02/09 (11)
    • ►  02/02 (3)
    • ►  01/19 (7)
    • ►  01/12 (7)
    • ►  01/05 (17)
  • ►  2013 (251)
    • ►  12/29 (16)
    • ►  12/15 (9)
    • ►  12/01 (1)
    • ►  11/24 (6)
    • ►  11/17 (3)
    • ►  11/03 (5)
    • ►  10/27 (1)
    • ►  10/20 (4)
    • ►  09/15 (12)
    • ►  09/01 (2)
    • ►  08/18 (4)
    • ►  07/28 (6)
    • ►  07/21 (2)
    • ►  07/14 (6)
    • ►  07/07 (8)
    • ►  06/30 (14)
    • ►  06/23 (3)
    • ►  06/16 (10)
    • ►  06/09 (8)
    • ►  05/12 (11)
    • ►  05/05 (2)
    • ►  04/28 (16)
    • ►  04/21 (6)
    • ►  04/14 (3)
    • ►  04/07 (5)
    • ►  03/31 (6)
    • ►  03/24 (5)
    • ►  03/10 (4)
    • ►  03/03 (10)
    • ►  02/24 (3)
    • ►  02/17 (5)
    • ►  02/03 (12)
    • ►  01/27 (23)
    • ►  01/20 (5)
    • ►  01/13 (9)
    • ►  01/06 (6)
  • ►  2012 (480)
    • ►  12/30 (22)
    • ►  12/23 (23)
    • ►  12/16 (14)
    • ►  12/09 (28)
    • ►  12/02 (22)
    • ►  11/25 (7)
    • ►  11/18 (11)
    • ►  11/11 (9)
    • ►  11/04 (7)
    • ►  10/21 (6)
    • ►  10/14 (2)
    • ►  09/30 (8)
    • ►  09/23 (7)
    • ►  09/16 (22)
    • ►  09/02 (1)
    • ►  08/26 (9)
    • ►  08/19 (6)
    • ►  08/05 (12)
    • ►  07/29 (15)
    • ►  07/22 (28)
    • ►  07/15 (4)
    • ►  07/01 (11)
    • ►  06/24 (7)
    • ►  06/17 (35)
    • ►  06/10 (17)
    • ►  06/03 (47)
    • ►  05/27 (12)
    • ►  05/13 (1)
    • ►  04/29 (9)
    • ►  04/22 (13)
    • ►  04/08 (1)
    • ►  03/25 (7)
    • ►  03/11 (3)
    • ►  02/26 (1)
    • ►  02/19 (2)
    • ►  02/12 (4)
    • ►  02/05 (12)
    • ►  01/29 (6)
    • ►  01/22 (9)
    • ►  01/15 (6)
    • ►  01/08 (7)
    • ►  01/01 (7)
  • ►  2011 (65)
    • ►  12/25 (33)
    • ►  12/18 (20)
    • ►  12/11 (7)
    • ►  11/27 (2)
    • ►  11/20 (2)
    • ►  11/13 (1)

Isi Blog PPA Yg Bisa di Download

KITAB KLASIK PENGAJIAN mp3 TAUSYYAH
  • 1* Download Al-Quran Digital dan terjemahan Untuk PC dan HP

  • 2* KITAB KUNING MAKNA ala PESANTREN

  • 3* KITAB KUNING KLASIK ala PESANTREN

  • 4* KITAB-KITAB HADITS

  • 5* KITAB-KITAB TERJEMAH

  • `6* TERJEMAHAN KITAB KUNING

  • `7* KITAB KUNING PESATREN mp3

  • 8* BAHTSUL MASA'IL PONDOK PESANTREN

  • 9* Ebook islami

  • 10* KITAB IRSYADUL-'IBAD mp3

  • 11* KITAB KUNING KHUSUS ANDROID dan HP java

  • 1. AL HIKAM mp3. KH.ABD WAHID ZUHDY

  • 2. KISAH PERANG BADAR mp3, KH ABD WAHID ZUHDY

  • 3. SULAMUTTAUFIQ mp3, KH ABD WAHID ZUHDY

  • 4. FIQIH/'UBUDYYAH mp3, KH ABD WAHID ZUHDY

  • 5. Pengajian Gus Mus Kitab Nashoihul Ibad (mp3)

  • 6. PENGAJIAN,MANAQIB,ISTIGHOTSAH KH.ASRORY

  • 7. TERJEMAH IHYA' ULUMUDDIN mp3

  • 8. DOWNLOAD VIDEO & MP3 AUROD PPA

  • 9. SHOLAWATAN H.MUAMMAR ZA mp3

  • 10. MUROTTAL H.MUAMMAR ZA. dll. mp3

  • 11. QIRO'TUL QUR'AN H.MUAMMAR ZA dll. mp3

  • 12.SHOLAWAT ala HABIB SYECH BIN ABDUL QODIR

  • 13.SHOLAWAT,NASYID,QOSIDAH,PUISI




  • HAUL PONDOK PETA

  • PUISI TERBAIK GUS MUS

  • TAUSIYYAH HABIB UMAR MUTOHHAR

  • KH ASRORI AL-ISHAQY

  • HABIB LUTHFI BIN YAHYA

  • TAUSIYYAH HABIB NAUFAL SOLO



  • Daftar Terjemahan kitab

  • Syarah Al Hikam Ibnu Ato'illah

  • Iqazh al-Himam fi Syarh al-Hikam

  • At-Tanwir Fi Isqothid Tadbir

  • Tajul 'arus Ibnu 'Atho'illah

  • Fathur-Robbani Wal Faydhur Rahmany

  • Futuhul Ghoib

  • Wejangan Syeikh Abdul Qodir

  • Manaqib Syeikh Abdul Qodir

  • Risalatul Qusyairiyyah

  • Al-Washaya li Ibn al-‘Arabi

  • Ayyuhal Walad al Ghozali

  • Misykatul anwar Al-Ghozali

  • Mukasyafah al QulubAl-Ghozali

  • Kimyyaus-Sa'adahAl-Ghozaly

  • (Washoya) An-Nasho'ih Imam Harits Al Muhasibi

  • Surat-surat Sang Sufi

  • Asy-Syamail-Muhammadiyah

  • Mantiqut-Thair

  • Membumikan Al-Qur'an

  • Renungan Tentang Umur Manusia

  • Keajaiban Dlm Tubuh Kita

  • Fihi ma Fihi Ar-Rummi

  • At Ta'aruf li madzhabi Ahli at Tashawwuf

  • Kitab "RO-AYTULLOOH"

  • Risalah Adab Sulukil Muriid


  • Like Fb PPa

    PANJENENGAN TAMU INGKANG KAPING

    Niki Kulo

    Foto Saya
    SHOLICHUL HAKIM
    Khodim Padepokan Padang Ati (PPA)
     Lihat profil lengkapku

    Download Software Pc & Android

    Download Video Pengajian, Sholawat dan lagu

    Labels

    ebook islami (920) kitab kuning terjemah (785) Kitab makna gandul (322) Syarah Al-Hikam (155) AL-GHOZALI (137) BAHASAN SUFI (119) KISAH SUFI (108) RISALATUL-QUSYAIRIYYAH (93) Kitab At-Tanwir (89) Mukasyafatul qulub (87) Al-Qur'an (86) HIKMAH SUFI (85) kitab HADITS (83) AJARAN KAUM SUFI (78) FUTUHUL GHOIB (71) ALHIKAM (68) Kitab karya ulama Nusantara (66) ebook muslimah (65) KITAB KUNING KLASIK (62) KITAB NAHWU (60) Fathur-rabbany (59) Wasiat – Wasiat Ibn ‘Arabi (56) NU (55) Tanwirul qulub. (55) Melihat Allah (53) Tajul Arus (52) TAFSIR JALALAIN (46) An-Nashoih (38) PENGJIAN (38) PPA (38) KITAB KUNING MP3 (36) IBNU ATO'ILLAH (35) ibnu 'aroby (33) Attibyan fiiaadabi hamalatil qur'an (32) Hikmah Ibnu Ato'illah (32) Hikmah Al Jilany (31) Misykatul anwar (31) al haddad (31) tafsir al Ibriz (29) kitab ISLAM KLASIK (25) m.Qurais S (25) Adab sulukil Murid (24) KEAJAIBAN ALQUR'AN (24) IHYA'ULUMUDDIN AL GHOZALY (23) syeh ahmad asymuni (23) AS – SYAMAIL (20) SHOLAWATAN (20) SURAT-SURAT SANG SUFI (20) pengajian (19) Fihi ma Fihi (18) Tafsir Ilmi (17) Ayyuhal walad (16) Filsafat (16) Manaqib Syeih Abdul Qodir aljiilany ra (16) Syeikh Hasyim asy'ari (16) cak nun (15) SOFTWARE ISLAMI (14) NASHO'IHUL 'IBAD (13) puasa (13) wahabi (13) Nahwu (12) THORIQOT (12) Hamka (11) KITAB KIMYYATUSSA'ADAH (11) Keajaiban di Dalam Tubuh Kita (11) Muammar (11) Agus sunyoto (10) Sayyid Maliki (9) Tafsir Fathul qodir (9) fiqih (9) Bahasa arab (8) MAULID (8) ebook islam (8) 40 Hadist sohih (7) Fiqih anak (7) ihya' KITAB TENTANG NAFSU (7) Adabiyyah (6) Arbain nawawiyah (6) Misykaat Al-Mashabiih (6) RENUNGAN TENTANG UMUR MANUSIA (6) Taudhihul Adillah (6) KITAB TASAWUF (5) alhikam SYEIH IBNU 'ATO'ILLAH ASYAKANDARI MP3 (5) syeikh Nawawi al jawi (5) 1001malam (4) ABDUL WAHID ZUHDY (4) Bukhori (4) MUROTTAL (4) Sujiwo tejo (4) asshowi (4) RISALAH LADUNIYYAH (3) Sajarot kaun (3) Syekh Abdul Qadir Jaelani (3)

    Sahabat PPa

    MONGGO SHOLAT

    Copyright © 2012 Padepokan Padang Ati (ppa) - All Rights Reserved
    Design by AS HAKIM PPA - Blogger Templates - Powered by Blogger