بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيمِ
اللهُم َّصلِّ علٰى سَيِّدنا مُحَمّدٍ عبدِكَ وَنبيِّكَ ورسولِكَ النَّبيِّ الاُمِيّ وَعلٰى اٰلهِ وَصَحْبِهِ وسَلِّم تسليماً بقدرِ عظمةِ ذاَتِكَ في كـُلِّ وَقتٍ وَحيـنٍ
Bismilahirrahmanirrahim Walhamdulillahi Rabbil ‘aalamiin
Wassholatu Wassalamu `Ala Rasulillah, Wa’ala Aalihie Washohbihie Waman Walaah
amma ba’du… Ada beberapa nama yang bisa disebut sebagai tokoh Kitab Kuning
Indonesia. Sebut misalnya, Syekh Nawawi Al-Bantani, Syekh Abdul Shamad
Al-Palimbani, Syekh Yusuf Makasar, Syekh Syamsudin Sumatrani, Hamzah Fansuri,
Nuruddin Al-Raniri, Sheikh Ihsan Al-Jampesi, dan Syekh Muhammad Mahfudz
Al-Tirmasi. Mereka ini termasuk kelompok ulama yang diakui tidak hanya di kalangan
pesantren di Indonesia, tapi juga di beberapa universitas di luar negeri. Dari
beberapa tokoh tadi, nama Syekh Nawawi Al-Bantani boleh disebut sebagai tokoh
utamanya. Ulama kelahiran Desa Tanara, Kecamatan Tirtayasa, Serang, Banten,
Jawa Barat, 1813 ini layak menempati posisi itu karena hasil karyanya menjadi
rujukan utama berbagai pesantren di tanah air, bahkan di luar negeri. Bernama
lengkap Abu Abdullah al-Mu’thi Muhammad Nawawi bin Umar al-Tanari al-Bantani
al-Jawi,
Silahkan Bagikan Artikel ini
Mohon Maaf, Atas Ketidak Nyamanannya, Dengan adanya iklan adsen. Mohon Keridhoannya. Terima Kasih. Apabila ada link Download yg rusak/mati, mohon beritahu kami lewat komentar dibawah ini.
Artikel Terkait :