بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيمِ
اللهُم َّصلِّ علٰى سَيِّدنا مُحَمّدٍ عبدِكَ وَنبيِّكَ ورسولِكَ النَّبيِّ الاُمِيّ وَعلٰى اٰلهِ وَصَحْبِهِ وسَلِّم تسليماً بقدرِ عظمةِ ذاَتِكَ في كـُلِّ وَقتٍ وَحيـنٍ
Kitab Tajul ‘Arus Bab 16:
Keadaan Junub Lahiriah dan
Batiniah
جنابة الظاهر والباطن
للظاهر جنابة تمنعك من دخول بيته وتلاوة كتابه
وللباطن جنابة تمنعك من دخول حضرته وفهم كلامه وهى الغفلة ، فإذا طلبت النفس الشهوات فألجمها بلجام الشرع
فمثالها كالدابة إذ مالت لزرع غيرك فغمض الأبصار من ميلها إلى المستحسنات والقلوب عن ميلها إلى الشهوات ، وليكن قلبك معمورا لها على الدوام والحق سبحانه وتعالى اختارلحضرته من يصلح لها . فمثالها كالعبيد يعرضون على الملك فمن أخذه الملك أعزه ومن لا يصلح بقى للرعية ، ما أتيت لمواطن حكمة أو معصية إلاوفي عنقك سلسلة نورانية أوظلمانية فإن كنت لا تشهدها أنت فغيرك يشهدها ألا ترى أن الشمس يشهدها الناس أجمعون إلا من كان أعمى ، ما فائدة العلم إلا العمل به . مثاله كملك كتب إلى نائبه كتابا . فما فائدة الكتاب أن تقرأه فقط إنما فائدته العمل به. مثال من يشتغل بالعلم وليس له بصيرة كمثل مائة ألف أعمى سلكوا طريقا متحيرين فيها فلو كان فيهم واحد بعين واحدة لتبعه الناس أجمعون وتركوا مائة ألف أعمى
Bagi yang lahiriah,
keadaan junub menghalangimu memasuki rumah-Nya dan membaca kitab-Nya.
Dan bagi
yang batiniah, keadaan junub menghalangimu masuk ke hadirat-Nya dan memahami
firman-Nya, yaitu kelalaian. Maka, jika jiwa menuntut nafsu, kekanglah ia
dengan kekang syariat. Perumpamaannya adalah seperti hewan tunggangan, jika ia
condong (hendak memakan) tanaman orang lain.
Maka palingkanlah pandangan dari
kecenderungannya kepada hal-hal yang tampak indah, dan hati dari
kecenderungannya kepada nafsu. Dan biarkan hatimu terus-menerus terpaut
kepada-Nya. Kebenaran Subhanahu wa Ta'ala memilih untuk hadirat-Nya siapa saja
yang layak bagi-Nya. Perumpamaannya adalah seperti budak-budak yang disuguhkan
di hadapan raja.
Siapa yang diambil oleh raja, ia menjadi mulia. Dan siapa yang
tidak layak, ia tetap menjadi rakyat jelata. Tidaklah engkau mendatangi
tempat-tempat hikmah atau kemaksiatan melainkan di lehermu ada rantai cahaya
atau kegelapan. Jika engkau tidak menyaksikannya, maka orang lain
menyaksikannya.
Tidakkah engkau melihat bahwa matahari disaksikan oleh semua
orang kecuali mereka yang buta? Apa manfaat ilmu kecuali mengamalkannya.
Perumpamaannya seperti seorang raja yang menulis surat kepada wakilnya. Apa
manfaat surat itu jika engkau hanya membacanya saja, melainkan manfaatnya
adalah mengamalkannya.
Perumpamaan orang yang menyibukkan diri dengan ilmu
namun tidak memiliki wawasan (basyirah) seperti seratus ribu orang buta yang
menempuh jalan yang membingungkan. Jikalau ada di antara mereka satu orang saja
yang memiliki satu mata, niscaya semua orang akan mengikutinya dan meninggalkan
seratus ribu orang buta itu.
ومثال العلم مع ترك العمل كالشمعة تضىء للناس بإحراق نفسها . علم
فيه الغفلة عن الله الجهل خير منه ، فمن أثمرت جوارحه فقد أمطر قلبه ولسانه بالذكر وعينه بالغض وأذنيه بالاستماع إلى العلم ويديه ورجليه بالسعى إلى الخيرات ، من
أكثر من مجالسة أهل هذا الزمان ، فقد تعرُّض لمعصية الله تعالى . مثاله كمن جعل
الحطب اليابس فى النار ويريد أن لا تتقد ، فقد أراد محالا لأنه قد ورد . خُصَّ
بالبلاء من عرف الناس وعاش فيهم من لم يعرفهم فربما جالست غير متقٍ وكنت أنت
متقياً فجرك إلى الغيبة وقهرك فى نفسك . ما خَرُّبَ القلوب إلا قلة الخوف . القلب
الحسن هو الذى لا يشغله عن الله حسن ، أن أردت شفاء قلبك فاخرج إلى صحراء التوبة
وحول حالك من الغيبة إلى الحضور والبس ثياب الذلة والمسكنة فإن القلب يشفى ولكنك
لحشر بطنك وتتفاخر بالسمن ، فمثالك كالخروف الذى يسمن للذبح . ألا فقد ذبحت نفسك
وأنت لا تشعر لا يفتك مجلس الحكمة ولو كنت على معصية فلا تقل ما الفائدة فى سماع
المجلس ولا أقدر على ترك المعصية بل على الرامى أن يرمى فإن لم يأخذ اليوم يأخذ غدا
ولو كنت كَيِّساً فطنا لكانت حقوق الله عندك أحظى من حظوظ نفسك ما يطلع على
الأسرار إلا أمين وأنت تعطى نفسك حظها من المأكل والمشارب ، حتى تملأ بيت الخلاء .
أو يكفيك حب الدنيا ومن أحب الدنيا فقد خان ومن خان فهل يطلعه الملك على أسراره
فاستعمل الأفكار وعليه إنزال الأنوار
Dan perumpamaan ilmu
tanpa amal adalah seperti lilin yang menerangi orang lain dengan membakar
dirinya sendiri. Ilmu yang di dalamnya terdapat kelalaian dari Allah, maka
kebodohan lebih baik darinya. Barangsiapa yang anggota tubuhnya membuahkan
(amal), maka sungguh hatinya telah dihujani dan lidahnya dengan dzikir, matanya
dengan menundukkan pandangan, telinganya dengan mendengarkan ilmu, serta tangan
dan kakinya dengan berusaha menuju kebaikan-kebaikan.
Barangsiapa yang
terlalu banyak bergaul dengan orang-orang zaman ini, maka dia telah memaparkan
dirinya pada kemaksiatan kepada Allah Ta'ala. Perumpamaannya adalah seperti
orang yang meletakkan kayu bakar kering di dalam api dan ingin agar api itu
tidak menyala; sungguh dia menginginkan hal yang mustahil karena sudah
seharusnya (api itu menyala).
Telah dikhususkan
cobaan bagi orang yang mengenal manusia (secara mendalam), dan hiduplah di
tengah-tengah mereka orang yang tidak terlalu mengenal mereka. Karena mungkin
saja engkau duduk bersama orang yang tidak bertakwa sementara engkau sendiri
bertakwa, lalu dia menyeretmu ke dalam ghibah (gunjingan) dan mengalahkan
dirimu (keinginan baikmu).
Tidaklah hati itu
rusak melainkan karena sedikitnya rasa takut (kepada Allah). Hati yang baik
adalah hati yang tidak disibukkan dari Allah oleh kebaikan (duniawi) apa pun.
Jika engkau
menginginkan kesembuhan hatimu, maka keluarlah menuju padang tobat, dan ubahlah
kondisimu dari ketidakhadiran (hati) menjadi kehadiran (hati bersama Allah),
dan kenakanlah pakaian kerendahan hati dan kepasrahan, karena sesungguhnya hati
itu akan sembuh. Namun, engkau justru memenuhi perutmu dan berbangga-bangga
dengan kegemukan. Maka perumpamaanmu adalah seperti domba yang digemukkan untuk
disembelih. Ketahuilah, sungguh engkau telah menyembelih dirimu sendiri tanpa
engkau sadari.
Jangan sampai engkau
melewatkan majelis hikmah, meskipun engkau sedang dalam keadaan maksiat. Jangan
berkata, "Apa gunanya mendengarkan majelis sedangkan aku tidak mampu
meninggalkan maksiat?" Akan tetapi, seorang pemanah harus tetap memanah.
Jika hari ini tidak kena (sasaran), besok akan kena. Jikalau engkau cerdas dan فطين (pandai memahami), niscaya hak-hak Allah
di sisimu akan lebih berharga daripada keberuntungan dirimu sendiri.
Tidak ada yang
mengetahui rahasia-rahasia melainkan orang yang terpercaya (amanah). Sedangkan
engkau memberikan jiwamu keberuntungannya berupa makanan dan minuman, hingga
engkau memenuhi toilet. Atau, cukup bagimu cinta dunia. Barangsiapa mencintai
dunia, maka dia telah berkhianat. Dan barangsiapa berkhianat, apakah sang Raja
(Allah) akan memperlihatkan rahasia-rahasia-Nya kepadanya? Maka pergunakanlah
pikiran, dan (Allah)-lah yang akan menurunkan cahaya.
ما نفع القلب شيء مثل خلوة يدخل بها ميدان فكرة، كيف يشرق قلب صور
الأكوان منطبعة في مرآته أم كيف يرحل إلى الله وهو منكب على شهواته، أم كيف يطمع
أن يدخل حضرة الله وهو لم يتطهر من جنابة غفلاته، أم كيف يرجو أن يفهم دقائق
الأسرار وهو لم يتب من هفواته
أصل كل معصية وغفلة وشهوة الرضا عن النفس، وأصل كل طاعة ويقظة وعفة
عدم الرضا عنها
Tidak ada sesuatu yang
paling bermanfaat bagi hati seperti mengasingkan diri (khalwat) untuk memasuki
medan perenungan (fikir). Bagaimana hati bisa bersinar sedangkan
gambaran-gambaran duniawi terpatri dalam cermin hatinya? Atau bagaimana dia
bisa menempuh perjalanan menuju Allah sedangkan dia terpaku pada hawa nafsunya?
Atau bagaimana dia bisa berharap untuk masuk ke hadirat Allah sedangkan dia
belum bersuci dari janabah (hadas besar) kelalaian-kelalaiannya? Atau bagaimana
dia bisa berharap untuk memahami kerumitan rahasia-rahasia (ilahiyah) sedangkan
dia belum bertobat dari kesalahan-kesalahannya?
Pangkal dari setiap
kemaksiatan, kelalaian, dan hawa nafsu adalah merasa rida (puas) dengan diri
sendiri. Dan pangkal dari setiap ketaatan, kewaspadaan, dan kesucian diri
adalah tidak merasa rida dengannya.
<<Sebelumnya
Selanjutnya>>
Silahkan Bagikan Artikel ini
Mohon Maaf, Atas Ketidak Nyamanannya, Dengan adanya iklan adsen. Mohon Keridhoannya. Terima Kasih. Apabila ada link Download yg rusak/mati, mohon beritahu kami lewat komentar dibawah ini.
Artikel Terkait :